-->

Lainnya Toggle

23 Tweets | Angkringan Buku – Buruh Migran (Taiwan Literature Award for Migrant) | Yogyakarta

buruh-migran

Taiwan Literature Award for Migrant merupakan kompetisi menulis tahunan bagi pada pekerja migrant dari Filipina, Thailand, Indonesia, dan Vietnam yang berada di Taiwan.  Setiap tahunnya ada delapan karya pemenang yang dibukukan untuk memberikan kesempatan bagi para buruh migran bersuara. Pada tahun ini, banyak karya datang dari buruh migran yang dipenjara. Karya yang temanya kuat, tidak hanya seputar daily life, menjadi unsure penilaian para juri.


1 Bersama @erin_cipta & Sima, panitia #TaiwanLiteratureAwardforMigrant yang membahas buku hasil kompetisi para buruh migran #AngkringanBuku

2 #TaiwanLiteratureAwardforMigrant adalah kompetisi menulis tahunan bagi para pekerja migran dari empat negara #AngkringanBuku

3 #TaiwanLiteratureAwardforMigrant  diikuti para buruh dan penduduk migran dari Filipina, Thailand, Indonesia, dan Vietnam #AngkringanBuku

4 Perpustakaan Brilliant Time sebagai panitia #TaiwanLiteratureAwardforMigrant menjaring naskah dengan bahasa ibu dari para peserta #AngkringanBuku

5 Tiap tahun ada delapan karya pemenang dari empat negara tersebut yang kemudian dibukukan #TaiwanLiteratureAwardforMigrant  #AngkringanBuku

6 Perpustakaan Brilliant Time sebagai panitia memang peduli terhadap isu-isu para buruh migrant #TaiwanLiteratureAwardforMigrant  #AngkringanBuku

7 Kompetisi menulis #TaiwanLiteratureAwardforMigrant juga berfungsi sebagai pelepas stres bagi para buruh migran di Taiwan #AngkringanBuku

8 Buku kedua yang dihasilkan #TaiwanLiteratureAwardforMigrant tahun ini fokus ke pekerja migran di sektor nelayan #AngkringanBuku

9 Lewat buku ini, kita termasuk pemerintah bisa tahu kondisi para buruh migran di Taiwan #TaiwanLiteratureAwardforMigrant #AngkringanBuku

10 “Jumlah buruh migran sangat banyak tapi kita masih diskriminatif” – Sima, panitia #TaiwanLiteratureAwardforMigrant #AngkringanBuku

11 Kompetisi #TaiwanLiteratureAwardforMigrant memberi kesempatan para buruh migran di Taiwan untuk bersuara #AngkringanBuku

12 Pekerja migran dengan penduduk Taiwan diharap dapat menciptakan harmoni lewat buku ini #TaiwanLiteratureAwardforMigrant #AngkringanBuku

13 Tidak ada syarat rumit untuk ikut #TaiwanLiteratureAwardforMigrant, karena fasilitas para buruh yang tidak memadai #AngkringanBuku

14 Juri #TaiwanLiteratureAwardforMigrant  dipilih yang menguasai bahasa ibu dari masing-masing empat negara #AngkringanBuku

15 Naskah-naskah dari peserta diterjemahkan ke bahasa Mandarin oleh Brilliant Time lalu dikompetisikan #TaiwanLiteratureAwardforMigrant  #AngkringanBuku

16 “Tahun ini, banyak karya datang dari buruh migran yang dipenjara” – Sima. #TaiwanLiteratureAwardforMigrant  #AngkringanBuku

17 Para juri #TaiwanLiteratureAwardforMigrant memilih karya yang temanya kuat, tidak hanya seputar daily life para migran #AngkringanBuku

18 Ada BMI yang menulis imajinasinya pergi ke masjid, karena ia belum pernah libur selama 6-5 tahun #TaiwanLiteratureAwardforMigrant #AngkringanBuku

19 “Tulisan para buruh migran harus bisa kita bawa untuk didiskusikan”- Sima, panitia #TaiwanLiteratureAwardforMigrant #AngkringanBuku

20 Buku hasil kompetisi dapat dibaca di @radiobuku, @editorkunci, dan @Jualbukusastra #AngkringanBuku

21 Buku Yaasin adalah salah satu buku yang menginspirasi @erin_cipta selama bekerja di Taiwan #TaiwanLiteratureAwardforMigrant #AngkringanBuku

22 Sima memilih buku dari Taiwan berjudul Christo Boy sebagai buku yang berkesan baginya #TaiwanLiteratureAwardforMigrant #AngkringanBuku

23 Isu identitas masih jadi isu penting di Taiwan sehingga banyak diperhatikan penulis di sana #TaiwanLiteratureAwardforMigrant #AngkringanBuku

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan