KulTwit -> Kalangwan dan Penjaga Aksara (Aksara Bagian 3)
Booklovers, kita lanjutkan penjelajahan ke soal-soal aksara di momentum #HariAksaraInternasional 8 September 2012. Kali ini soal penjaga-penjaga aksara. Ya, soal Kalangwan.
1 Untuk menjaga dan mengoperasikan aksara2 itu, di Jawa dikenal istilah Kalangwan.
2 Menurut Zoetmulder -> kalangwan atau kalangon berarti keindahan lantaran sastra bikin orang ekstase (lango).
3 Kalangwan yg dimaksud merujuk pd tradisi penulisan kitab dengan pola puisi naratif yg jadi ciri khas sastra awal di Nusantara.
4 Kalangwan juga, terkait dgn pengertian aksara Kawi yg punya arti harafiah sbg “penyair” & kakawin berarti puisi
5 Kalangwan ini yg mencipta dan sekaligus menjaga sedemikian rupa, mis bahasa Jawa Kuno, dgn pelbagai jalan.
6 Kalangwan-lah yg menjaga bahasa dgn jln menerjemahkan atau adaptasi, penciptaan, perawian, jg publikasi dgn ritus membaca bersama.
7 Puncak prestasi kalangwan sbg adaptor/penerjemah diabad 14 saat pemerintah resmi memaklumatkan penerjemahan besar2an
8 Saat itu kesemarakan penulisan berlangsung dan para kalangwan mendapat tempat terhormat disisi sang raja.
9 Kalangwan dekat dengan raja, tapi kehidupannya berada diluar istana. Mereka punya permukiman sendiri.
10 Salahsatu padepokan kalangwan terpenting di Jawa Timur adalah Lemah Tulis di Kediri.
11 Alumni-alumni Lemah Tulis terpenting antara lain Mpu Baradah, Mpu Tantular, dan Mpu Prapanca
12 Bila ada padepokan-padepokan kalangwan di kawasan lain mohon booklovers bisa menambahkannya. Untuk memperkaya twit ini.
13 Kalangwan: karakter individu atau kolektif yg dgn kemampuan asketis & estetisnya berusaha mencipta, menjaga...
14 ... dan setia mempublikasikan aksara dan bahasa dlm tindakan keberaksaraan
15 Nah, kalangwan-kah kamu, booklovers?


