-->

23Tweets Toggle

23TWEETS | KOMUNITAS – MOHAMMAD FAJAR AF (BAGIAN 2) | YOGYAKARTA

Mohammad Fajar AF, pendiri Utama Offset. Mulai aktif berliterasi sejak masa kuliah, berulang kali terjungkal dalam membangun usahanya, namun tidak pernah terlintas untuk menyerah dalam benaknya. Bung Fajar begitu saya memanggilnya, adalah sosok ayah bagi ketiga putranya, sosok pemimpin bagi para pegawainya, sosok sahabat bagi teman-temannya, dan suri teladan bagi kita semua. Dari tangan dinginnya telah muncul berbagai penggiat literasi yang memeriahkan jagat perbukuan hari ini. Asam garam dunia penerbitan, kerasnya dunia pemasaran, dan rigitnya dunia percetakan sudah pernah Bung Fajar rasakan. Walau telah punya nama; Bung Fajar tidak pernah kenyang menimba ilmu, tidak juga jemu untuk berbaginya; dari manapun dan kepada siapapun. Bung Fajar dapat kita jumpai di jejaring Facebook dengan nama akun M Fajar AF atau bisa langsung berkunjung ke Utama Offset di Jl. Manggis No.62, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman.

1 Pasca IRP, contoh buku harus dikirim dahulu ke Cipinang, setelah IRP selesai, barulah buku bisa diproduksi secara masal #Komunitas

2 #BungFajar sadar, pada bidang distribusi dan penerbitan membutuhkan kecakapan yang berbeda dengan yang ia miliki. #Komunitas

3 Sambil tetap memantau Lumbung Kita, Muncullah gagasan mendirikan Utama Offset, yang tak disangka langgeng hingga sekarang. #Komunitas

4 Utama Offset memulai dengan menggunakan mesin toko5810, disusul oleh mesin kulator riso 10 susun, dan mesin toko5820. #Komunitas

5 Ketiga mesin yang dibeli bekas itu diopratori 3 karyawan; Santoso, #BungFajar sendiri dan dibantu istri. #Komunitas #UtamaOffset

6 Prinsip #BungFajar adalah “Jangan berfikir uang hari ini, tetapi berfikirlah kepercayaan untuk yang akan kedepan.” #Komunitas

7 2013 Di tengah produksi yang hanya bertujuan mempertahankan eksistensi, #BungFajar nekat mengajukan pinjaman ke bank. #Komunitas

8 Dana pinjaman turun sebesar 350jt, dana tersebut dibelanjakan: mesin, alat brending, dan mesin potong. #Komunitas #UtamaOffset

9 Berkat tambahan mesin tersebut, #BungFajar makin konsekuen melayani pelanggan, pelanggan diberi pengertian proses percetakan. #Komunitas

10 2 tahun kemudian hutang sudah terpangkas setengahnya. Bank datang kembali menawarkan pinjaman, kali ini 400jt #UtamaOffset

11 #BungFajar Membelanjakan uangnya untuk mesin yang lebih besar Oliver52GTO46 dan mesin Polar; serta penguatan di berbagai sektor #Komunitas

12 #BungFajar Berusaha membuat pelanggan nyaman, aman, nikmat, dan tidak ketakutan harga, dengan komunikasi yang sangat intim. #Komunitas

13 Dengan adanya ruangan khusus yang digunakan penulis, penerbit, dan percetakan untuk berdiskusi diharapkan pelanggan puas. #Komunitas

14 #BungFajar Berusaha memutus mata rantai, lempar-melempar pekerjaan yang dapat membengkakkan kantong pelanggan. #Komunitas #UtamaOffset

15 “Kalau kalian ingin mencetak buku, sekalipun bentuk Ms. Word akan kami layani. Anggap saja rumah sendiri,” tukas #BungFajar. #Komunitas

16 Selain sebagai “Servicengroom”, ruangan tersebut juga berfungsi sebagai tempat belajar untuk awam yang ingin kenal pecetakan. #Komunitas

17 #BungFajar Mengungkapkan; 40% pelanggannya berasal dari buku indie, 20% instansi pemerintah, dan 40% lainnya lembaga informal. #Komunitas

18 Teman-teman #BukuIndie yang kreatifnya luar biasa, membuat #BungFajar terpacu untuk terus meningkatakan kualitas produksinya. #Komunitas

19 Walaupun instansi pemerintah termasuk pressma memberi pemasukan yang besar, #PenerbitIndie punya hiruk-pikuk yang luar biasa. #Komunitas

20 Buku yang mempengaruhi #BungFajar antara lain; karangan Prof. Ustman Riance yang bercerita mengenai pembangunan usahanya. #Komunitas

21 “Jadi Pengusaha Bukan dari Kalangan Pengusaha” adalah judul yang kira-kira ingin #BungFajar samatan untuk bukunya kelak. #Komunitas

22 Sebuah Dunia yang di Lipat karangan Yasraf Amir Piliyang adalah buku ke-2 yang menginspirasi #BungFajar dalam menjalai hidup. #Komunitas

23 Apa jadinya pembicaran tanpan dokumentasi? Akan hilang tanpa ditulis. Buku adalah sesuatu hal yang tidak akan mati. #Komunitas

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan