-->

23Tweets Toggle

23 Tweets | Buku Pertamaku – FSTVLST | Yogyakarta

FSTVLST, kelompok musik yang beraliran rock dari Kota Yogyakarta, turut menjadi pengisi panggung di event “MOCOSIK” Book and Music Festival. Band ini beranggotakan Farid Stevy Asta, Roby Setiawan, Humam Mufid Arifin, serta Danish Wisnu Nugraha. Band yang bermula dari Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta ini mengusung konsep “Almost Rock Barely Art”.

#23TWEETS
1. FSTVLST (@FSTVLST), kelompok musik beraliran rock asal Yogyakarta turut meramaikan panggung “MOCOSIK” Book and Music Festival (@MocoSikFestival). #BukuPertamaku

2. @FSTVLST disatukan oleh buku gambar, karena personil awalnya Mahasiswa Seni Rupa ISI. Band ini awalnya bernama Jenny. #BukuPertamaku

3. Bagi @FSTVLST, hubungan buku dan musik saling melengkapi. Keduanya merupakan alat untuk menyampaikan gagasan. #BukuPertamaku

4. “Ketika saya membaca buku, saya membaca gagasan, jadi perkara saya percaya atau nggak itu urusan nanti,” kata Farid Stevy Asta (@faridstevy). #BukuPertamaku

5. Seperti ketika @FSTVLST bermusik untuk menyampaikan gagasan. Hal itu tidak dijadikan sebagai tolak ukur kebenaran yang mutlak. #BukuPertamaku

6. @faridstevy pertama kali baca buku yaitu Majalah Bobo seperti anak kecil yang lain. Majalah itu ia pinjam dari teman. @FSTVLST #BukuPertamaku

7. Buku pertama Roby Setiawan (@robytalok) adalah komik berjudul The Punisher. Komik itu membuatnya merasa ingin membunuh orang jahat. @FSTVLST #BukuPertamaku

8. @robytalok juga terkesan dengan Sekolah Itu Candu karya Roem Topatimasang. Ia merasa buku itu jujur dalam menyampaikan isi. #BukuPertamaku

9. Menginjak dewasa, @robytalok juga membaca Nyanyian Sunyi Seorang Bisu karya Pramoedya. Namun ia merasa sulit menuntaskan baca buku. #BukuPertamaku

10. Buku pertama yang menarik bagi Humam Mufid Arifin (@movedabz) adalah buku musik Hot Chord. Lalu benar-benar suka buku saat dapat buku sejarah musik. #BukuPertamaku

11. Yang menarik bagi @faridstevy dari Majalah Bobo adalah visualnya. Menarik bagaimana cara mereka menuturkan ceritanya. @FSTVLST #BukuPertamaku

12. Buku Nyanyian Sunyi Seorang Bisu membentuk konsepsi @robytalok akan kekerasan, kelembutan, kesabaran, dan keikhlasan. #BukuPertamaku

13. “Bukan tentang isi bukunya mengubah saya menjadi apa, tetapi kemudian saya jadi tahu ada hal-hal seperti itu.” @faridstevy #BukuPertamaku

14. Buku yang mempengaruhi @faridstevy adalah Manusia Indonesia karya Mochtar Lubis. Berisi pidatonya pada 1960 – 1970. #BukuPertamaku

15. @robytalok terkesan dengan Nyanyian Sunyi Seorang Bisu karena menggambarkan kejadian-kejadian seperti puzzle. Menulis lalu disimpan dari petugas. #BukuPertamaku

16. “Gunawan Maryanto (@gunawanmaryanto) hidup di lingkungan kita. Ia berkarya, bersyair, baca puisi, dan berteater. Ia layak diidolakan.” @FSTVLST #BukuPertamaku

17. Lirik lagu @FSTVLST tak banyak dipengaruhi entitas lain. Jika terpengaruh, tak ada yang sungguh-sungguh terpengaruh dengan kuat. #BukuPertamaku

18. Minat baca ketika dikonversi menjadi minat baca buku fisik memang turun, tapi secara general tetap tinggi. @FSTVLST #BukuPertamaku

19. Di era digital semua orang berubah. Ada kecenderungan memarjinalkan pembaca buku non fisik atau teks non buku. @FSTVLST #BukuPertamaku

20. Minat bacanya besar, tapi karena miskin konten maka teks-teks itu menjadi bacaan yang tidak ada saripatinya. @FSTVLST #BukuPertamaku

21. Pembaca buku harus dewasa menyikapi buku. Motivasi untuk baca buku ini jangan disertai tindakan-tindakan yang tidak perlu. @FSTVLST #BukuPertamaku

22. Mayoritas kita masih berpikiran sempit. Apa yang diterima langsung disahkan sebagai kebenaran yang tidak bisa ditolak. @FSTVLST #BukuPertamaku

23. Semua buku dan teks harus bisa diukur dengan hati nurani. Semoga dengan buku kita makin terbuka pikirannya. @FSTVLST #BukuPertamaku

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan