-->

Kronik Toggle

Anak-anak Korban Tsunami Nikmati Perpustakaan

Kebutuhan anak-anak korban tsunami di Aceh terhadap perpustakaan sekolah akhirnya bisa terpenuhi. Ini setelah 9 perpustakaan di Aceh Jaya berhasil dibenahi dengan bantuan XL Care.

MYRA JUNOR GM Corporate Communications XL dalam siaran pers yang diterima suarasurabaya.net, Kamis (16/08), mengatakan, perpustakaan sekolah akan membantu memajukan anak-anak korban tsunami di Aceh Jaya baik dalam meningkatkan pengetahuan maupun pendidikan. Sembilan perpustakaan tersebut terdapat di SDN Ujung Rimba, SDN Krueng Tho, SDN 1 Reuntang, SDN UPT III Sayeung, SDN Babah Dua, MIN Pante Purba, SDN Lhok Kruet, SDN Babah Nipah, serta SDN Ligan.

Semuanya terletak di Kecamatan Sampoinet, berjarak 42 km dari Ibukota Aceh Jaya, Calang, dan 114 km dari Banda Aceh. “Hingga saat ini akses ke Sampoinet masih sulit sejak sarana transportasi darat di sepanjang pantai Barat Aceh diterjang tsunami akhir 2004. Aceh Jaya satu diantara kabupaten yang terkena dampak paling parah atas bencana tersebut. Akses jalan darat dari Banda Aceh sebagian besar masih berupa jalan tanah yang melintasi pegunungan, rawa-rawa, serta bibir pantai,”ujarnya.

Program pengadaan perpustakaan sekolah diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar di sekolah. Program ini kerjasama XL dan ChildFund sebagai pelaksana program lapangan. Proses pembangunan perpustakaan berlangsung 5 bulan dengan anggaran Rp 500 juta. Setiap perpustakaan mendapat alokasi dana untuk renovasi ruangan, peralatan dan interior serta buku 500 eksemplar.

”Keberadaan fasilitas perpustakaan sekolah di Aceh belum begitu popular dan masih sangat jarang dimiliki sekolah-sekolah yang ada. Perpustakaan hanya ada di sekolah-sekolah yang sudah agak maju di Banda Aceh serta di perguruan tinggi besar. Sangat sulit mendapati perpustakaan di sekolah setingkat SD, apalagi di daerah pelosok seperti Sampoinet,”pungkasnya. (tin)

Suarasurabaya.net, 16 Agustus 2007

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan