-->

Kronik Toggle

Akbar Tandjung Dihadiahi Buku Biografi Ibunda Presiden

Jakarta: Presiden Abdurrahman Wahid menyerahkan buku biografi almarhumah Solichah Wahid Hasyim -ibunya- kepada Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung, Sabtu (14/7) malam, di Jakarta. Presiden menyebut almarhumah Solichah telah mengajari banyak hal, termasuk keteladanan menjadi seorang pemimpin. Keluarga besar almarhum Kiai Haji Wahid Hasyim juga mengundang sejumlah tokoh politik dalam acara peluncuran buku biografi itu, seperti fungsionaris Partai Persatuan Pembangunan Ismail Hasan Metareum.

Kehadiran Akbar yang juga Ketua DPR itu tentu saja menarik perhatian. Namun dia menolak kehadirannya kali ini dianggap untuk membahas masalah politik. Sebab kedatangannya hanya semata-mata memenuhi undangan dari seorang kerabat yang tak mungkin ditolak.

Pertemuan Gus Dur dan Akbar adalah momentum ke sekian kali, setelah Presiden bertemu dengan Ketua Umum PPP Hamzah Haz dan Akbar sendiri, sepekan silam. Pertemuan saat itu membahas sejumlah upaya kompromi politik sebelum pelaksanaan Sidang Istimewa MPR, 1 Agustus mendatang.

Buku setebal 470 halaman itu disusun tiga editor: Mohammad Dahlan, Rofiqul Umam Ahmad, dan Ali Zawawi. Solichah adalah istri almarhum K.H. Abdul Wahid Hasyim, tokoh Nahdlatul Ulama terkemuka yang beberapa kali menjadi Menteri Agama di era pemerintahan Sukarno. Ibu Gus Dur aktif di dunia sosial kemasyarakatan, antara lain di Muslimat NU, Yayasan Bunga Kamboja, dan Yayasan Dana Bantuan. Di dunia politik praktis, dia tercatat sebagai anggota DPR dari partai NU sejak pemerintahan Sukarno hingga 1987 ketika mewakili PPP.(COK/Tim Liputan 6 SCTV)

*) Dikronik dari Liputan6 SCTV edisi 15 Juli 2001

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan