-->

Arsip Agenda & Donasi Toggle

06-18 Februari 2017 | Bazar Buku UGM Press 2017 “Back to Campus” | Yogyakarta

 

06–18 Februari 2017 | Senin hingga Sabtu

Pukul 08.30–16.00 WIB

di Showroom UGM Press

Jl. Grafika No. 1 Kampus UGM Bulaksumur Yogyakarta (timur Fakultas Teknik UGM).

 

Bazar buku UGM Press kini hadir kembali. Bagi para mahasiswa dan pencinta buku, khususnya di Kota Yogyakarta, mulai dapat mengunjunginya pada 06–18 Februari 2017. Acara ini akan berlangsung setiap hari Senin hingga Sabtu, pukul 08.30–16.00 WIB di Showroom UGM Press, Jl. Grafika No. 1 Kampus UGM Bulaksumur Yogyakarta (timur Fakultas Teknik UGM). Event yang kembali diadakan oleh UGM Press kali ini mengambil tema “Back to Campus”.

Acara ini dimeriahkan dengan berbagai suvenir gratis yang menarik, yaitu kalender*, alat tulis kantor*, stiker*, dan mug*, serta diskon hingga 70 persen. Ada banyak buku yang dibazarkan, baik buku eksakta maupun noneksakta.

Agung Bramantya, Ph.D., Manajer UGM Press, mengatakan bahwa acara ini dapat meningkatkan minat baca buku, baik dari kalangan mahasiswa maupun dari para pencinta buku, dengan harga yang ekonomis, tanpa merogoh kantong terlalu dalam.

Bazar buku ini dibuka untuk umum, baik untuk masyarakat Yogyakarta maupun luar Yogyakarta. Pengunjung yang tidak bisa datang langsung, dapat mengikuti event ini dengan mengakses http://ugmpress.ugm.ac.id dan akan mendapatkan diskon yang sama.

Membaca buku-buku yang baik berarti memberi makanan rohani yang baik (Buya Hamka, Sastrawan). Tidak hanya makanan untuk jasmani, rohani pun juga perlu makanan. Karena itu, mari membaca buku asli dan jangan lupa untuk membelinya di UGM Press. Bazar buku ini sangat sayang untuk dilewatkan. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo, ke Bazar Buku UGM Press!

________________

*S&K berlaku

 

12 Februari 2017 | Rilis Hari Pertama Mocosik Festival | JEC, Yogyakarta

 

Buku dan Musik Jogja

Kekuatan Gagasan dan Keistimewan

Ada banyak hal yang bisa Anda saksikan jika datang ke Yogyakarta. Anda mungkin adalah bagian dari 6,5 juta orang yang dalam setahun berdesakan di Bandara Adisucipto, puluhan juta orang yang datang lewat terminal dan stasiun, atau ribuan orang yang datang dengan kendaraan pribadi.

Jika ingin sesuatu yang lebih, Anda bisa datang ke gigs musik yang dihelat di panggung kecil dan besar, di café dan warung kopi. Atau datang ke puluhan komunitas di warung kopi, kampus, dan lokasi-lokasi yang tak biasa. Di sana, Anda bisa menemukan sekelompok orang berbicara banyak hal tentang buku, menulis karya sastra, seni rupa, dan lain sebagainya. Cobalah menelisik lebih dalam, Anda akan tercengang.

Jogja menawarkan itu! Lebih dari sekadar wisata alam dan wisata warisan sejarah. Anda bisa datang menyaksikan riuh orang saling bergerombol dan berputar dalam lingkaran–seperti lirik lagu FSTVLST. Menyaksikan banyak sekali orang berpasangan tiba-tiba tampil di sebuah panggung dadakan layaknya pasangan duo Endah N Rhesaa. Atau mungkin musik berbahasa Jawa yang dikemas-dikawainkan dengan musik kontemporer layaknya Jogja Hip Hop Foundation.

Jogja juga mungkin bisa sedikit bersombong dengan kelebihan-kelebihan yang ia miliki. Selain memiliki banyak seniman, ia memiliki banyak pemikir. Pikiran-pikiran itu termuat dalam buku-buku yang terbit nyaris setiap hari. Ada puluhan penerbit, ada ratusan, dan bahkan mungkin ribuan penulis yang mengolah proses kretif mereka di Jogja. Mereka memproduksi karya fiksi dan nonfiksi, menghidupi dan menjadi debar jantung bagi hidup dan berkembangnya sebuah ekosistem budaya, wacana, pendidikan, dan seni penulisan.

(lebih…)

13 Februari 2017 | Pengantar “Buku dan Generasi Millennial” | JEC Yogyakarta

Bersama

Najwa Shihab dan FX. Rudy Gunawan

Festival MocoSik, Jogja Expo Center, 13 Februari 2017

Kita berada di sebuah zaman yang tidak terprediksi–kita bisa bertemu siapa saja dalam jeda sepersekian detik, berbicara, bahkan bertatap muka kapan saja kita mau.

Generasi millennial tumbuh dengan dunia, ide, dan gagasan generasinya. Inilah era dimana semua bertemu dan bisa saling berkolaburasi tanpa harus berkenalan formal dalam sebuah acara. Bekerja lintas kawasan, waktu, dan bahkan usia.

Dalam dunia gagasan, hal ini juga berubah pesat. Koran sudah tidak hanya dalam bentuk cetakan yang terlipat. Ia terbit bukan lagi setiap pagi, melainkan setiap detik. Ketika sebuah tulisan selesai, ia masuk ke surel redaktur, disunting, dan langsung terbit saat itu juga. Menyebar ke seluruh dunia, masuk di ponsel pintar setiap orang, dan siap dibaca. Pembaca juga bisa berdebat langsung tentang isi tulisan melalui fitur komentar.

Demikian juga dengan buku yang perlahan ikut bergerak. Coba tengok bagaimana setiap hari penerbit dan pembaca mengapresiasi buku di mana saja. Di media sosial, di web, dan kanal-kanal komunikasi mereka.

(lebih…)

12-14 Februari 2017 | Book & Music Festival – #MocoSik | JEC, Yogyakarta

Membaca Musik, Menyanyikan Buku
12 – 14 Februari 2017
JEC Yogyakarta

MocoSik adalah festival buku dan musik berskala nasional, berasal dari bahasa jawa yang artinya baca dulu, ‘iqra’. Mocosik adalah enggalan dari dua sukukata “moco” yaitu baca dan “sik” adalah Musik. sehingga Mocosik adalah gabungan antara baca dan musik. Ide yang berawal dari Anas Syahrul Alimi, sekaligus CEO dari Rajawali Indonesia Communication. Event Mocosik yang digelar pada tanggal 12, 13, dan 14 Februari 2017 di Jogja Expo Center ini, menggandeng IndiHome sebagai sponsornya. Rajawali Indonesia juga mengajak Kampung Buku Jogja (KBJ) untuk turut serta mensupport, khususnya dalam penyelenggaraan festival buku. Tujuan utama event ini yaitu untuk menyentuh buku dan musik demi menggemakan nafas kehidupan dari keduanya.

________________

Hari I
12 Februari 2017
___
13.00 – 15.00 WIB
Orasi Literasi:
Catatan Lapangan Gerakan Literasi Indonesia
Bersama Nirwan Arsuka (Pusataka Bergerak)
15.00 – 17.00
Tribut to Kuntiwijoyo
Orasi Budaya Kuntiwijoyo & Karyanya
Bersama Hamdy Salad
Musikalisasi karya:
AGONI
___
19.00 WIB
Rindu Kita, Seperti Penyair Kehilangan Kata
Bersama Endah N Rhesa
Tenang Sebentar Mengedepankan Diam Sebentar Membedakan
Bersama FSTVLST
Pak Dul sirahe gundul
Tuku roko neng Pasar Sentul
Arepo silul kudu wani cucul
Ora cucul ora ngebul
Bersama Jogja Hip Hop Foundation
________________________

(lebih…)

05 Februari 2017 | Rembulan Pemikiran George Junus Aditjondro | Sewon, Bantul, Yogyakarta

Tribute to GJA
Hari, Tanggal: Ahad, 05 Februari 2017
Pukul: 18.30 WIB
Tempat: Bale Black Box Radio Buku
Jl. Sewon Indah No. 1 Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Panggung Seremoni:
Doa bersama & Pre launch buku _Tidak Sekadar Mengantar_

Panggung Testimoni & Diskusi:
Rico Aditjondro, Max Lane, Baskara T Wardaya, Damairia Pakpahan, Yos Suprapto,
Herman E Degey, Topilus Bastian Tebay, Tri Agus Susanto Siswowiharjo.

Panggung Seni Musik, Puisi & Prosa:
Sastrarupa, Danto (Sisir Tanah) Fafa (Agoni), Deugalih, Andre Tanama.

By:
Keluarga GJA, Iboekoe, Radio Buku, Warung Arsip, Sastrarupa.

05 Februari 2017 | Peluncuran Dua Buku | Sewon, Bantul, Yogyakarta

Keluarga Buku Keluarga Bahagia

Hari, Tanggal: Ahad, 05 Februari 2017

Pukul: 18.30 WIB

Tempat: Bale Black Box Radio Buku

Jl. Sewon Indah No. 1 Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta

1. Keluarga Bahagia: Sembilan Memoar Luka Keluarga Indonesia

Tebal: 284 hlm
Kertas: Bookpaper
Ukuran: 14 x 21 cm
ISBN: 978-979-1436-41-0

Hikayat kecil “keluarga biasa” dari sudut-sudut kampung ini lalu menjelma menjadi kerlap-kerlip sejarah kecil. Semacam petite histoire.

Inilah sembilan memoar keluarga Indonesia. Luka dari kisah mereka yang perih dan penuh gelombang adalah penebusan untuk cita-cita agung menuju “Keluarga (Indonesia) Bahagia”.

 

2. Aku & Buku #3: Yang Menulis yang Mencintai Buku

Tebal: 174 hlm.
Ukuran Buku: 14 cm x 21 cm
Kertas Isi: Bookpaper
ISBN: 978-979-1436-42-7

Buku ini lahir dari proses belajar bersama selama tiga purnama dalam Kelas Radio Buku (Batch #4) yang diselenggarakan secara berkesinambungan. Kegiatan yang dituntun secara ketat oleh kurikulum berbasis akademi komunitas ini menjadikan buku ini sebagai bukti-lulus atau “ijazah” bahwa pembelajar telah menyelesaikan proses belajar bersama tentang tiga laku utama: membaca, mengelola-memproduksi informasi, dan menulis.

 

28 Januari 2017 | Bincang-Bincang Sastra Edisi 136 “Yogya Berhati Tawa” | Yogyakarta

 

 

Hari, Tanggal: Sabtu, 28 Januari 2017

Pukul: 20.00 WIB – 22.30 WIB

Tempat: Ruang Seminar Taman Budaya Yogyakarta

Tahun 2016 sudah berlalu. Tidak terasa acara Bincang-bincang Sastra yang digelar Studio Pertunjukan Sastra (SPS) sudah berlangsung kurang lebih 11 tahun. Pada bulan Januari 2017 ini, acara Bincang-bincang Sastra memasuki edisi ke 136. Mengusung tema “Yogya Berhati Tawa”, SPS akan mempertemukan tiga pensyair “humoris” dari tiga generasi berbeda yang dimiliki Yogyakarta, yakni Mustofa W. Hasyim, Joko Pinurbo, dan Andy Sri Wahyudi.

(lebih…)

Undangan Lokakarya Volunteer Radio Buku Batch #5

Salam Booklovers,

Terima kasih telah mengapresiasi program volunteer sebagai penyiar di Radio Buku. Kami mengundang dua belas orang yang lolos sebagai volunteer Radio Buku Batch #5 di bawah ini untuk mengikuti lokakarya Radio Buku. Adapun Lokakarya Volunteer Radio Buku Batch #5 akan diselenggarakan selama dua periode.

 

Lokakarya I akan diadakan pada,

Hari         : Sabtu – Minggu

Tanggal   : 21 – 22 Januari 2017

Pukul      : 13.00 – 21.00 WIB

Tempat   : Radio Buku, Jl. Sewon Indah I, Panggungharjo, Sewon, Bantul, D.I. Yogyakarta

Materi    : Jurnalisme Dasar dan Jurnalisme Warga; Menulis di Internet; Pembuatan Radio Streaming; Produksi Konten Siaran; dan Analisis Sosial

 

Lokakarya II akan diadakan pada,

Hari         : Sabtu – Minggu

Tanggal   : 28 – 29 Januari 2017

Pukul       : 13.00 – 21.00 WIB

Tempat   : Radio Buku, Jl. Sewon Indah I, Panggungharjo, Sewon, Bantul, D.I. Yogyakarta

Materi     : Produksi Suara Buku dan Penulisan Esai

(lebih…)

Undangan Seleksi Volunteer Batch #5 Radio Buku

 

Salam Booklovers,

Terima kasih telah mengapresiasi program volunteer sebagai penyiar di Radio Buku. Kami mengundang nama-nama pendaftar berikut ini:

(lebih…)

11 Januari 2017 | Pertunjuk Teater Berbasis Ludruk “Sarip Tambak Oso” | Yogyakarta

Hari, Tanggal: Rabu, 11 Januari 2017

Waktu: 19.30 WIB – Selesai

Tempat: Auditorium Teater ISI Yogyakarta, Jl. Parangtritis Km. 6,5 Sewon, Bantul, Yogyakarta

Tiket: RP. 15.000,-

  (lebih…)

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan