-->

Arsip 23Tweets Toggle

23 Tweets | Angkringan Buku – Antje Missbah | Yogyakarta

Antje Missbah adalah antropolog asal Australia yang meneliti tentang para pencari suaka di Indonesia. Hasil penelitiannya kemudian diterbitkan dalam buku berjudul Troubled Transit: Politik Indonesia Bagi Para Pencari Suaka, yang versi bahasa Inggris-nya (Troubled Transit: Asylum Seekers Stuck in Indonesia) lebih dulu hadir pada tahun 2015. Antje tertarik menyoroti masalah imigran dan pengungsi pencari suaka karena melihat adanya suatu pembiaran yang berulang serta kurangnya penegakan hukum yang adil.

(lebih…)

23 Tweets | Buku Pertamaku – Karim Ilham | Yogyakarta

Muhammad Ilham Nurul Karim, lahir di Batang, 24 April 2017. Saat ini aktif berkuliah di Jurusan Sastra Perancis Universitas Gajah Mada dan menjadi volunteer Radio Buku Batch #4. Karim sempat berkegiatan di Sanggar Pembacaan Puisi Licak, juga bermusik dan berlatih bela diri. Buku teks Bahasa Indonesia yang didapat ketika SD merupakan buku pertama yang berpengaruh baginya.

(lebih…)

23 Tweets | Katalog Seni – Besut’s Jombang | Yogyakarta

Besut’s Jombang adalah band beraliran musik reggae yang berasal dari Jombang, Jawa Timur, beranggotakan Rizky di vokal, Vicky di gitar, Adjie di bass, Ragil di drum, dan Bayu di keyboard. Band yang terbentuk pada 11 Maret 2013 ini telah mengeluarkan satu album berjudul “Growing Together”, berisi 11 lagu dengan tema besar percintaan, dan sedang menyiapkan album kedua yang akan rilis tahun 2017.

(lebih…)

23 Tweets | Angkringan Buku – Aku dan Buku #2 | Yogyakarta

Kamis, 6 Oktober 2016, IndonesiaBuku meluncurkan buku Aku dan Buku #2: Perempuan-perempuan yang mencintai buku. Secara umum, buku ini mengisahkan persentuhan para perempuan dengan buku. Acara yang bertempat di Foodpark Lembah UGM ini merupakan satu dari serangkaian acara Kampung Buku Jogja. Launching buku ini menghadirkan tiga pembicara; Prima Sulistya, Diana AV Sasa, dan Ale Siregar.
(lebih…)

23 Tweets | Buku Pertamaku – Arif Hadi Prayoga | Yogyakarta

Arief Hadi Prayoga adalah pustakawan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII) dan pernah bergiat di komunitas literasi Pojok Baca yang digelar di ruang tengah fakultasnya. Saat ini aktif sebagai Volunteer Batch 4 di Radio Buku. Lahir dari keluarga yang cukup akrab dengan buku membuatnya seringkali diajak ke perpustakaan kota mencari refrensi sekaligus materi ceramah bersama sang bapak. Pesan Arief untuk Booklovers “Berbahagialah dengan buku-bukunya,” karena itu adalah warisan Booklovers buat anak-anaknya.

(lebih…)

23 Tweets | Angkringan Buku – Ngaji Filsafat – Filsafat Cinta Erich Fromm Bagian II

Sejak April 2013, Masjid Jendral Sudirman, Kolombo, Yogyakarta rutin menggelar Ngaji Filsafat setiap Rabu selepas Isya. Februari 2017, Ngaji Filsafat memasuki sesi ke 141-144 dengan tema Filsafat Cinta dari pandangan beberapa tokoh diantaranya Plato, Erich Fromm, Rabiah Al-adawiyah, dan Maulana Jalaludin Rumi.

Rabu minggu kedua, (08/02) Erich Fromm (1900 -1980 ) mendapat giliran untuk dibahas dalam Ngaji Filsafat. Ia merupakan tokoh Psikoanalisis terakhir yang melanjutkan tradisi gurunya Sigmund Freud namun pula mengkritiknya karena Fromm menganggap gurunya ini terlalu fokus pada libido seks manusia. Lalu Fromm pun mengambil fokus pada Psikologi Sosial Humanistik. Karena tahun 1930-an Jerman dilanda perang dunia, ia kemudian pindah ke Amerika dalam usia 34 tahun untuk melajutkan kuliah dan menjadi guru besar. Di akhir hidup, ia tinggal di Swiss sampai meninggal dalam usia 80 tahun.Kali ini kita mencuplik pikiran terkait Erich Fromm konsepsi tentang Cinta melalui bukunya The Art of Loving.

(lebih…)

23 Tweets | Komunitas – Perahu Baca | Yogyakarta

Ganda Purnama, seorang kepala desa, dan gandrung pada buku. Ia mendirikan Taman Bacaan Masyarakat Perahu Baca. Melihat masyarakat dan kondisi yang kurang baik, ia banyak membuat program-program kreatif.

Salah satunya kemah buku, penelitian, dan lain-lain. Tujuannya, mengembalikan anak pada kepedulian lingkungan. Anak cenderung individual karena teknologi.

Meski begitu, jalannya tidak mulus. Ia banyak difitnah karena program kreatifnya. Ia dituduh sebagai misionaris. Istrinya sempat histeris mendengar kabar itu. Namun dengan pendekatan yang baik, pandangan masyarakat kemudian berubah.

(lebih…)

23 Tweets | Buku Pertamaku – Aristayanu Bagus Setiawan | Yogyakarta

Aristayanu Bagus Setiawan lahir di Jombang, 19 Januari 1997. Pria yang akrab diceluk Aye ini sedang menjalani masa cuti kuliah. Persentuhannya dengan buku, bermula dari bacaan-bacaan rohani sampai karya sastra. Aye percaya bahwa “Membaca buku bukanlah hal yang haram dan menulis bukanlah hal yang berdosa.”

(lebih…)

23 Tweets | Katalog Seni – Akademi Samali | Yogyakarta

Akademi Samali adalah komunitas yang konsen pada komik (grafis). Mereka menolak bahwa komik Indonesia sedang mundur. Komik Indonesia nyatanya terus meningkat, terbukti dengan makin banyaknya genre komik. Mereka menyimpan berbagai koleksi komik hingga berani menyatakan diri, “Jika ada yang ingin meneliti tentang komik, maka Akademi Samali bisa menjadi rujukan pertama.”

Perjalanan mereka tentu tidak mulus. Akademi Samali dimulai dari dua orang. Salah satu dari mereka kemudian hengkang karena berbeda visi. Satunya lagi tetap mempertahankan dengan jerih payah yang tidak bisa disepelekan. Kini, Akademi Samali makin kuat pada posisinya.

(lebih…)

23 Tweets | Angkringan Buku – Ngaji Filsafat – Filsafat Cinta Erich Fromm Bagian I | Yogyakarta

Sejak April 2013, Masjid Jendral Sudirman, Kolombo, Yogyakarta rutin menggelar Ngaji Filsafat setiap Rabu selepas Isya. Februari 2017, Ngaji Filsafat memasuki sesi ke 141-144 dengan tema Filsafat Cinta dari pandangan beberapa tokoh diantaranya Plato, Erich Fromm, Rabiah Al-adawiyah, dan Maulana Jalaludin Rumi.

Rabu minggu kedua, (08/02), Erich Fromm (1900 -1980 ) mendapat giliran untuk dibahas dalam Ngaji Filsafat. Ia merupakan tokoh Psikoanalisis terakhir yang melanjutkan tradisi gurunya Sigmund Freud, namun pula mengkritiknya karena Fromm menganggap gurunya ini terlalu fokus pada libido seks manusia. Lalu Fromm pun mengambil fokus pada Psikologi Sosial Humanistik. Karena tahun 1930-an Jerman dilanda perang dunia, ia kemudian pindah ke Amerika dalam usia 34 tahun untuk melajutkan kuliah dan menjadi guru besar. Di akhir hidup, ia tinggal di Swiss sampai meninggal dalam usia 80 tahun.Kali ini kita mencuplik pikiran terkait Erich Fromm konsepsi tentang Cinta melalui bukunya The Art of Loving.

(lebih…)

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan