-->

23Tweets Toggle

23 TWEETS | BUKU PERTAMAKU – TIKA BISONO | PALU

 

tika-bisono

Tika Bisono adalah penyanyi dan psikolog Indonesia. Ia menulis beberapa buku psikologi populer berbahasa Indonesia.

1 Waktu kecil Tika Bisono membaca buku Hersy Anderson, Nona Agogo dan buku  pewayangan Indonesia R.A. Kosasih #BukuPertamaku

2 Menurut Tika, kisah-kisah pewayangan Indonesia memiliki makna filosofi yang sangat dalam. “Itu kan filosofinya gila-gilaan.” #BukuPertamaku

3 Buku berpengaruh bagi Tika sewaktu kecil adalah Wiro si Anak Rimba. Buku  itu membuatnya berkeinginan untuk menjelajahi seluruh Indonesia #BukuPertamaku

4 Membaca buku membuat Tika suka menulis. Ia menulis untuk mengekspresikan pikiranya, seperti ekspresi penulis yang ia tangkap di setiap buku #BukuPertamaku

5 Awalnya Tika menulis untuk Majalah Dinding sekolah sewaktu masih SD.  Seminggu sekali ia membuat tulisan baru untuk dipajang di Mading #BukuPertamaku

6 Memasuki masa SMP dan SMA, Tika beralih menulis untuk majalah sekolah. Tulisanya beragam dari puisi, cerpen hingga essai #BukuPertamaku

7 Sejak jadi mahasiswi Tika membaca buku-buku psikologi populer. Tiap menyambangi toko buku, rak Psikologi tak pernah ia lewatkan #BukuPertamaku

8 Buku Psikologi populer di Indonesia sangat sedikit, kebanyakan buku Psikologi ilmiah. Masyarakat umum sulit membaca buku yang terlalu teoritis #BukuPertamaku

9 Tika memilih untuk menulis buku Psikologi populer agar semua orang bisa membacanya. Sudah empat buku yang ia tulis #BukuPertamaku

10 Buku pertama berjudul My Think My Inspiration tentang komunikasi antara orang tua dan remaja. Komunikasi di antara keduanya tidak mudah #BukuPertamaku

11 Buku kedua berjudul We Have a Problem, but I’m on Your Side. “Bahasa Indonesianya kita emang punya masalah, tapi gua berpihak sama elu.” @tika_p_bisono #BukuPertamaku

12 Esensinya tentang penyelesaian masalah dalam persahabatan. Kalau punya masalah  tidak boleh berjauhan, melainkan diselesaikan bersama #BukuPertamaku

13 Buku ketiga berjudul Dua Belas Racun Kasih Sayang Orang Tua. Isinya tentang pemberian kasih sayang orang tua kepada anak yang salah #BukuPertamaku

14 “Banyak Orang tua menerapkan kasih sayang yang salah. Anak kalo di-bully jadi melenceng wajar, tapi anak disayang melenceng juga, gak wajar.” #BukuPertamaku

15 Buku keempat adalah Serba-Serbi Popularitas. Ditulis atas fenomena remaja yang jadi terkenal tapi tak bisa mengendalikan popularitasnya #BukuPertamaku

16 Menurut Tika, untuk jadi penulis kita bisa mulai menuliskan pengalaman apapun yang terlihat. Semua tulisan disimpan, kemudian dikumpulkan #BukuPertamaku

17 “Anak autis aja bisa lho, akhirnya anak autis itu bikin buku. Karena apapun yang terlihat, ia tulis di komputernya.” @tika_p_bisono #BukuPertamaku

18 “Mertuaku sudah delapan satu tahun, rajin banget ngirim tulisanya lewat WA. Itu eyang yang luar biasa banget.” @tika_p_bisono #Bukupertamaku

19 Tika prihatin dengan kondisi anak-anak. Mereka tidak mendapat stimulasi yang cocok sesuai  usia. Musik anak sudah tak ada, membaca juga tidak suka #BukuPertamaku

20 Sastrawan, guru Bahasa Indonesia dan Kemendikbud bertanggung jawab terhadap masa depan  anak-anak Indonesia dalam dunia literasi #BukuPertamaku

21 Guru Bahasa Indonesia tidak boleh sekedar mengajarkan tata bahasa saja. Perlu ditambah dengan kesusasteraan dan mengarang bagi anak-anak #BukuPertamaku

22 Anak-anak Indonesia membutuhkan kecerdasan verbal, musical, linguistik dan kecerdasan logika. Dengan semua itu, kita akan jadi bangsa yang besar #BukuPertamaku

23 “Anak Indonesia harus jadi dirinya sendiri, bukan jadi manusia yang didikte. Dia bisa jadi orang sukses, tapi kalo didikte dia tidak bisa apa-apa sebenarnya.” #BukuPertamaku

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan