-->

Arsip Peristiwa Toggle

Yayasan Reproduksi Cipta Indonesia (YRCI): Jasa Fotokopi Dituntut Bayar Royalti Penulis Buku

JAKARTA — Untuk menghargai hak ekonomi pengarang buku, Yayasan Reproduksi Cipta Indonesia berencana memberlakukan pembayaran royalti bagi jasa fotokopi. Pelaksanaan rencana itu akan diawali dengan melakukan imbauan serta sosialisasi melalui universitas. Yayasan Reproduksi Cipta Indonesia (YRCI) merupakan lembaga yang diberi wewenang oleh pengarang, pemegang hak cipta, dan penerbit untuk menghimpun royalti atas karya-karya yang telah diterbitkan. Hal itu untuk memenuhi hak mereka yang tercantum dalam Undang-Undang Hak Cipta yang disahkan pada pekan lalu. (lebih…)

Diriset, 125 Naskah Cerita Tiongkok Beraksara Jawa

JAKARTA — Sebanyak 125 naskah cerita kepahlawanan tokoh Tiongkok masa lalu ditemukan ditulis menggunakan aksara bahasa Jawa. Hal ini diriset Dwi Woro Retno Mastuti, dosen Program Studi Jawa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia. ”Setiap naskah itu memiliki tebal 500-800 halaman dengan tahun yang tercatat paling tua 1856. Dari sebanyak 125 naskah yang saya temukan, universitas kami mengoleksi 19 naskah, lainnya tersebar di beberapa museum di Yogyakarta, Solo, Leiden (Belanda), dan Berlin (Jerman),” kata Dwi Woro, Rabu (24/9), di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat. (lebih…)

Sanksi Blacklist Jangan Hambat Distribusi Buku

JAKARTA — Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta sanksi yang diberikan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) kepada penyedia atau percetakan tidak menghambat pengadaan dan distribusi buku ajar kurikulum semester II atau berikutnya. “Perlu diperhatikan, apakah sanksi itu berakibat pada penundaan percetakan buku ajar kurikulum 2013 semester mendatang atau tidak. Ini harus dipikirkan matang-matang,“ kata Koordinator Monitoring dan Pelayanan Publik ICW Febri Hendri di Jakarta, 23/9/2014. (lebih…)

Irjen Kemendikbud Haryono Umar: 10 dari 30 Percetakan Buku Ajar Bermasalah

JAKARTA — Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ma sih enggan membeberkan sejumlah percetakan pemenang tender yang diberi sanksi terkait keterlambatan distribusi buku ajar kurikulum 2013 ke sekolah-sekolah. Mereka beralasan masih mendalami kasus per kasus percetakan itu. Jika terbukti bersalah, mereka akan di-blacklist dan tidak lagi mendapat tender buku ajar semester II tahun ajaran 2014/2015. (lebih…)

Bahasa Indonesia Terpinggirkan di Pusat Perbelanjaan

JAKARTA — Pandangan masyarakat yang menyepelekan bahasa Indonesia membuat kondisi bahasa nasional memprihatinkan. Padahal, fungsi utama bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga penghantar nilai-nilai kebudayaan. ”Jati diri bangsa diwariskan ke generasi penerus melalui bahasa. Dalam berbahasa, orang tidak hanya belajar kosakata, tetapi juga gestur dan makna sosial,” kata ahli bahasa Indonesia, Dendy Sugono, di Jakarta, Sabtu (20/9).

(lebih…)

Papua Kekurangan Buku Kurikulum 2013

JAYAPURA — Hanya 3 dari 29 kabupaten di Provinsi Papua yang telah menerima buku pelajaran SD dan SMP berbasis Kurikulum 2013. Ketiga wilayah yang sudah menerima buku itu ialah Supiori, Biak Numfor, dan Mimika. Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua, sebagian kabupaten baru menerima buku Kurikulum 2013 untuk murid SMP. Bahkan, sebanyak 15 kabupaten di wilayah Pengunungan Tengah belum mendapat buku pelajaran Kurikulum 2013. Padahal, jumlah siswa di 15 wilayah itu mencapai 70 persen dari total jumlah murid di Papua, yakni 510.848 murid SD dan SMP. (lebih…)

Mohammad Nuh: Bebaskan Semua Warga Negara dari Buta Aksara

KENDARI — Meskipun terus berkurang, hingga September ini masih ada sekitar 6,17 juta orang dewasa di Indonesia yang buta aksara. Oleh karena itu, upaya pemberantasan buta aksara terus dilakukan, terutama di daerah-daerah dengan jumlah penyandang buta aksara yang tinggi. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh pada puncak peringatan Hari Aksara Internasional ke-49 tingkat nasional bertema ”Aksara Membangun Keadaban dan Keunggulan Pembangunan Berkelanjutan”, di Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (21/9), mengatakan, penguatan keaksaraan dasar bagi semua warga Indonesia sangat penting untuk mencegah munculnya penyakit sosial yang menghambat kemajuan pembangunan. Dengan penguatan pendidikan keaksaraan dasar, lalu diperkuat dengan literasi dalam pemanfaatan informasi, Indonesia siap mengatasi masalah kemiskinan, ketidaktahuan, dan keterbelakangan peradaban. (lebih…)

Pemda Enggan Cetak Buku Ajar Semester II

JAKARTA — Meski terkendala berlarut-larut dalam pengadaan dan distribusi buku ajar kurikulum 2013 pada semester I, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah (LKPP) tetap dipercaya mengawal pengadaan buku ajar pada semester mendatang. “Buku panduan semester II sebetulnya sudah ditawarkan ke pemda (pemerintah daerah), cuma pemda banyak yang mengajukan agar (kewenangannya) tetap pada LKPP,“ kata Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Haryono Umar kepada Media Indonesia, di Jakarta (21/9/2014). (lebih…)

Hamid Muhammad: Penghapusan Buta Aksara Lampaui Target

KENDARI — USAHA untuk mengurangi angka buta aksara diklaim melebihi target. Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2010-2014 menargetkan sisa buta aksara penduduk usia 15 tahun ke atas sebesar 4,2% (6,4 juta orang). Namun, pada September 2014, angka buta aksara itu sudah turun menjadi 3,86% (6,17 juta orang). “Diperkirakan, pada akhir 2014 nanti angka buta aksara tinggal 3,94% saja atau sekitar 6,28 juta orang,“ ujar Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendi dikan dan Kebudayaan, Hamid Muhammad, di acara puncak peringatan Hari Aksara Internasional di Alun-Alun Tugu Persatuan, Kendari, Sulawesi Tenggara (21/9/2014). (lebih…)

Distribusi Buku Ajar K-13, Kemdikbud Libatkan Tiga Kementerian/Lembaga Lain

JAKARTA — Untuk mempercepat proses distribusi buku Kurikulum 2013 ke sekolah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan. Ketiga pihak itu ikut membantu mendorong pihak penyedia buku. (lebih…)

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan