-->

Arsip Twitter Toggle

#23Tweets | Buku Pertamaku – Elisa, Anisa, Dian, dan Agnes

Empat perempuan yang saling dipertemukan waktu, Elisa, Anisa, Dian, dan Agnes ini terpisahkan jarak akhirnya memutuskan untuk bertemu di Jogja. Agnes yang sempat mengajar anak-anak dan Elisa yang asli Finlandia namun besar di Asia ini adalah teman sekelas saat mengambil mata kuliah Sejarah Sastra Nusantara di Bandung. Elisa pernah juga bersekolah di Universitas Gadjah Mada di Jogja dan sekarang ia bekerja di lembaga Indonesia Australia yang mempersiapkan orang untuk bekerja di luar negeri. di tempat kerjanya itulah ia mengenal Anisa yang juga mengenal Dian.
Lantas mereka memutuskan untuk membuat pertemuan tapi tidak di Bnadung dan Surabaya. Maka dari itulah dipilihla Jogja dan Radio Buku menjadi tujuannya. Booklovers mari
ikuti perbincangan singka dengan mereka. (lebih…)

#23Tweets | Komunitas – Salam Beta | Yogyakarta – Magelang – Boyolali

Salam Beta atau Sahabat Alam Belajar Kita ini adalah komunitas yang lahir karena erupsi Merapi. Brawal dari sebuah keinginan untuk mendistribusikan bantuan dan program trauma healing, mereka yang sekumpulan mahasiswa dan pecinta alam memutuskan untuk memberi kenang-kenangan berupa rumah baca. Akan tetapi melihat kondisi rumah baca yang tidak stabil dengan anak-anak dan pemuda yang perlu prhtian mereka memutuskan untuk mengelolanya bersama sekaligus memberi pendampingan dan pelatihan bagi warga sekitar tentang pentngnya membaca.

(lebih…)

#23Tweets | Angkringan Buku – Obituari Rindu (Puisi Suharmono Arimba) | Yogyakarta

Suharmono Arimba, penyair, esais, cerpenis dan guru. Baru saja menerbitkan bukunya yang pertama, kumpulan puisi Obituari Senja. Buku ini sebagai penanda pertama sekaligus pelepasannya terhadap karya-karya yang banyak bicarakan soal pribadi dan masa lalu. Dengan terbitnya buku ini, ia berencana akan lebih aktif menulis tentang persoalan sosial.
Suharmono Arimba, kecil dan menempa diri di hutan. Pengalamannya membaca Winnetou, pertualangan Suku Apache karya Karl May, pikirannya jadi terbuka dan memilih pindah ke kota. Jogja menjadi rumah kedunya yang banyak memberinya ruang kreatif.

(lebih…)

#23TWEETS | Komunitas – Jaringan Gusdurian (Tata Khoiriyah) | Yogyakarta)

Tata Khoiriyah, pengurus Sekretariat Nasional Jaringan GUSDURian, muda, cantik, lincah dan masih kuliah di ATPMD APMD jurusan Komunikasi Massa. Ialah yang menjadi terdepan dalam berbagai aktivitas jaringan GUSDURian. Jaringan GUSDURians adalah sekumpulan murid-murid yang mencoba meneruskan perjuangan dan pemikiran sang guru, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. (lebih…)

#23Tweets | Angkringan Buku – Tangan Yang Lain (Puisi Tia Setiadi) | Yogyakarta

Tia Setiadi, sastrawan, esais, penerjemah, pengajar sastra. Pekerjaan utamanya saat ini adalah menulis, meski bercita-cita sebagai Kepala Desa. Maklum saja, ia menghabiskan kuliahnya di Fakultas Sosial dan Politik. Perjalanan menulisnya dimulai ketika bergabung dengan sebuah komunitas mahasiswa. Di komunitas itu ia banyak bertemu dengan buku, terutama sekali ia menyenangi karya Goenawan Mohamad dan Afrizal Malna. Melihat puisi yang susah dipahami ia mencoba membuat puisi sendiri yang dapat dipahami setiap orang. Mula-mula puisi itu ditulis untuk beberapa orang. Namun sejak 2006, ia mulai menyeriusi puisi dan kini ia telah melahirkan kumpulan puisinya yang pertama, “Tangan yang Lain”. Kumpulan puisi ini direncanakan 50 puisi, tapi kemudian diseleksi menjadi hanya 21 puisi. (lebih…)

#23Tweets | Angkringan Buku – Sott’er Celo de Roma | Donna Widjajanto

Donna Widjajanto, seorang ibu rumah tangga yang rajin menulis. Ia menjadi editor lepas di beberapa penerbit. Kali ini, ia membawa karya terbarunya berjudul Sott’er Celo de Roma terbitan Bentang Belia, Bentang Pustaka. Novel remaja ini berkisah tentang perjalanan tour serombongan ibu-ibu ke Roma. Seorang perempuan manja terpisah dari rombongan, sementara seorang lelaki yang mencoba mandiri melarikan diri dari gerombolan tour itu. Laki-perempuan itu kemudian bertemu dan saling bertukar pikiran. Meski mulanya tidak begitu cocok, namun keduanya mampu berdamai hingga bertemu kembali dengan rombongannya. (lebih…)

#23Tweets | Angkringan Buku – Cinta Anak Karaeng | Bulukumba Sulawesi Selatan

Ahmad Sahide, pengarang novel Cinta Anak Karaeng, ditemani Eko Prasetyo membicarakan novel yang baru saja terbit tersebut. Ahmad Sahide yang lahir dari pedalaman Bulukumba Sulawesi Selatan coba angkat kehidupan di sekitarnya. Salah satu yang ia bidik adalah pertarungan kelas dalam kasta masyarakat. Karaeng sebagai pemilik kasta bangsawan akan menghadapi konflik jika anaknya jatuh cinta pada kasta di bawahnya. Selain tak memberi keuntungan, tentu saja menurunkan derajat bangsawannya.
Melalui novel Cinta Anak Karaeng, Ahmad Sahide memposisikan dirinya sebagai manusia terpelajar dalam memandang tradisinya sendiri. Dengan demikian, ia bisa sangat keras dalam melihat dan kritis. (lebih…)

#23Tweets | TBM Sehati – Mang Yayat | Kab Bandung

Booklovers, kali ini Program Komunitas mengangkat kisah TBM Sehati dari Kampung Pasirheuni, Kecamatan Cimaung, Bandung. Taman Bacaan Masyarakat ini didirikan Mang Yayat, seorang otodidak yang berkesadaran literasi. Mang Yayat hanya finish hingga kelas 5 SD untuk sekolah formal. Membangun sendiri ekonominya dengan berjualan tahu keliling, konveksi, dan mendirikan institusi persebaran buku di strata paling kecil dalam struktur masyarakat, yakni kampung. Ayo kita simak! (lebih…)

#23Tweets | Buku Pertamaku – Eva Sri rahayu dan Evi Sri Rezeki | Bandung

Eva Sri rahayu dan Evi Sri Rezeki, dua perempuan cantik yang memiliki banyak kesamaan kesukaan, minat, selera, dan lain sebagainya, bertutur tentang keterlinatan hidupnya dengan buku. Perempuan kembar ini mengawali kecintaan pada buku yang sama dan menonton film yang sama. Dari buku dan film yang sama itu, pengembaraan mereka pada dunia buku dan tulis menulis di mulai. Mulanya mereka bikin komik karena tak merasa puas dengan kartun yang ditontonnya. Meski begitu, keduanya memulai menulis dari jalur yang berbeda. Yang satu dari jalur puisi, lainnya jalur prosa. Gaya mereka pun tak bisa dianggap seragam. (lebih…)

#23Tweets | Angkringan Buku – Iluminasi (Lisa Febriyanti) | Yogyakarta

Bermotto “Menulis adalah bekerja untuk keabadian”, sebagaimana dikutipnya dari Kartini via Pramoedya Ananta Toer, Lisa Febriyanti pun menulis. Ia menulis catatn perjalanan, mengulas buku, dna juga menulis novel. Novelnya Iluminasi berkisah tentang manusia-manusia yang punya ragam kekuatan tak biasa. Adalah perempuan introvert bernama Ardhanareswari yang mewariskan sedemikian rupa kekuatan kepada keluarganya, dari generasi ke generasi. Penjelajahan spiritual, metafisika, mesin waktu, fisika kuantum, hingga telepati diramu sedemikian rupa untuk membentuk efek cerita memukau. Dan inilah proses kreatif di balik penulisan cerita itu dan tentu saja cerita lain. Follow akun twitter Lisa Febriyanti @ladangkata dan berselancar di weblognya ladangkata.com (lebih…)

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan