-->

Lainnya Toggle

Pengembaraan Dua Sejarawan

Di Indonesia, tidak banyak penulis yang melakukan suatu pengembaraan dari buku ke buku, yang kemudian hasil pengembaraan itu dituangkan menjadi sebuah buku. Mungkin baru P. Swantoro dan almarhum Kuntowijoyo. Contoh, hasil coretan tangan sejarawan sekaligus wartawan, P. Swantoro Dari Buku ke Buku Sambung Menyambung Menjadi Satu (2002). Selanjutnya, Kuntowijoyo dengan buku terakhirnya setelah Pengantar Ilmu Sejarah (1995), dan Metodologi Sejarah (1994, 2003, ed. kedua), yaitu Penjelasan Sejarah (Historical Explanation) (2008). Lengkap sudah trilogi kitab Kuntowijoyo tentang ilmu sejarah.>>esai

1 Comment

luthfi - 04. Nov, 2010 -

inilah kawan, cermin lemahnya studi bibliografi kita! padahal penelitian bermula dari telaah dan pijakan belantara pengetahuan yang telah ditetahkan sebelumnya. cara kerja ilmu adalah mengakumulasikannya. sementara klaim peneliti kita justru berawal dari, “belum ada penelitian yang memfokuskan pada…blablablablabla”. klaim-klaim omong kosong! justru cermin dari keangkuhan, kepicikan, dan kemalasan!
btw, bibliografi karya M.A. Jaspan bagus juga tuh!!!

buku penjelasan sejarah kuntowijoyo bisa menjadi reorientasi studi sejarah di jurusan2 sejarah, mengetahui sejauhmana state of the art kajian sejarah kita saat ini.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan