-->

23Tweets Toggle

23 TWEETS | KOMUNITAS – DUBOOK INDO | MALAYSIA

DuBook Indo adalah salah satu program dari DuBook Press, sebuah penerbitan dari Malaysia yang memfokuskan buku-buku Indonesia dijual di Malaysia. Anis yang dulunya mendirikan Gadis Buku dipercaya untuk mengambil alih DuBook Indo oleh DuBook Press.

dubook

1 @DuBookIndo Press dibangun pada tahun 2010, di Malaysia. Awalnya menerbitkan buku-buku non-fiksi, kini mulai menerbitkan buku fiksi #Komunitas

2 DuBook Press mempunyai program yaitu @DuBookIndo yang khusus menerbitkan buku-buku Indonesia di Malaysia #Komunitas

3 Kata @DuBookIndo diambil dari hewan Dubuk atau hyena, Slogan DuBook liar dan angkuh adalah sifat dari hyena yang berani #Komunitas

4 Buku-buku Indonesia dipilih karena dari segi bahasa tidak menjadi masalah dengan pembaca di Malaysia yang mengerti bahasa Indonesia #Komunitas

5 Tidak banyak buku Indonesia yang masuk Malaysia. Dengan adanya @DuBookIndo , kami membeli lansung untuk cetak di Malaysia #Komunitas

6 Tidak Ada New York Hari Ini diterbitkan oleh @DuBookIndo setelah launching film AADC 2, lalu demam puisi melanda Malaysia #Komunitas

7 Selain buku milik Aan Mansyur, @DuBookIndo juga menerbitkan buku Eka Kurniawan, Sapardi Djoko Damono, Otty Madasari, Tere Liye dan lain-lain #Komunitas

8 DuBook Press kini mulai menerbitkan buku novel dan puisi karena melihat antusiasme pembaca @DuBookIndo #Komunitas

9 Anis menggemari buku-buku Indonesia, ia dulu adalah mahasiswi sejarah dan sastra. Banyak buku sejarah yang ia dapat dari Indonesia #Komunitas @GadisBukuMY

10 Di Malaysia susah untuk mencari buku-buku Indonesia, ada beberapa menjual namun harganya agak mahal #Komunitas

11 Karena pengalaman itu Anis akhirnya mendirikan @GadisBukuMY, dengan tujuan agar orang-orang tidak kesusahan mencari buku sepertinya #Komunitas

12 DuBook Press akhirnya meminta Anis untuk menjalankan @DuBookIndo yang fokus pada buku-buku Indonesia seperti  @GadisBukuMY #Komunitas

13 Bagi Anis, apapun bisa dilakukan ketika kita yakin dan bersungguh-sungguh @GadisBukuMY #Komunitas

14 Respon terhadap buku Indonesia di Malaysia dianggap sebagai bentuk variasi akan tema buku dan juga persaingan yang sehat #Komunitas

15 Sastra di Malaysia selama ini hanya dipelopori oleh kalangan negara jadi selama beberapa tahun buku-buku Malaysia tidak begitu terlihat #Komunitas

16 Semenjak adanya penerbit indie, penulis-penulis muda Malaysia mulai berani dan berlomba-lomba menerbitkan karyanya #Komunitas @DuBookIndo

17 Selain itu, penulis-penulis juga lebih bebas dan berani dengan karyanya dan banyak tema-tema baru yang dihasilkan #Komunitas

18 Tiga buku yang berpengaruh bagi Anis adalah Totto Chan karya Tetsuko Kurayanagi, ia skrg menjadi guru karena terinspirasi dari kisahnya #Komunitas @GadisBukuMY

19 Kedua, buku Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer karya Pramoedya, ini membuktikan bahwa melalui karya sastra kita bisa mengenal sejarah #Komunitas

20 Ketiga, buku-buku karya Orhan Pamuk karena dulu sebagai buku wajibnya saat masih menempuh ilmu sastra #Komunitas @GadisBukuMY

21 Anis juga mengagumi tokoh Ibu Muslimah dalam kisah Laskar Pelangi karena dedikasinya pada pendidikan #Komunitas @GadisBukuMY

22 Anis berharap Radio Buku dapat diakses di mana pun dan makin banyak yang mendengarkan, serta makin banyak yang membaca buku #Komunitas

23 Bagi Anis buku adalah ilmu, walaupun pembelajaran dalam hidup ada beberapa cara tapi buku adalah hal perkara yang paling jelas #Komunitas @GadisBukuMY

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan