-->

23Tweets Toggle

23 TWEETS | KATALOG SENI – TEATER JARINGAN ANAK BAHASA (JAB) UAD | YOGYAKARTA

Teater Jaringan Anak Bahasa (JAB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) merupakan kelompok teater yang berdiri pada 29 Juli 2001. Beranggotakan para mahasiswa UAD di bawah naungan HMSPBSI, keanggotaannya bukan hanya dari PBSI melainkan juga dari jurusan lain seperti Bimbingan Konseling dan Bahasa Inggris. Teater yang beralamat di  Jalan Parmuka no.42 (Kampus II Universitas Ahmad Dahlan) ini bertujuan untuk mewadahi aspirasi mahasiswa. Teater ini terdiri dari lima divisi: drama, musik, tari, sastra, dan kerumahtanggaan.

 

img_20161011_231208

1 Booklovers, Satoto dan Fatur perwakilan Teater Jaringan Anak Bahasa UAD. JAB berdiri pada 29 Juli 2001, “Sudah 15 tahun!” #KatalogSeni

2 Keanggotaan JAB secara umum adalah mahasiswa UAD. Namun, karena berdirinya dibawah naungan HMSPBSI, JAB didominasi anak PBSI.

3 “Ada banyak juga yang bukan dari PBSI; dari BK, ada juga Bhs. Inggris. Jalan Parmuka no.42 Kampus II UAD adalah basecame-nya.”

4 Dalam berproses ‘kreatif’ alumni-alumni JAB sering turun tangan dan tak segan memberi masukkan, memperkaya sudut pandang. #KatalogSeni

5 Tujuan JAB adalah mewadahi teman-teman UAD. Di dalamnya terdapat 5 divisi: Drama, Musik, Tari, Sastra, dan Kerumahtanggaan.

6 Sedangkan untuk Pentas Produksi, yang terakhir adalah drama musikalisasi puisi berjudul ‘Sofa Tua’ di TBY pada tahun 2013. #KatalogSeni

7 “Divisi Sastra baru saja membuat antologi puisi. Selain itu, tim pembuat naskah drama kami juga didominasi anak Divisi Sastra.

8 Untuk pementasan mendatang, teman-teman JAB mengkolaborasikan seluruh divisi, dengan harapan mendapat sudut pandang yang mengena.

9 Tahun 2016 ada 40-an anggota aktif JAB, “Tantangannya adalah program yang akan kami adakan harus dapat dipertanggungjawabkan.”

10 “Tahun ini kami mengusung teater berjudul ‘Yang Maha Binatang’ dengan judul kecil ‘Kemanusian Adalah Apa Yang Harus Ditertawakan’.

11 Dalam riset, teman-teman JAB memunculkan tiga wacana: Hak asasi, persoalan pangan, dan perjuangan. Semua terkait binatang. #KatalogSeni

12 #YangMahaBinatang akan digelar tanggal 18 Oktober 2016 di TBY dan 19 November di Auditorium Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

13 “Dominasi hari ini adalah dominasi visual,” isu media digital juga teman-teman JAB coba sisipkan dalam #YangMahaBinatang #KatalogSeni

14 Kembali ke masa depan merupakan tema besar #YangMahaBinatang. Kembali ke masa depan merupakan ‘PROSES’ mewujudkan idea ke realita.

15 Selain 18 Oktober dan 18 November 2016 JAB juga melakukan edukasi terkait kesadaran lingkungan dan dampak kegiatan manusia pada lingkungan, di UAD 9 Oktober 2016.

16 Pendapatan #YangMahaBinatang karena ticketing selain menambal biaya produksi, akan donasikan pada COP komunitas Penggiat Orang Utan.

17 Untuk tiket ‘presale’ Yogyakarta 15.000, ots 20.000, pemesanan dapat dilakukan melalui IG dan twitter @teaterJAB_UAD. #KatalogSeni

18 Ada 16 aktor; 8 aktor pemeran binatang, 8 lainnya aktor koreo, Binatang mensubjekkan diri berbicara mengenai manusia dan kemanusiaan.

19 Binatang dimanusiakan, bila diliarkan akan kesulitan hidup. Dieksploitasi. Direduksi hanya sebagi produk. “Sungguh membingungkan.”

20 “Manusia adalah Tuhannya binatang. Eh … malah hanya merusak.” #YangMahaBinatang membawa misi penyadaran posisi sebagai manusia.

21 #YangMahaBinatang aman ditonton oleh segala usia. Lantaran semuanya berasal dari kegelisahan yang universal tapi tak acuh. #KatalogSeni

22 Yang paling sulit dalam berproses adalah bukan mencari ide melainkan menghentikan ide, menabrakkan, dan menyesuaikannya.

23 BOOKLOVERS, DATANGILAH PEMENTASAN TEATER JAB PADA 18 Oktober 2016 di TBY! #YangMahaBinatang #KemanusianAdalahApaYangHarusDitertawakan HAHAHAHAHA!

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan