-->

Kronik Buku Toggle

23 Tweets | Angkringan Buku – Saut Situmorang Bagian 1 | Yogyakarta

Acara Jual Buku Sastra (JBS) mendatangkan beberapa penulis dan menghadirkan karya-karyanya guna kebutuhan pameran dan pendistiribusian kepada masyarakat karena tidak semua karya dari penulis mampu menembus toko-toko buku. Dalam acara ini hadir Saut Situmorang. Ia menghadiri acara tersebut dengan misi sama yaitu menjadi pembicara sekaligus mengklarifikasi skandal sastranya.

(lebih…)

23 Tweets | Angkringan Buku – Dea Anugrah (Bakat Menggonggong) Bagian 2 | Yogyakarta

Acara bincang buku yang dilaksanakan pada tanggal 3 September 2016 di Angkringan Mojok membincangkan buku karangan sastrawan muda, Dea Anugrah.

Acara tersebut diramaikan dengan hadirnya Rozi Kembara seorang penulis sekaligus seorang teman dekat dari sang sastrawan muda dan Irwan Bajang sang kepala suku Indie Book Corner untuk mengarahkan alur diskusi. Acara bincang tersebut di siarkan streaming oleh radiobuku.com dengan nama program #AngkringanBuku.

Buku karangan Dea Anugrah tersebut diberi judul Bakat Menggonggong. Keseruan diskusi buku disebabkan karena yang dibahas tidak hanya berkisar tentang buku, tetapi juga membahas personal penulis dan proses kreatifnya sehingga dapat menciptakan karya prosa tersebut.

(lebih…)

23 Tweets | Buku Pertamaku – Prima Hidayah | Yogyakarta

Prima Hidayah lahir di Blambangan (sekarang Probolinggo). Ia adalah volunteer Radio Buku Batch #3 dan kini masih berkuliah di Jurusan Filsafat Universitas Gajah Mada. Buku pertama yang berkesan bagi Prima adalah Aki karya Idrus. Penulis yang mengesankan bagi Prima adalah Seno Gumira Ajidarma, Remy Silado, dan Korrie Layun Rampan. Ia juga menyukai puisi, seperti yang ditulis oleh Indonesia O’Galelano, Hamsad Rangkuti, dan Gus Mus. Selepas membaca skripsi Eka Kurniawan, Prima mulai berkeinginan belajar sejarah dari hal-hal yang ada di dekatnya. Selama Prima belum bisa mengkritik Muhidin M. Dahlan, ia bertekad untuk terus berada di Radio Buku.

(lebih…)

23 Tweets | Angkringan Buku – Dea Anugrah (Bakat Menggonggong) Bagian 1 | Yogyakarta

Acara bincang buku yang dilaksanakan pada tanggal 3 September 2016 di Angkringan Mojok membincangkan buku karangan sastrawan muda, Dea Anugrah.

Acara tersebut diramaikan dengan hadirnya Rozi Kembara seorang penulis sekaligus seorang teman dekat dari sang sastrawan muda dan Irwan Bajang sang kepala suku Indie Book Corner untuk mengarahkan alur diskusi. Acara bincang tersebut di siarkan streaming oleh radiobuku.com dengan nama program #AngkringanBuku.

Buku karangan Dea Anugrah tersebut diberi judul Bakat Menggonggong. Keseruan diskusi buku disebabkan karena yang dibahas tidak hanya berkisar tentang buku, tetapi juga membahas personal penulis dan proses kreatifnya sehingga dapat menciptakan karya prosa tersebut.

(lebih…)

23 Tweets | Komunitas – LPM Pendapa UST | Yogyakarta

Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Pendapa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa adalah unit kegiatan mahasiswa yang bergerak di bidang jurnalistik. LPM Pendapa berdiri pada 2 Mei 1988. ‘Pendapa’ berasal dari ikon Taman Siswa yaitu Pendapa Agung yang memiliki makna bangunan tanpa pintu. Oleh karena itu, siapapun berhak belajar di LPM Pendapa.
Perekrutan pengurus LPM Pendapa dilakukan satu tahun sekali. Dalam proses perekrutan terdapat seleksi menulis, wawancara, dan akhirnya magang. Teman-teman dilatih membuat buletin dan mampu menulis. Produk LPM Pendapa berupa majalah dan buku. Selain itu LPM Pendapa aktif menerbitkan berita di lpmpendapa.com.

(lebih…)

23 Tweets | Buku Pertamaku – Dodit Sulaksono (Tokohitam) | Yogyakarta

Dodit Sulaksono, pemilik Tokohitam, adalah pedagang buku lawas yang sudah 10 tahun menekuni bidang tersebut. Ia mengawali usaha dengan menjual buku secara online di sebuah milis pasar buku. Kebanyakan buku yang ia jual adalah sastra, sejarah, dan politik yang pada masa orde baru buku-buku tersebut dilarang. Saat kecil, ia menyukai Buku Seri Pustaka Jaya: Seri mitologi Yunani dan seri pahlawan, Majalah Bobo, dan Serial Lima Sekawan. Selain itu. ia juga menyukai Arus Balik karya Pramoedya Ananta Toer dan karya-karya George Orwell.

(lebih…)

06-18 Februari 2017 | Bazar Buku UGM Press 2017 “Back to Campus” | Yogyakarta

 

06–18 Februari 2017 | Senin hingga Sabtu

Pukul 08.30–16.00 WIB

di Showroom UGM Press

Jl. Grafika No. 1 Kampus UGM Bulaksumur Yogyakarta (timur Fakultas Teknik UGM).

 

Bazar buku UGM Press kini hadir kembali. Bagi para mahasiswa dan pencinta buku, khususnya di Kota Yogyakarta, mulai dapat mengunjunginya pada 06–18 Februari 2017. Acara ini akan berlangsung setiap hari Senin hingga Sabtu, pukul 08.30–16.00 WIB di Showroom UGM Press, Jl. Grafika No. 1 Kampus UGM Bulaksumur Yogyakarta (timur Fakultas Teknik UGM). Event yang kembali diadakan oleh UGM Press kali ini mengambil tema “Back to Campus”.

Acara ini dimeriahkan dengan berbagai suvenir gratis yang menarik, yaitu kalender*, alat tulis kantor*, stiker*, dan mug*, serta diskon hingga 70 persen. Ada banyak buku yang dibazarkan, baik buku eksakta maupun noneksakta.

Agung Bramantya, Ph.D., Manajer UGM Press, mengatakan bahwa acara ini dapat meningkatkan minat baca buku, baik dari kalangan mahasiswa maupun dari para pencinta buku, dengan harga yang ekonomis, tanpa merogoh kantong terlalu dalam.

Bazar buku ini dibuka untuk umum, baik untuk masyarakat Yogyakarta maupun luar Yogyakarta. Pengunjung yang tidak bisa datang langsung, dapat mengikuti event ini dengan mengakses http://ugmpress.ugm.ac.id dan akan mendapatkan diskon yang sama.

Membaca buku-buku yang baik berarti memberi makanan rohani yang baik (Buya Hamka, Sastrawan). Tidak hanya makanan untuk jasmani, rohani pun juga perlu makanan. Karena itu, mari membaca buku asli dan jangan lupa untuk membelinya di UGM Press. Bazar buku ini sangat sayang untuk dilewatkan. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo, ke Bazar Buku UGM Press!

________________

*S&K berlaku

 

12 Februari 2017 | Rilis Hari Pertama Mocosik Festival | JEC, Yogyakarta

 

Buku dan Musik Jogja

Kekuatan Gagasan dan Keistimewan

Ada banyak hal yang bisa Anda saksikan jika datang ke Yogyakarta. Anda mungkin adalah bagian dari 6,5 juta orang yang dalam setahun berdesakan di Bandara Adisucipto, puluhan juta orang yang datang lewat terminal dan stasiun, atau ribuan orang yang datang dengan kendaraan pribadi.

Jika ingin sesuatu yang lebih, Anda bisa datang ke gigs musik yang dihelat di panggung kecil dan besar, di café dan warung kopi. Atau datang ke puluhan komunitas di warung kopi, kampus, dan lokasi-lokasi yang tak biasa. Di sana, Anda bisa menemukan sekelompok orang berbicara banyak hal tentang buku, menulis karya sastra, seni rupa, dan lain sebagainya. Cobalah menelisik lebih dalam, Anda akan tercengang.

Jogja menawarkan itu! Lebih dari sekadar wisata alam dan wisata warisan sejarah. Anda bisa datang menyaksikan riuh orang saling bergerombol dan berputar dalam lingkaran–seperti lirik lagu FSTVLST. Menyaksikan banyak sekali orang berpasangan tiba-tiba tampil di sebuah panggung dadakan layaknya pasangan duo Endah N Rhesaa. Atau mungkin musik berbahasa Jawa yang dikemas-dikawainkan dengan musik kontemporer layaknya Jogja Hip Hop Foundation.

Jogja juga mungkin bisa sedikit bersombong dengan kelebihan-kelebihan yang ia miliki. Selain memiliki banyak seniman, ia memiliki banyak pemikir. Pikiran-pikiran itu termuat dalam buku-buku yang terbit nyaris setiap hari. Ada puluhan penerbit, ada ratusan, dan bahkan mungkin ribuan penulis yang mengolah proses kretif mereka di Jogja. Mereka memproduksi karya fiksi dan nonfiksi, menghidupi dan menjadi debar jantung bagi hidup dan berkembangnya sebuah ekosistem budaya, wacana, pendidikan, dan seni penulisan.

(lebih…)

23 Tweets | Katalog Seni – Bunda Kata (Awalludin Lutfi dan Koskow) | Yogyakarta

Awalludin Lutfi dan Koskow datang dengan membawa konsep yang cukup baru berjudul Bunda Kata. Bunda Kata, Buku Gotong Royong ini adalah sebuah gerakan buku yang mencoba mengapresiasi sudut pandang pembaca.

Bunda Kata merupakan buku yang disusun dari kumpulan tulisan dari berbagai penulis yang nantinya akan disusun sendiri oleh pembaca yang kemudian dicetak di tempat, yang dalam hal ini di pameran buku dan dapat segera dibawa pulang.

Kegiatan ini berdasar pada perilaku konsumen yang lebih suka mengunduh dan menyusun sendiri urutan hal yang ingin dikonsumsinya. Seperti urutan lagu yang disusun di pemutar musik, Bunda Kata ingin mewujudkan perilaku itu dalam sastra dan membaca.

(lebih…)

23 Tweets | Angkringan Buku – Dedhi Suharto (Allah Itu Dekat) | Yogyakarta

Dedhi Suharto adalah penulis buku yang saat ini sedang fokus menulis novel yang berdasarkan pada kisah nyata. Karya-karyanya adalah Keluarga Qur’ani, Negarawan Qur’ani, Allah Itu Dekat, dan Cinta di Titik Nol. Dedhi sedang menulis novel Pusaran Tawaf Cinta yang berbasis kisah nyata dan akan terbit di awal tahun 2017. Buku berpengaruh baginya adalah karya-karya Buya Hamka dan tokoh-tokoh muslim lainnya. Selain itu buku favoritnya adalah The Magic Of Big Thinking oleh David Scwartz, How To Win Friends and Influence People oleh Dale Carnegie,Dari Pojok Sejarah oleh Emha Ainun Nadjib, dan Kalimat Efektif oleh Abdul Razak.

(lebih…)

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan