-->

23Tweets Toggle

23 Tweets | Buku Pertamaku – A. S. Rimbawana | Yogyakarta

A.S. Rimbawana merupakan mahasiswa Pendidikan Sejarah di Universitas Negeri Yogyakarta. Kesenangannya membaca buku banyak dipengaruhi oleh cerita masa kecil dengan sang ayah yang menjadi guru di sekolahnya. Dongeng Ayah Rimbawana membawanya menempuh perkuliahan saat ini. Beberapa penulis seperti Pramoedya Ananta Toer, Idrus dan Seno Gumira Ajidarma, banyak membantu Rimbawana dalam melihat kondisi sosial budaya Indonesia secara nyata.

#23TWEETS
1. A.S. Rimbawana (@Rimbawanaaris) merupakan mahasiswa sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (#UNY), yang tergabung dalam @radiobuku dan organisasi LPM Ekspresi (@ekspresionline). #BukuPertamaku

2. Sewaktu SD, @Rimbawanaaris bersekolah di pinggiran kota dan harus menempuh perjalanan sulit tanpa alas kaki tiap harinya. #BukuPertamaku

3. Ayah @Rimbawanaaris merupakan Guru SD di sekolahnya, sehingga ia mendapat izin untuk menggeledah isi dalam lemari buku besar di sekolah. #BukuPertamaku

4. @Rimbawanaaris bertemu buku pertamanya di Kelas 4 SD, ketika membaca buku mengenai #NicolausCopernicus. #BukuPertamaku

5. Buku ini dibaca @Rimbawanaaris secara sembunyi-sembunyi pada jam istirahat , di dalamnya menjelaskan mengenai heliosentris, di mana bumi memutari matahari. #BukuPertamaku

6. Sewaktu kecil, ayah @Rimbawanaaris sering membacakan dongeng dan ilustrasi di dalamnya selalu membekas hingga hari ini. #BukuPertamaku

7. Buku kedua @Rimbawanaaris, berjudul #4sekawan. Buku ini bercerita mengenai persahabatan empat ekor burung dengan segala rintangannya. #BukuPertamaku

8. Buku ketiga, merupakan buku yang bercerita mengenai #Ganesha, memiliki ilustrasi berwarna, Ganesha membelah kepala raksasa. #BukuPertamaku

9. Sampai saat ini, ketika membeli buku, @Rimbawanaaris selalu terbayang buku #Ganesha yang dibacanya pada waktu kecil. #BukuPertamaku

10. Pada awal perkuliahan tidak ada gejala @Rimbawanaaris akan senang dengan buku, walaupun sejak SMA sudah mulai mengoleksi buku. #BukuPertamaku

11. Pada semester 3 masa perkuliahannya, @Rimbawanaaris keranjingan mengumpulkan buku dan sering kali uang sakunya habis untuk buku. #BukuPertamaku

12. Buku keempat @Rimbawanaaris, Tetralogi #Bumimanusia. Dari buku ini ia semakin sadar bahwa kolonial merupakan sesuatu yang kompleks. #BukuPertamaku

13. Cerpen Seno Gumira dengan judul Dodolitdodolitdodolibret (Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas Tahun 2012), memberi @Rimbawanaaris gambaran beragama di Indonesia, yang saling berebut mana yang benar. #BukuPertamaku

14. Dalam proses penulisan Aku dan Buku #3, @Rimbawanaaris mengambil dari keterkaitan dengan dirinya sendiri. #AkuDanBuku #BukuPertamaku

15. Mengedit bersama Mas Fairus dan Mas Faiz menjadi pengalaman menarik bagi @Rimbawanaaris. #AkuDanBuku #BukuPertamaku @radiobuku

16. Menurut @Rimbawanaaris pada proses inilah, ia mengerti bagaimana rasanya membenturkan pemahaman penulis dengan editor. #AkuDanBuku #BukuPertamaku

17. Selama di @radiobuku menulis menjadi lebih mudah dan teliti. Penggunaan referensi sebaik mungkin dalam penulisan. @Rimbawanaaris #BukuPertamaku

18. @Rimbawanaaris:”Saya tidak ada batasan kapan saya akan berhenti menulis dan membaca, mungkin seumur hidup.” #AkuDanBuku #BukuPertamaku

19. Keinginan @Rimbawanaaris, dalam jangka pendeknya ingin menyelesaikan skripsi dan dalam jangka panjang akan tetap menggeluti sejarah. #BukuPertamaku

20. Sewaktu kecil @Rimbawanaaris diperkenalkan sejarah secara tidak langsung oleh ayahnya, mengenai VOC dan Majapahit. #BukuPertamaku @radiobuku

21. Di sisi lain @Rimbawanaaris terjun dalam sejarah karena merasa tidak bisa ilmu pasti, pemikirannya terlalu absurd bagi ilmu pasti. #BukuPertamaku

22. @Rimbawanaaris belum menemukan apa yang bisa ditulis dalam penelitiannya, karena menurutnya telah banyak yang ditulis dan diungkap oleh kakak kelasnya. #BukuPertamaku

23. @Rimbawanaaris: “Kalau tidak banyak membaca, tidak akan ada hal baru yang dapat saya telurkan”. #BukuPertamaku

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan