-->

Arsip Peristiwa Toggle

Begini Ketentuan Kirim Buku Gratis via Pos Indonesia

PT Pos Indonesia (Persero) membebaskan biaya pengiriman buku dengan berat kiriman hingga 10 kg untuk sekali pengiriman bagi pengirim yang merupakan pegiat literasi dan donatur buku yang akan menyumbangkan buku kepada pengelola Taman Bacaan Masyarakat dan Jaringan Pustaka Bergerak Indonesia di seluruh Indonesia. Pengiriman dapat dilakukan di seluruh Kantor Pos kecuali Agen Pos.

Ketentuan:

  1. Tiap donatur hanya dapat mengirim 1 paket donasi berat maximal 10 kg.
  2. Donasi dikirim melalui Kantorpos (kecual Agenpos) di seluruh Indonesia.
  3. Di sampul paket tertulis kata “Bergerak”.
  4. Pastikan tujuan pengiriman untuk komunitas literasi di seluruh Indonesia terdaftar dalam database Pos Indonesia. Lihat daftar penerima buku di sini.

Berbagilah dengan Buku, Reguklah Lima Manfaat Ini

Portal metrotvnews.com, 23 Juni 2017 mengunggah artikel menarik seputar manfaat berbagi, lebih spesifik lagi berbagi buku untuk mencerdaskan anak negeri.

Tak dimungkiri, masih banyak orang yang memiliki pemikiran “milikku adalah milikku” dan enggan berbagi dengan sesama. Ia beranggapan jika membagi apa yang dimilikinya, maka akan kehilangan sebagian dari miliknya tersebut.

Padahal, sejatinya makna berbagi tidaklah demikian. Secara harfiah, berbagi berarti membiarkan orang lain memiliki atau menggunakan bagian dari yang kita punyai. Makna berbagi lebih dari itu. Dengan berbagi, berarti Anda memberikan sedikit kebahagiaan kepada orang lain. Anda memberikan manfaat bagi kehidupan orang lain. Dan tindakan ini tentu saja sangat mulia.

Jika Anda masih ragu untuk berbagi, sebaiknya ubah pemikiran tersebut. Sebab, berbagi memberikan efek positif lho dalam diri Anda. Apa saja manfaatnya? (lebih…)

Tiga Tahun Penjara untuk Penulis Buku Jokowi Undercover

Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Blora, Jawa Tengah, pada 29 Mei 2017 memutuskan vonis penjara 3 tahun untuk terdakwa Bambang Tri Mulyono, pengarang buku “Jokowi Undercover”. Oleh hakim Bambang Tri dinyatakan bersalah karena terbukti melakukan tindak pidana penyebaran rasa kebencian.

“Terdakwa dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang mengandung unsur pendiskriminasian suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) serta mengandung fitnah dengan mengaitkan terhadap kelompok masyarakat tertentu,” kata ketua majelis hakim Makmurin Kusumastuti.

Dalam menjatuhkan pidana tersebut, majelis hakim juga mempertimbangkan beberapa hal. Alasan yang memberatkan karena perbuatan terdakwa ditujukan kepada Presiden RI sebagai kepala negara yang seharusnya dihormati.

Bambang ditetapkan sebagai tersangka karena menulis buku ‘Jokowi Undercover’. Buku tersebut dianggap berbau SARA. Bambang menggunakan media sosial untuk mendistribusikan buku itu. Tidak ada toko buku yang menjual hasil karyanya tersebut.

Bambang dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, serta Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan terhadap Penguasa.

Demikian dikabarkan detik.com, tempo.co, dan kompas.com.

Ngayogbook 2017: Semua Buku dari Semua Penerbit, Diskon!

Jumat – Minggu
3 – 5 Maret 2017

Togamas Affandi
Jl. Affandi No.5 Gejayan, Yogyakarta (perempatan Condong Catur)

Togamas Kotabaru
Jl. Suroto No.8 Kotabaru, (depan Perpusda Kota Yogyakarta)

0822 2221 6505 | 0888 0614 0008 | 0811256675 (lebih…)

Di Era Gawai Ini Keluarga Berperan Pacu Minat Baca Anak

JAKARTA: Di tengah kegandrungan akan gawai, minat baca pada anak tetap dapat diupayakan. Sejumlah kalangan membuktikannya. Kuncinya, menyediakan bahan-bahan bacaan yang mudah dijangkau dan sesuai dengan minat anak-anak. Ketua Umum Yayasan Gemar Membaca Buku Indonesia Firdaus Oemar, sebagaimana dikabarkan Harian Kompas 27 Desember 2016, menuturkan, dua tahun belakangan yayasan ini mengadakan uji coba di dua desa (jorong) di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Konsepnya mendorong keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak-anak dapat mengembangkan kebiasaan membaca. (lebih…)

Sosialisasi Perpustakaan “Al Qolam” ala Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah 1 Yogyakarta

YOGYAKARTA: Sebagai upaya membangkitkan budaya literasi, Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah 1 Yogyakarta menggelar Sosialisasi Perpustakaan “Al Qolam” dan Pelatihan Minat Baca kepada seluruh civitas madrasah, Rabu (4/1). Sebagai narasumber Dr Hj Sri Rohyanti Zulaikha SAg SIP MSi, dosen Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. (lebih…)

Masyarakat Diimbau Serahkan Buku Jokowi Undercover ke Polisi

Polri mengimbau masyarakat yang terlanjur memiliki buku Jokowi Undercover menyerahkan karya Bambang Tri Mulyono tersebut kepada aparat. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan buku itu bakal dikumpulkan sebagai barang bukti. (lebih…)

Radya Pustaka Tarik 20 Naskah Kuno

Sebanyak 20 naskah kuno tulisan tangan yang saat ini tersimpan di perpustakaan Unversitas Indonesia (UI) Jakarta diminta untuk dikembalikan ke asalnya di Museum Radya Pustaka. Sementara 45 arca yang tersimpan di kediaman almarhum Go Tik Swan (KRT Hardjonagoro) juga akan dipindahkan ke nDalem Joyokusuman. (lebih…)

Buku Jokowi Undercover Dicetak ala Indie: 300 Eksemplar

Bambang Tri Mulyono mengaku mencetak buku Jokowi Undercover sebanyak 300 eksemplar. Penerbit buku tersebut belum diketahui karena tidak tercantum dalam buku. Kapolri Jenderal Tito Karnavian, sebagaimana dikabarkan Metrotvnews.com (6/1/2017), mengatakan buku Jokowi Undercover bukan karya akademik. Bambang diduga bekerja sendiri, menganalisis hingga mencetak buku. “Buku akademik itu jelas ada penerbit, editor, otobiografi penulis, substansinya mengalir dari satu bab ke bab lain. Kami tak melihat itu,” kata Tito di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. (lebih…)

Bahkan, Peserta Bedah Buku “Jokowi Undercover” pun Diperiksa Bareskrim

Bareskrim Mabes Polri memeriksa sebanyak empat warga Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sebagai peserta diskusi dan bedah buku “Jokowi Undercover” bersama penulisnya Bambang Tri Mulyono di Aula Kecamatan Muntilan beberapa waktu lalu. (lebih…)

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan