-->

23Tweets Toggle

23 Tweets | Komunitas – Sanggar Anak Akar (Susilo Adinegoro) | Yogyakarta

Susilo Adinegoro, akrab dipanggil Pakde Sus, aktif di Sanggar Anak Akar Jakarta. Ia memproklamirkan model pendidikan integratif, dengan nama Sekolah Otonom Sanggar Anak Akar. Juli 2016, ia bersama kawan-kawan mendeklarasikan Gerakan Jaringan Pendidikan Alternatif yang diinisiasi beberapa lembaga.

Sejak muda Pakde Sus sudah akrab dengan pendidikan alternatif. Hal itu bermula dari kegiatannya di sanggar seni depan Kraton Solo. Sejak pindah ke Jakarta, ia aktif sebagai relawan di Institut Sosial Jakarta untuk mendampingi anak-anak jalanan.

Dalam acara Bulan Pendidikan dan Kebudayaan, Pakde Sus bersama kawan-kawannya menginisiasi Dialog Nasional Pendidikan Alternatif pada Oktober 2016 berlangsung di Sanggar Anak Alam Yogyakarta dengan tajuk Kongres Anak Merdeka.

#23TWEETS
1. Susilo Adinegoro (@waroengDenSoes) saat ini tercatat aktif di @SanggarAnakAkar yang merupakan lembaga pendidikan alternatif dengan metode integratif. #Komunitas

2. #GerakanJaringanPendidikanAlternatif merupakan gagasan @SanggarAnakAkar dan beberapa lembaga sejenis lainnya dari berbagai daerah. #Komunitas

3. Sejak muda @waroengDenSoes sudah akrab dengan pendidikan alternatif, bermula dari kegiatannya di sanggar seni depan Kraton Solo. #Komunitas

4. Sejak pindah ke Jakarta, @waroengDenSoes aktif sebagai relawan di #InstitutSosialJakarta untuk mendampingi anak-anak jalanan. #Komunitas

5. Dalam mengajari anak-anak jalanan, @waroengDenSoes menggunakan hal-hal terdekat, seperti jumlah koran atau dagangan yang mereka bawa. #Komunitas

6. Menulis adalah salah satu kegiatan yang ada di @SanggarAnakAkar, ada anak yang telah menelurkan karyanya dengan judul #TuhanTemaniAku. #Komunitas

7. Anak-anak yang didampingi di @SanggarAnakAkar belajar bersama tidak hanya bagaimana cara membaca teks, juga membaca ritme hidup. #Komunitas

8. Dalam acara #BulanPendidikandanKebudayaan, @waroengDenSoes bersama rekan menginisiasi #DialogNasionalPendidikanAlternatif. #Komunitas

9. #PertemuanNasionalPendidikanAlternatif pada bulan Oktober 2016 berlangsung di Yogyakarta dengan tajuk #KongresAnakMerdeka. #Komunitas

10. Hal yang paling diharapkan dalam acara #PertemuanNasionalPendidikanAlternatif adalah adanya refleksi pendidikan untuk anak-anak. #Komunitas

11. #PertemuanNasionalPendidikanAlternatif berlangsung 21-23 Oktober 2016, menghadirkan akademisi dan praktisi pendidikan. #Komunitas

12. #PertemuanNasionalPendidikanAlternatif bertempat di @SalamJogja (Sanggar Anak Alam) Nitiprayan, Bantul pada 21-23 Oktober 2016. #Komunitas

13. Untuk informasi lebih lanjut mengenai #PertemuanNasionalPendidikanAlternatif ini, silahkan kunjungi www.pendidikanalternatif.org #Komunitas

14. Acara #PertemuanNasionalPendidikanAlternatif dibuka secara resmi oleh Dirjen Kebudayaan @hilmarfarid dari Kemendikbud. #Komunitas

15. Panitia #PertemuanNasionalPendidikanAlternatif berharap acara ini memberi energi dan ide baru untuk pendidikan anak di tanah air. #Komunitas

16. Menurut @waroengDenSoes slogan “Ayo Sekolah!” kurang tepat, “Ayo Belajar!” adalah lain hal, karena belajar bisa di mana saja. #Komunitas

17. Anak-anak harus dimerdekakan agar bisa belajar secara otonom dan leluasa sesuai dengan minat serta bakatnya, jangan dipaksa. #Komunitas

18. Dalam pendidikan altrenatif, hal-hal administratif seperti ijazah dan sertifikat bukan hal yang utama, kemampuan dan cara pikir yang utama. #Komunitas

19. Pendidikan mainstream hari ini mengajari anak-anak mengubah dunia yang jauh dari mata, tapi tidak peduli dengan dunia kecil di sekitar. #Komunitas

20. Kita sibuk mengajarkan metode pendidikan buah pikiran orang asing, sedangkan pemikir pendidikan dari bangsa sendiri dilupakan. #Komunitas

21. Anak-anak harus dididik dengan cara yang beragam, tidak bisa disamakan, karena setiap anak memiliki kemampuan berbeda. #Komunitas

22. @waroengDenSoes berpesan pada anak-anak muda untuk mengenal buah pikiran dari pemikir-pemikir kritis yang ada di dunia dan Indonesia. #Komunitas

23. @waroengDenSoes berharap @radiobuku menjadi agen yang mengenalkan tokoh-tokoh pemikir kritis yang ada di Indonesia kepada anak-anak muda. #Komunitas

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan