-->

Kronik Toggle

Korupsi Pengadaan Buku Sekolah Dilaporkan ke Kejaksaan Agung

Jakarta:Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Pendidikan Bangsa melaporkan korupsi tender pengadaan buku sekolah di Departemen Pendidikan Nasional. Wakil LSM ini mendatangi Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan, Rabu (19/3) siang ini.
Menurut Saidin Yusuf, Ketua LSM Peduli Pendidikan Bangsa, pihaknya telah melakukan survei sejak satu setengah tahun yang lalu. Survei itu dilakukan di 12 provinsi diantaranya Jawa Barat, Jawa Tengah dan DKI Jakarta “Jelas ada korupsi di seluruh Indonesia,” Yusuf menyimpulkan surveinya. Yusuf mencontohkan proses mark up dalam nota tender dan penunjukkan langsung pelaksana proyek pengadaan buku pegangan mata ajaran Fisika dan Biologi untuk siswa SLTP tahun ajaran 2001-2002 yang lalu. Total nilai tender Depdiknas ketika itu adalah Rp 154 miliar. “Dari jumlah itu, negara dirugikan senilai Rp 96, 16 miliar,” kata Yusuf lagi.

Laporan LSM Peduli ini diawali dengan aksi unjuk rasa sekitar 30 aktivisnya dan sejumlah murid sekolah. Mereka akhirnya diterima Kepala Pusat Penerangan Hukum, Antasari Azhar. Kepada demonstran, ia berjanji meneruskan laporan tersebut ke Jaksa agung Muda Intelejen. “Segera kita selidiki,” katanya. Usai dari Kejaksaan Agung, demonstran akan mendatangi Menteri Pendidikan Nasional, Malik Fajar. (Wahyu Dhyatmika )

Dikronik dari Tempo News Room 19 Maret 2003

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan