Mendengarkan Buku Membuka Cakrawala

Klik disini untuk mendengarkan radio

Tulisan

26 Apr 2013 Nadia Aghnia Fadhillah

Qbaca

Ardian Syam bekerja di @qbaca, salah satu produk dari Telkom, untuk Booklovers. Baginya, buku digital bisa jadi alternatif bagi booklovers yang hobi membaca banyak buku namun tidak punya ruang untuk rakbuku. Ardian Syam sering kehilangan buku kalau dibawa keluar kota. Makanya ebook lebih digemarinya. Daripada buku langka hilang. Maka sejak 2011, ia dan tiga orang temannya yang lain merintis @qbaca, gerakan indie dalam perusahaan Telkom. Sampai sekarang sudah menjadi salah satu sayap perusahaan.
25 Apr 2013 Nadia Aghnia Fadhillah

#23Tweets Wayang Ukur Sukasman (Pius Sigit Kuncoro)

Wayang Ukur Sukasman adalah tonggak seni rupa yang menjembatani wayang klasik dan wayang rupa. Berkesenian di Yogyakarta, Sigit Sukasman adalah pembelajar otodidak. Mulai sibuk menggambar, membaca, membuat wayang pukul 4 subuh hingga pukul 1 dini hari. Ia jarang keluar rumah. Hidup sendiri tanpa istri tanpa anak hingga berpulang selamanya.
25 Apr 2013 Nadia Aghnia Fadhillah

#23Tweets Jualan Ide Segar, Tuhan Sang Penggoda, dan Spiritual Creativepreneur (M. Arief Budiman)

M Arief Budiman, pendiri dan CEO Petakumpet bersedia menceritakan proses kreatifnya dalam berkesenian dan menulis pada radiobuku.com. Dengan dipandu oleh Sholahuddin, ia menceritakan alasan dan proses penulisan ketiga bukunya: Jualan Ide Segar, Tuhan Sang Penggoda, dan Spiritual Creativepreneur. Ia juga membagi suka dukanya dalam mendirikan Petakumpet, usaha berbasis kreatif, yang dirintisnya sejak kuliah.
25 Apr 2013 Nadia Aghnia Fadhillah

#23Tweet Qbaca

Ardian Syam bekerja di @qbaca, salah satu produk dari Telkom, untuk Booklovers. Baginya, buku digital bisa jadi alternatif bagi booklovers yang hobi membaca banyak buku namun tidak punya ruang untuk rakbuku. Ardian Syam sering kehilangan buku kalau dibawa keluar kota. Makanya ebook lebih digemarinya. Daripada buku langka hilang. Maka sejak 2011, ia dan tiga orang temannya yang lain merintis @qbaca, gerakan indie dalam perusahaan Telkom. Sampai sekarang sudah menjadi salah satu sayap perusahaan.
25 Apr 2013 Nadia Aghnia Fadhillah

#23Tweets Salman Faridi (Yogyakarta)

Salman Faridi dibesarkan di keluarga yang cinta buku. Pernah menekuni dunia jurnalis, lalu menjadi penulis cerita anak dan editor. Kini ia CEO Penerbit Bentang Pustaka. Selain bercerita tentang buku-buku yang mempengaruhinya, ia juga menceritakan dapur penerbitan yang dikelolanya. Baginya, sebuah penerbit tidak dapat berdiri sendiri, melainkan ada beberapa pihak yang mendukungnya, seperti penulis, editor, proofrider, layouter, desain cover, dll. Penulis masih dinggap sedikit, untuk itu, Bentang Pustaka mengadakan sekolah menulis guna menjaring penulis-penulis yang berkualitas.