-->

23Tweets Toggle

23 Tweets | Buku Pertamaku – Galih Ari Jatmiko | Yogyakarta

galih

Galih Ari Jatmiko merupakan salah satu penulis dalam antologi esai Aku dan Buku #2 Perempuan-Perempuan yang Mencintai Buku yang diterbitan oleh I:Boekoe. Pria kelahiran Pacitan ini sudah mulai akrab dengan dunia membaca sejak masih dibangku taman kanak-kanak. Sumber bacaan pertama yang diingatnya adalah Tiko, berisi cerita fable berseri. Galih, sapaan akrabnya, mulai dekat dengan sumber bacaan seperti Tetralogi Pulau Buruh (karya Pramoedya Ananta Toer), Para Priyayi (karya UmarKayam), dan Arus Bawah (karya Emha Ainun Nadjib) sejak memasuki bangku kuliah.

1 Lahir di Pacitan. Kuliah di UMY jurusan Teknik Mesin 2014. Bertahan 3 semester, kemudian belajar di berbagai sanggar#BukuPertamaku

2 Ketemu dengan RadioBuku, @galih_sujatmiko belajar nulis, membaca, dan membuat kopi. Sekarang sedang menyelesaikan tulisan tentang bapak #BukuPertamaku

3 Ketika TK saya menerima pemberian buku berjudul Tiko. Buku ini berisi cerita fabel berseri dan untuk latihan menulis #BukuPertamaku

4 Galih juga menyukai majalah anak-anak seperti Bobo, cerita petualangan lumba-lumba. Terdapat gambar yang penuh warna #BukuPertamaku

5 Karena ibunya seorang guru, maka beberapa hari sekali dapat majalah dari sekolah berisi pendidikan, teka-teki silang #BukuPertamaku

6 Buku bapaknya juga dibacanya. Primbon, cerita-cerita wayang, dan modul bahasa Inggris #BukuPertamaku

7 Hal yang dipelajari dari situ adalah kebiasaan membaca. Dari situ kebiasaan membaca mulai terbentuk #BukuPertamaku

8 Kurun SMP-SMA adalah masa-masa kenakalan memuncak. Galih suka jalan-jalan, merokok, sehingga jarang membaca #BukuPertamaku

9 Ketemu buku kembali ketika kuliah. Ia berteman dengan Bayu yang memiliki banyak buku. Saat itu tertarik lagi membaca #BukuPertamaku

10 Saat itu Galih membaca tanpa kehendak apapun mengambil Tetralogi Buru Pramoedya. Dihabiskan dalam sebulan setengah #BukuPertamaku

11 Buku itu juga yang sangat menarik. Sehingga membuatnya betah di kamar hingga sebulan setengah #BukuPertamaku

12 Galih menyebut perjumpaan ini sebagai reuni dengan buku. Karya Pram ini membawa pandangan baru padanya #BukuPertamaku

13 Kemudian Para Priyayi karya UmarKayam menyumbang pandangan baru yang sebelumnya tak dikenal #BukuPertamaku

14 Arus Bawah karya Emha Ainun N juga sangat memengaruhi Galih. Kata Galih: “Ada suatu pengibaratan lain yang menarik.” #BukuPertamaku

15 Buku itu menokohkan wayang dan menyindir pemerintahan Orba #BukuPertama

16 Baru saja Ia menyelesaikan Ontologi buku berjudul Aku dan Buku #2 Perempuan-Perempuan yang Mencintai Buku #BukuPertamaku

17 Itu pertama kali tulisannya tercetak. Hal itu menjadi pemicu semangatnya untuk menulis lagi #BukuPertamaku

18 Proses menulisnya memperkaya pengalaman. Pertamakalinya berhadapan langsung dengan editor #BukuPertamaku

19 Menulisnya dalam waktu hampir dua bulan. Melelahkan dan menyenangkan. Ini merupakan pengalaman berharga #BukuPertamaku

20 Galih berpedoman pada Einstein. Pengetahuan yang sebenarnya bukan informasi, tapi pengalaman #BukuPertamaku

21 Tidak berdasar kata orang, tapi mengalami sendiri. Pembuatan esai menjadi pengalaman yang membekas #BukuPertamaku

22 RadioBuku merupakan radio menarik. Lembaga ini memberi manfaat banyak seperti menambah teman #BukuPertamaku

23 Silakan Booklovers datang ke Radiobuku karena disini memfasilitasi tempat pembelajaran yang asyik dan ramah #BukuPertamaku

 

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan