-->

Arsip Agenda & Donasi Toggle

29 April 2017 | Bincang-Bincang Sastra Edisi 139 bersama Studio Pertunjukan Sastra | Yogyakarta

PERJUMPAAN DENGAN TOKOH ANDA

 Hari, Tanggal: Sabtu, 29 April 2017
Pukul: 20.00 WIB
Tempat: Ruang Seminar Taman Budaya Yogyakarta

 

Studio Pertunjukan Sastra (SPS) bekerja sama dengan Taman Budaya Yogyakarta, kembali menggelar Bincang-Bincang Sastra (BBS). Mengusung tajuk “Perjumpaan dengan Tokoh Anda”, BBS edisi 139 kali ini hadir membincangkan cerpen-cerpen karya Risda Nur Widia dalam buku antologi cerpen Tokoh Anda yang Ingin Mati Bahagia seperti Mersault (Basabasi, 2016). Topik perbincangan tersebut akan diulas oleh Mario F. Lawi dan Risda Nur Widia dengan moderator Bagus Panuntun. Dalam acara ini juga akan tampil Komunitas Ngopinyastro membacakan salah satu cerpen dalam buku tersebut menjadi suatu pertunjukan sastra.

(lebih…)

27 Maret 2017 | Bincang-Bincang Teater Edisi Ketiga | Yogyakarta

 

Bincang-Bincang Teater Edisi Ketiga

“Seri Sejarah: Kisah Teater Yogya Era 70-an”

Hari, Tanggal: Senin, 27 Maret 2017

Pukul: 19.38 WIB

Tempat: Ruang Seminar Taman Budaya Yogyakarta

Bersama:

Fajar Suharno (Bengkel Teater/Teater Dinasti) dan

Meritz Hindra (Teater Alam)

Moderator:

Udik Supriyanta (Dewan Teater Yogyakarta)

(lebih…)

25 Maret 2017 | Bincang-Bincang Sastra Edisi 138 | Yogyakarta

BERGURU KEPADA SUTA NAYA DHADHAP WARU

 Hari, Tanggal: Sabtu, 25 Maret 2017

Pukul: 20.00 WIB

Tempat: Ruang Seminar Taman Budaya Yogyakarta

Pengisi Acara:

Emha Ainun Nadjib; Iman Budhi Santosa; Nana Ernawati;

Renville Siagian; dan Kelompok Musik Puisi NanKiNun

Pemandu Acara:

Sukandar

Studio Pertunjukan Sastra (SPS) bekerja sama dengan Taman Budaya Yogyakarta dan Penerbit Interlude, kembali menggelar Bincang-bincang Sastra (BBS). Bertajuk “Berguru Kepada Suta Naya Dhadhap Waru”, BBS edisi 138 hadir dalam rangka peluncuran buku Suta Naya Dhadhap Waru: Manusia Jawa dan Tumbuhan karya Iman Budhi Santosa.

(lebih…)

27 Maret 2017 | Launching Buku “Pias: Kumpulan Tulisan Seni dan Budaya” | Yogyakarta

 

 

Tanggal: 27 Maret 2017

Acara:

Launching Buku “Pias: Kumpulan Tulisan Seni dan Budaya”

(Diskusi, Bedah Buku, dan Pertunjukkan Musik)

Penulis: Aris Setyawan

Penerbit: Warning Books/Tan Kinira

Tahun terbit: Maret, 2017

Tebal: 302 halaman

Tempat: Yogyatourium, Yogyakarta

Pada tanggal 12 Maret 2017, penulis muda Aris Setyawan menerbitkan buku pertamanya bertajuk Pias: Kumpulan Tulisan Seni dan Budaya. Berisi 44 tulisan, Pias merupakan buku pertama karya Aris Setyawan. Sesuai dengan peran Aris yang bergerak di berbagai bidang: etnomusikolog; pemred media seni dan budaya Serunai.co; serta penabuh drum band Aurette and The Polska Seeking Carnival, tulisan-tulisan Aris dalam Pias pun membahas banyak bidang dan tidak terlalu spesifik membahas satu tema tertentu.

(lebih…)

10 Maret 2017 | Peluncuran Buku “Orang-Orang Panggung” | Yogyakarta

Hari, Tanggal: Jumat, 10Maret 2017

Pukul: 13.30 WIB

Tempat: Ruang Sutan Takdir Alisjahbana, Balai Bahasa DIY

Pembicara: Landung Simatupang dan Herry Mardianto

Membuka kegiatan di tahun 2017, Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta, melalui salah satu lini kegiatannya yakni Rumah Bahasa dan Sastra menggelar acara “Peluncuran Buku Orang-Orang Panggung Daerah Istimewa Yogyakarta”.

Rumah Bahasa dan Sastra berdiri sebagai tempat yang pas untuk memperkenalkan produk-produk Balai Bahasa DIY kepada masyarakat. Salah satu produk dari Balai Bahasa DIY itu adalah buku berjudul Orang-Orang Panggung Daerah Istimewa Yogyakarta yang berisi profil sejumlah teaterawan di DIY dan naskah drama karyanya, serta profil beberapa kelompok teater di DIY. Buku tersebut disusun oleh Herry Mardianto, Ahmad Zamzuri, Siti Ajar Ismiyati, dan Latief S. Nugraha.

(lebih…)

Ngayogbook 2017: Semua Buku dari Semua Penerbit, Diskon!

Jumat – Minggu
3 – 5 Maret 2017

Togamas Affandi
Jl. Affandi No.5 Gejayan, Yogyakarta (perempatan Condong Catur)

Togamas Kotabaru
Jl. Suroto No.8 Kotabaru, (depan Perpusda Kota Yogyakarta)

0822 2221 6505 | 0888 0614 0008 | 0811256675 (lebih…)

25 Februari 2017 | Bincang-Bincang Sastra Edisi 137 | Yogyakarta

Peluncuran Antologi Puisi

Aku dan Merapi karya Tomon H.W.

Sabtu, 25 Februari 2017

Pukul 20.00 WIB

Ruang Seminar Taman Budaya Yogyakarta

Pengulas:

Otto Sukatno C.R. (sastrawan dan pemerhati adat budaya ketimuran)

Pemandu:

R. Ari Nugroho

Pembaca Puisi:

Ir. Joko Supriyadi, M.Cs. (Dosen Kehutanan, UGM),

Ir. Ammy Nurwati, M.M. (Kepala Taman Nasional Gunung Merapi)

Dr. Muhammad Ali Imron (Wakil Dekan III Kehutanan, UGM)
(lebih…)

09 Maret 2017 | Diskusi Buku & Coaching Clinic Fotografi | Yogyakarta

Diskusi Buku & Coaching Clinic Fotografi

“Merekam Kisah Membuka Mata”

Hari, Tanggal: Kamis, 09 Maret 2017

Pukul: 09.00 – 15.00 WIB

Tempat: Auditorium Lembaga Indonesia Prancis/Institute Français Indonesia

Jln. Sagan No. 3 Yogyakarta

Pembicara:

  1. Seno Gumira Ajidarma (Penulis buku Kisah Mata, Rektor IKJ).
  2. Kris Budiman (Budayawan, Kritikus Sastra, Dosen UGM).
  3. Budi N.D. Dharmawan (Fotografer dokumenter, Stringer Fotografer National Geographic).

Moderator:

Hosea Hatmaji (Penggerak Komunitas Studio Batu)

Kontribusi Peserta:

Rp 50.000 (Mahasiswa D3/S1)

Rp 75.000 (Mahasiswa S2/S3/Umum)

Fasilitas: Seminar kit, sertifikat, makan siang, coffee break, dan undian door prize.

(lebih…)

06-18 Februari 2017 | Bazar Buku UGM Press 2017 “Back to Campus” | Yogyakarta

 

06–18 Februari 2017 | Senin hingga Sabtu

Pukul 08.30–16.00 WIB

di Showroom UGM Press

Jl. Grafika No. 1 Kampus UGM Bulaksumur Yogyakarta (timur Fakultas Teknik UGM).

 

Bazar buku UGM Press kini hadir kembali. Bagi para mahasiswa dan pencinta buku, khususnya di Kota Yogyakarta, mulai dapat mengunjunginya pada 06–18 Februari 2017. Acara ini akan berlangsung setiap hari Senin hingga Sabtu, pukul 08.30–16.00 WIB di Showroom UGM Press, Jl. Grafika No. 1 Kampus UGM Bulaksumur Yogyakarta (timur Fakultas Teknik UGM). Event yang kembali diadakan oleh UGM Press kali ini mengambil tema “Back to Campus”.

Acara ini dimeriahkan dengan berbagai suvenir gratis yang menarik, yaitu kalender*, alat tulis kantor*, stiker*, dan mug*, serta diskon hingga 70 persen. Ada banyak buku yang dibazarkan, baik buku eksakta maupun noneksakta.

Agung Bramantya, Ph.D., Manajer UGM Press, mengatakan bahwa acara ini dapat meningkatkan minat baca buku, baik dari kalangan mahasiswa maupun dari para pencinta buku, dengan harga yang ekonomis, tanpa merogoh kantong terlalu dalam.

Bazar buku ini dibuka untuk umum, baik untuk masyarakat Yogyakarta maupun luar Yogyakarta. Pengunjung yang tidak bisa datang langsung, dapat mengikuti event ini dengan mengakses http://ugmpress.ugm.ac.id dan akan mendapatkan diskon yang sama.

Membaca buku-buku yang baik berarti memberi makanan rohani yang baik (Buya Hamka, Sastrawan). Tidak hanya makanan untuk jasmani, rohani pun juga perlu makanan. Karena itu, mari membaca buku asli dan jangan lupa untuk membelinya di UGM Press. Bazar buku ini sangat sayang untuk dilewatkan. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo, ke Bazar Buku UGM Press!

________________

*S&K berlaku

 

12 Februari 2017 | Rilis Hari Pertama Mocosik Festival | JEC, Yogyakarta

 

Buku dan Musik Jogja

Kekuatan Gagasan dan Keistimewan

Ada banyak hal yang bisa Anda saksikan jika datang ke Yogyakarta. Anda mungkin adalah bagian dari 6,5 juta orang yang dalam setahun berdesakan di Bandara Adisucipto, puluhan juta orang yang datang lewat terminal dan stasiun, atau ribuan orang yang datang dengan kendaraan pribadi.

Jika ingin sesuatu yang lebih, Anda bisa datang ke gigs musik yang dihelat di panggung kecil dan besar, di café dan warung kopi. Atau datang ke puluhan komunitas di warung kopi, kampus, dan lokasi-lokasi yang tak biasa. Di sana, Anda bisa menemukan sekelompok orang berbicara banyak hal tentang buku, menulis karya sastra, seni rupa, dan lain sebagainya. Cobalah menelisik lebih dalam, Anda akan tercengang.

Jogja menawarkan itu! Lebih dari sekadar wisata alam dan wisata warisan sejarah. Anda bisa datang menyaksikan riuh orang saling bergerombol dan berputar dalam lingkaran–seperti lirik lagu FSTVLST. Menyaksikan banyak sekali orang berpasangan tiba-tiba tampil di sebuah panggung dadakan layaknya pasangan duo Endah N Rhesaa. Atau mungkin musik berbahasa Jawa yang dikemas-dikawainkan dengan musik kontemporer layaknya Jogja Hip Hop Foundation.

Jogja juga mungkin bisa sedikit bersombong dengan kelebihan-kelebihan yang ia miliki. Selain memiliki banyak seniman, ia memiliki banyak pemikir. Pikiran-pikiran itu termuat dalam buku-buku yang terbit nyaris setiap hari. Ada puluhan penerbit, ada ratusan, dan bahkan mungkin ribuan penulis yang mengolah proses kretif mereka di Jogja. Mereka memproduksi karya fiksi dan nonfiksi, menghidupi dan menjadi debar jantung bagi hidup dan berkembangnya sebuah ekosistem budaya, wacana, pendidikan, dan seni penulisan.

(lebih…)

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan