Musik Indie
Quills (2000)
Edisi: Sabtu, 24 Sepember 2011
Terj. Bahasa Indonesia, 124 menit
Penulis kenamaan Perancis bernama Marquis de Sade menyebabkan kegemparan di seantero negeri akibat kisah-kisahnya. Karyanya yang erotis, menjurus cabul, bahkan penuh kekerasan membuat murka mulai dari Kaisar Napoleon Bonaparte, pemuka agama, sampai cendekiawan. Uniknya, rakyat memujanya, rela mengantri untuk mendapat novel-novelnya di pasar gelap. Bahkan, mereka yang benci dan memusuhi, tak urung ikut membaca tulisan de Sade diam-diam.
“Quills” menampilkan pada kita, sebuah kondisi masyarakat abad 18 Eropa yang rasa-rasanya masih relevan sampai sekarang. Betapa pembebasan pikiran, rupa-rupanya selalu dianggap berbahaya. Marquis de Sade (diperankan Geoffrey Rush) sungguh-sungguh memahaminya.
Lewat interaksinya dengan Abbe de Coulmier (Joaqin Phoenix), kepala rumah sakit jiwa tempat ia ditahan, penonton disuguhi pertanyaan-pertanyaan pelik, tentang licensia poetica, supremasi seni, moralitas semu, kemunafikan masyarakat, dan represi kekuasaan. Satu hal yang pasti, “Quills” besutan Philip Kaufman akan memprovokasi siapapun ia, bahwa menulis adalah sarana pembebasan jiwa yang luar biasa dan termasuk hak asasi yang pantas dipertaruhkan. Itulah sebab semua pengarang melakukannya sejak zaman dahulu hingga sekarang.
"Dengarkan" filmnya ya.
Tertarik? Dapatkan kopian filmnya di Cine Book Club atau di Perpustakaan gelaran Ibuku, Patehan Wetan No 3, Keraton, Yogyakarta.


