-->

23Tweets Toggle

23TWEETS | ANGKRINGAN BUKU – AKHIRIYATI SUNDARI | YOGYAKARTA

Akhiriyati Sundari lahir di Kulon Progo pada 16 Oktober 1979. Selain menulis, wanita yang saat ini melanjutkan studi S2nya di jurusan Interdisciplinary Islamic Studies dengan konsentrasi Islam dan Kajian Gender ini juga berprofesi sebagai guru di MA Darussalam Tempelsari. Akhiriyati menulis cerpen “Nyekar” untuk sebuah sayembara dan lolos. Cerpen itu dibukukan dengan judul “A Graveside Ritual”. Cerpennya terpilih sebagai judul kumcer di sayembara tersebut karena bisa mewakili suasana keindonesiaan. Tema besar kumcer hanya tentang keindonesiaan, isinya ada yang bertema tentang tradisi dan metropolitan.


1 Kali ini #AngkringanBuku akan ditemani oleh @as_ndari untuk membahas banyak hal tentang buku dan kumcer. Stay tune, Booklovers.

2 @as_ndari lahir di Kulon Progo pada 16 Oktober 1979. Kini ia mengajar di MA Darussalam Tempelsari, Maguwoharjo, Sleman. #AngkringanBuku

3 Ia juga melanjutkan studi S2 Interdisciplinary Islamic Studies dengan konsentrasi Islam dan Kajian Gender di @UINSK #AngkringanBuku

4 @as_ndari menulis cerpen “Nyekar” untuk sebuah sayembara dan lolos. Cerpen itu dibukukan dengan judul “A Graveside Ritual” #AngkringanBuku

5 Judul kumcer itu diambil dari judul cerpen @as_ndari yang sudah dialihbahasakan #AngkringanBuku

6 Cerpennya terpilih sebagai judul kumcer di sayembara tersebut karena bisa mewakili suasana keindonesiaan #AngkringanBuku

7 Proses buku kumcer itu ada, bermula dari yahoo group yang saat itu mengadakan sayembara penulisan cerpen #AngkringanBuku

8 Dari sayembara itu dipilih 12 cerpen dengan 11 penulis. Keduabelas cerpen itu memang diproyeksikan untuk pembaca luar negeri #AngkringanBuku

9 Cerpen “Nyekar” dibuat pada 2008 dengan setting waktu tahun 1965, karena Ndari saat itu banyak buku bacaan tentang peristiwa 65 #AngkringanBuku

10 Ceritanya tentang si aku tokoh adalah perempuan yang terjebak dalam persoalan psikologi keluarga #AngkringanBuku

11 Dia tinggal bersama ibu dan saudara-saudara perempuannya, di mana sang ayah telah meninggal di laut, sesuai kata ibunya #AngkringanBuku

12 Imajinasi itu kemudian @as_ndari rangkai dengan kisah-kisah sejarah tahun 65 #AngkringanBuku

13 Nyekar bagi orang Jawa sangat diagungkan, yang dilakukan secara masal. Ibu si tokoh ingin nyekar seperti warga lain #AngkringanBuku

14 “Saya sudah menemukan lokasi penguburan masal itu, kalau ibu ingin bergabung, mari datang ke lokasi,” seorang tokoh berujar #AngkringanBuku

15 Ibu tokoh yakin bahwa suaminya dikubur di penguburan masal itu dan yang ditemukan hanya tulang mendiang suaminya.#AngkringanBuku

16 Tema besar kumcer hanya tentang keindonesiaan, kata @as_ndari isinya ada yang bertema tentang tradisi dan metropolitan #AngkringanBuku

17 Kumcer ini penting dibaca karena list cerpennya banyak dan banyak penulis baru. Berkarya itu patut diapresiasi kata @as_ndari #AngkringanBuku

18 @as_ndari suka buku tema sosial humaniora, politik, dan keagamaan. Sastra menurutnya nyaris menyangkut semua tema tersebut #AngkringanBuku

19 Buku yang berpengaruh adalah novel saat dia kecil judulnya Pahala Kejujuran. itu adalah saat-saat awal dia menyukai cerita #AngkringanBuku

20 Karena sibuk kuliah @as_ndari masih berjuang untuk beradaptasi dengan dunia akademik, fokusnya kini menjajal karya non-fiksi #AngkringanBuku

21 Jika ingin bertemu dengan @as_ndari bisa di UIN Sunan Kalijaga jurusan Islam dan Kajian Gender, atau menemui di sekolahan tempat dia mengajar #AngkringanBuku

22 @as_ndari pernah ikut @jaringmatapena yang berbasis sastra pesantren, dia pernah menjabat sebagai ketua #AngkringanBuku

23 Testimoni untuk #RadioBuku dari @as_ndari banyak program sebagai ajang mencerdaskan bangsa dan dia sangat mengapresiasi hal itu #AngkringanBuku

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan