-->

Kronik Buku Toggle

23 Tweets | Angkringan Buku – Romo Baskara Tulus Wardaya (Tidak Sekadar Mengantar) | Yogyakarta

Romo Baskara Tulus Wardaya adalah seorang sejarawan Indonesia. Beliau sangat dekat dengan tokoh pejuang sosial, George Junus Aditjondro (GJA). Beliau dipercaya untuk menyusun sebuah buku berisi kumpulan kata pengantar karya GJA yang berjudul Tidak Sekadar Mengantar. Menurut Romo Baskara, buku tersebut penting untuk dibaca dan dimiliki karena membuat kita lebih mengenal sosok GJA yang inspiratif sekaligus dapat belajar banyak dari pengalamannya.

(lebih…)

23 Tweets | Komunitas – Komunitas Lubang Jarum Yogyakarta | Yogyakarta

Komunitas Lubang Jarum Jogja (KLJ Jogja) adalah komunitas fotografi cabang regional dari Komunitas Lubang Jarum Indonesia (KLJI). Komunitas ini terbentuk setelah bergerilya melakukan workshop fotografi dari Jawa, Bali, hingga Makassar. Kemudian pada 17 Agustus 2002, Ray Bachtiar Dradjat meresmikan berdirinya KLJI. KLJ Jogja banyak mengadakan workshop fotografi khususnya dengan media kamera lubang jarum, dengan slogan mereka ‘Membuat Bukan Membeli’. KLJ Jogja bisa ditemui di Kelas Pagi Yogyakarta, Jl. Brigjen Katamso. Gang 50m selatan Jogjatronik, Yogyakarta.

(lebih…)

23 Tweets | Buku Pertamaku – Elyvia Inayah | Yogyakarta

Elyvia Inayah, mahasiswi jurusan Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada  bercerita mengenai pengalaman pertamanya bertemu dengan buku. Ely memaparkan lima buku yang berpengaruh dalam hidupnya, yaitu Summer Breeze, ‘A9ama’ Saya Adalah Jurnalisme, Into The Wild, Pers Mahasiswa Melawan Komersialisasi Pendidikan serta Lahir Untuk Berita. Ely yang merupakan founder sediksi.com ini mengaku terkesan pada Radio Buku karena masih jarang menemui radio dengan fokus literasi yang dikelola oleh anak-anak muda. Ely juga berpesan pada kita semua agar jangan pernah berhenti membaca buku.

(lebih…)

23 Tweets | Katalog Seni – La Galigo Project | Yogyakarta

Lontara Project merupakan sekumpulan anak muda yang peduli pada kebudayaan. Mereka mengkonservasi kebudayaan daerah dengan kemasan modern. Hal ini diupayakan agar tradisi lokal semakin dekat dengan generasi sekarang. Berbagai kegiatan digalakkan sebagai upaya kampanye cinta tradisi. Mereka juga memiliki La Galigo Music Project, mengaransemen ulang lagu-lagu daerah, mantra, dan cerita rakyat agar lebih dikenal luas. September tahun 2012, mereka terbang memenuhi undangan ke Belanda. Komunitas ini bisa ditemui di www.lontaraproject.com.

(lebih…)

25 Februari 2017 | Bincang-Bincang Sastra Edisi 137 | Yogyakarta

Peluncuran Antologi Puisi

Aku dan Merapi karya Tomon H.W.

Sabtu, 25 Februari 2017

Pukul 20.00 WIB

Ruang Seminar Taman Budaya Yogyakarta

Pengulas:

Otto Sukatno C.R. (sastrawan dan pemerhati adat budaya ketimuran)

Pemandu:

R. Ari Nugroho

Pembaca Puisi:

Ir. Joko Supriyadi, M.Cs. (Dosen Kehutanan, UGM),

Ir. Ammy Nurwati, M.M. (Kepala Taman Nasional Gunung Merapi)

Dr. Muhammad Ali Imron (Wakil Dekan III Kehutanan, UGM)
(lebih…)

23 Tweets | Angkringan Buku – Nunung Deni Puspitasari (Pulung) | Yogyakarta

Nunung Deni Puspitasari menerbitkan buku kumpulan cerpen (Kumcer) berjudul Pulung yang berisikan cerpen-cerpen yang pernah dimuat koran. Bersama suaminya, Nunung mengkurasi cerpen mana saja yang akan dimasukkan. Cerpen Pulung sendiri terinspirasi atas kenangan masa kecilnya di Kalimantan Barat. Awalnya ia merasa tidak pede dan banyak pertanyaan muncul di pikiran. “Saya berani menerbitkan buku oranglain, kok tidak berani menerbitkan buku sendiri,” ujarnya dan akhirnya menjadi cambuk untuk segera menerbitkan karyanya.

Saat ini, bersama suaminya, Nunung mengelola sebuah komunitas teater bernama Amarta di Yogyakarta. Selain itu, ia terlibat juga di Teater Gandrik, Teater Garasi, dan Forum Aktor Jogja. Selain Pulung, Nunung pernah menerbitkan buku terjemahan berjudul Murid Si Tukang Sihir.

(lebih…)

09 Maret 2017 | Diskusi Buku & Coaching Clinic Fotografi | Yogyakarta

Diskusi Buku & Coaching Clinic Fotografi

“Merekam Kisah Membuka Mata”

Hari, Tanggal: Kamis, 09 Maret 2017

Pukul: 09.00 – 15.00 WIB

Tempat: Auditorium Lembaga Indonesia Prancis/Institute Français Indonesia

Jln. Sagan No. 3 Yogyakarta

Pembicara:

  1. Seno Gumira Ajidarma (Penulis buku Kisah Mata, Rektor IKJ).
  2. Kris Budiman (Budayawan, Kritikus Sastra, Dosen UGM).
  3. Budi N.D. Dharmawan (Fotografer dokumenter, Stringer Fotografer National Geographic).

Moderator:

Hosea Hatmaji (Penggerak Komunitas Studio Batu)

Kontribusi Peserta:

Rp 50.000 (Mahasiswa D3/S1)

Rp 75.000 (Mahasiswa S2/S3/Umum)

Fasilitas: Seminar kit, sertifikat, makan siang, coffee break, dan undian door prize.

(lebih…)

23 Tweets | Buku Pertamaku – A. S. Rimbawana | Yogyakarta

A.S. Rimbawana merupakan mahasiswa Pendidikan Sejarah di Universitas Negeri Yogyakarta. Kesenangannya membaca buku banyak dipengaruhi oleh cerita masa kecil dengan sang ayah yang menjadi guru di sekolahnya. Dongeng Ayah Rimbawana membawanya menempuh perkuliahan saat ini. Beberapa penulis seperti Pramoedya Ananta Toer, Idrus dan Seno Gumira Ajidarma, banyak membantu Rimbawana dalam melihat kondisi sosial budaya Indonesia secara nyata.

(lebih…)

23 Tweets | Komunitas – Sanggar Anak Akar (Susilo Adinegoro) | Yogyakarta

Susilo Adinegoro, akrab dipanggil Pakde Sus, aktif di Sanggar Anak Akar Jakarta. Ia memproklamirkan model pendidikan integratif, dengan nama Sekolah Otonom Sanggar Anak Akar. Juli 2016, ia bersama kawan-kawan mendeklarasikan Gerakan Jaringan Pendidikan Alternatif yang diinisiasi beberapa lembaga.

Sejak muda Pakde Sus sudah akrab dengan pendidikan alternatif. Hal itu bermula dari kegiatannya di sanggar seni depan Kraton Solo. Sejak pindah ke Jakarta, ia aktif sebagai relawan di Institut Sosial Jakarta untuk mendampingi anak-anak jalanan.

Dalam acara Bulan Pendidikan dan Kebudayaan, Pakde Sus bersama kawan-kawannya menginisiasi Dialog Nasional Pendidikan Alternatif pada Oktober 2016 berlangsung di Sanggar Anak Alam Yogyakarta dengan tajuk Kongres Anak Merdeka.

(lebih…)

23 Tweets | Angkringan Buku – Violis Mawar Putih Bromo | Yogyakarta

 

Novel Violis Mawar Putih Bromo Trilogy Chapter 1 adalah novel indie yang ditulis Purwo bin Koplak (begitu penulis ini menyebut namanya). Novel ini diterbitkan oleh Kamboja Merah Publishing dan mengangkat kisah cinta nyata dari Purwo bin Koplak. “Angin mulai bertutur semirip kata pujangga, antara Bromo dan Cinta. Menyibak masa lalu nan indah tentang Romantisme Remaja SMA” begitu sinopsis yang ditulis di website Kamboja Merah Publishing. Latar cerita dalam novel bergenre romance ini adalah Gunung Bromo.

Kamboja Merah Publishing sendiri menyebut diri mereka sebagai komunitas literasi yang bergerak lewat beberapa jaringan kota yang berasal dari Malang, Denpasar, Jogja, Jember, Bandung, Jakarta, Surabaya, Makasar, Papua, Aceh, Medan dan Lampung. Misi mereka besar, menggerakkan jiwa literasi bagi sastrawan-sastrawan muda yang karyanya banyak dipinggirkan karena pangsa pasar.

(lebih…)

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan