-->

23Tweets Toggle

23 Tweets | Angkringan Buku – Andri Rizki Putra (Orang Jujur Tidak Sekolah) | Yogyakarta

Andri Rizki Putra adalah penulis buku non-fiksi Orang Jujur Tidak Sekolah. Ia berhenti sekolah ketika SMA karena kecewa dengan sistem pendidikan formal yang seolah membiarkan praktik ketidakjujuran dengan memberikan bocornya kunci jawaban UN kepada murid-muridnya. Ia belajar sendiri dengan sistem pendidikan kesetaraan. Ia lulus Fakultas Hukum UI dalam enam semester dan mendirikan Yayasan Pemimpin Anak Bangsa (YPAB) yang kegiatannya mengajar orang-orang putus sekolah dengan mengedepankan spirit pendidikan kejujuran.

Wawancara kali ini juga ditemani oleh Intan Nurjannah. Wanita berkacamata ini adalah editor penerbit Bentang Pustaka Jogja, yang sekaligus juga merupakan editor Andri dalam bukunya Orang Jujur Tidak Sekolah.

1 @andrizkiputra, penulis buku Orang Jujur Tidak Sekolah dan pendiri YPAB. @nurjannahintan, editor Bentang Pustaka #AngkringanBuku

2 Buku @andrizkiputra ditulis berdasarkan kekecewaannya terhadap pendidikan sekolah formal yang mengesampingkan kejujuran #AngkringanBuku

3 @andririzkiputra menyaksikan praktek kecurangan UN di sekolahnya. Ia tidak memiliki chanel untuk meluapkan kekecewaannya #AngkringanBuku

4 @andririzkiputra memutuskan berhenti sekolah saat SMA dan menemukan sistem  pendidikan kesetaraan. Ia mulai belajar sendiri #AngkringanBuku

5 @andririzkiputra berhasil lolos paket C (setara SMA) dalam satu tahun, lalu masuk seleksi PTN dan diterima di Fakultas Hukum UI #AngkringanBuku

6 Ketika kuliah @andririzkiputra hanya berpikir: kerja keras, kerja jujur, dan doa. Ia lulus S1 dalam waktu enam semester #AngkringanBuku

7 @andririzkiputra merasa pengalamannya bukan hanya untuknya sendiri tapi juga perlu dibagikan pada teman-teman yang putus sekolah. #AngkringanBuku

8 @andririzkiputra dan teman-temannya dari berbagai profesi mendirikan Yayasan Pemimpin Anak Bangsa bagi masyarakat putus sekolah #AngkringanBuku

9 @nurjannahintan: “Awalnya kita tertarik dengan isu pendidikan adalah hak semua masyarakat. Kita tertarik dengan YPAB-nya.” #AngkringanBuku

10 @nurjannahintan tertarik dengan gejolak gerakan belajar. YPAB pernah mengajar ibu-ibu rumah tangga. Lalu ibu-ibu itu mengajari ibu-ibu lain #AngkringanBuku

11 Ada back story yang tidak kalah menarik bagi @nurjannahintan. Anak sampai patah hati, tidak dengan pacar, tapi dengan sistem pendidikan #AngkringanBuku

12 @nurjannahinta merasa Rizki berani karena daripada ada di sistem pendidikan yang mengajari berbohong, ia keluar dari sistem #AngkringanBuku

13  Judul awal naskah @andririzkiputra adalah self schooling. Bentang mengubahnya karena ini tentang semangat pendidikan kejujuran #AngkringanBuku

14 @andririzkiputra dan Bentang banyak melakukan diskusi buku dan seminar tentang gerakan jujur dalam pendidikan dari 2014 sampai sekarang  #AngkringanBuku

15 Buku pertama yang berkesan bagi @andririzkiputra adalah komik Doraemon dan Ghostbumps. Sekarang Ia sedang suka buku biografi #AngkringanBuku

16 Kelas 2 SMP @nurjannahintan membaca Para Priyayi, Umar Kayam. Ia belajar tidak ada yang benar-benar benar dan benar-benar salah. #AngkringanBuku

17 @andririzkiputra terkesan dengan Biografi Lee Kuan Yew yang membangun negara tanpa SDA tapi dalam 50 tahun bisa jadi negara dunia pertama #AngkringanBuku

18 Lee Kuan Yew mewarisi genetik di tiap masyarakat Singapura, 3 hal: menghormati yang lebih tua, ramah lingkungan, dan anti korupsi #AngkringanBuku

19 Majalah Bobo mempengaruhi masa kecil @nurjannahintan. Cerita-cerita di Bobo jadi panutan, khususnya dalam berhubungan dengan saudara #AngkringanBuku

20 Kesulitan @nurjannahintan adalah Rizki menceritakan benar-benar semuanya. Sehingga sangat banyak bahan. Tapi itu juga jadi kekayaan #AngkringanBuku

21 Setelah membaca buku @andririzkiputra, @nurjannahintan merasa kejar paket A, B, C ternyata adalah peluang yang sangat besar #AngkringanBuku

22 Banyak yang yakin jujur itu perlu. Dari feedback pembaca @andririzkiputra, rata-rata bilang “makasih saya tidak merasa sendirian” #AngkringanBuku

23 @nurjannahintan merasa apatis itu berbahaya, ketika anak muda membiarkan apa saja terjadi tanpa ada kritik dan teguran #AngkringanBuku

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan