-->

23Tweets Toggle

23 Tweets | Komunitas – Komunitas Lubang Jarum Yogyakarta | Yogyakarta

Komunitas Lubang Jarum Jogja (KLJ Jogja) adalah komunitas fotografi cabang regional dari Komunitas Lubang Jarum Indonesia (KLJI). Komunitas ini terbentuk setelah bergerilya melakukan workshop fotografi dari Jawa, Bali, hingga Makassar. Kemudian pada 17 Agustus 2002, Ray Bachtiar Dradjat meresmikan berdirinya KLJI. KLJ Jogja banyak mengadakan workshop fotografi khususnya dengan media kamera lubang jarum, dengan slogan mereka ‘Membuat Bukan Membeli’. KLJ Jogja bisa ditemui di Kelas Pagi Yogyakarta, Jl. Brigjen Katamso. Gang 50m selatan Jogjatronik, Yogyakarta.

#23TWEETS
1. Kota Jogja memiliki beragam komunitas fotografi. Salah satu yang menarik ialah Komunitas Lubang Jarum Jogja @kljjogja. #Komunitas

2. Irman Ariadi (@l0g1st1c14n) dan Briliyan (@BriliyanSA) dari @kljjogja mengungkapkan @kljjogja bermula dari sinergi bersama Komunitas Lubang Jarum Indonesia (@official_KLJI) pada 2002. #Komunitas

3. @kljjogja, komunitas fotografi yang fokus pada penggunaan media kamera lubang jarum ini mengusung slogan ‘Membuat Bukan Membeli’. #Komunitas

4. Inilah yang membedakan @kljjogja dengan komunitas fotografi lain, yaitu medianya dapat menggunakan kamera buatan sendiri. #Komunitas

5. Di @kljjogja yang dituntut bukan bagaimana kita membuat gambar yang bagus, tapi lebih pada menikmati proses dalam bermain kamera. #Komunitas

6. @kljjogja lebih banyak edukasi tentang kamera lubang jarum, namun tak menutup kemungkinan untuk diskusi tentang perkembangan fotografi. #Komunitas

7. Sebab, jika @kljjogja hanya bicara tentang kamera lubang jarum atau mengembangkan eksperimentalnya, topik itu sempit sekali. #Komunitas

8. Kegiatan @kljjogja berupa workshop dan hunting bersama. Itu semua bisa dilihat di media sosial maupun blog kljjogja.wordpress.com #Komunitas

9. Selain itu, @kljjogja juga punya momen Lebaran Lubang Jarum. Ini merupakan gerakan memotret sedunia bersama pada akhir April. #Komunitas

10. @kljjogja juga sering diundang ke berbagai pameran. Akhir 2016, @kljjogja terlibat dalam pameran di @PinasthikaFest. #Komunitas

11. Momentum inilah yang membuat @kljjogja mengevaluasi lagi bagaimana menyelenggarakan pameran sendiri dengan lebih baik. #Komunitas

12. Untuk pendanaan kegiatan, @kljjogja belum mempunyai sumber yang pasti, namun biasanya anggota @kljjogja melakukan iuran. #Komunitas

13. Namun, seringkali @kljjogja ketika berkegiatan kemudian menghasilkan sesuatu, selanjutnya ditabung untuk modal pergerakan. #Komunitas

14. Di @kljjogja, kita bisa berimajinasi kemudian mengembangkan proses itu sesuai dengan karakter atau buku-buku yang biasa kita baca. @Komunitas

15. @kljjogja pernah membuat kamera lubang jarum underwater dari barang bekas. Tidak murahan, tapi cukup menghemat pengeluaran. #Komunitas

16. @l0g1st1c14n mengungkapkan, dengan kamera lubang jarum, kita bisa melihat dunia dari suatu celah yg sangat kecil. @kljjogja #Komunitas

17. Dengan hadirnya @kljjogja bukan berarti teknologi fotografi tak berkembang, namun dengan cara ini kita belajar tentang proses. #Komunitas

18. @BriliyanSA mengungkapkan, di sekolah swasta dengan program international, kamera lubang jarum diajarkan pada siswanya. @kljjogja #Komunitas

19. Pada prinsipnya, semua media bisa digunakan menjadi kamera lubang jarum asal mereka memiliki ruang gelap. @kljjogja #Komunitas

20. Kemudian media itu diberi lubang kecil, misalnya dengan cara ditusuk, supaya memberi ruang bagi cahaya untuk masuk. @kljjogja #Komunitas

21. Akan ada refleksi dari gambar di luar ruangan itu. Kita tangkap dengan kertas atau media rekam untuk dilihat hasilnya. @kljjogja #Komunitas

22. Tubuh kita juga kamera. Ketika kita memejamkan mata, otak kita akan merespon membentuk sesuatu pencitraan. @kljjogja #Komunitas

23. Setiap kegiatan akan diinfokan melalui media sosial @kljjogja, namun sejauh ini @kljjogja bisa ditemui di Kelas Pagi Yogya (@kelaspagiyogya). #Komunitas

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan