-->

23Tweets Toggle

#23TWEETS | KOMUNITAS – MOHAMMAD FAJAR AF (BAGIAN 1) | YOGYAKARTA

Mohammad Fajar AF, pendiri Utama Offset. Mulai aktif berliterasi sejak masa kuliah, berulang kali terjungkal dalam membangun usahanya, namun tidak pernah terlintas untuk menyerah dalam benaknya. Bung Fajar begitu saya memanggilnya, adalah sosok ayah bagi ketiga putranya, sosok pemimpin bagi para pegawainya, sosok sahabat bagi teman-temannya, dan suri teladan bagi kita semua. Dari tangan dinginnya telah muncul berbagai penggiat literasi yang memeriahkan jagat perbukuan hari ini.

Asam garam dunia penerbitan, kerasnya dunia pemasaran, dan rigitnya dunia percetakan sudah pernah Bung Fajar rasakan. Walau telah punya nama; Bung Fajar tidak pernah kenyang menimba ilmu,tidak juga jemu untuk berbaginya; dari manapun dan kepada siapapun. Bung Fajar dapat kita jumpai di jejaring Facebook dengan nama akun M Fajar AF atau bisa langsung berkunjung ke Utama Offset di Jl. Manggis No.62, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman.


1 Mohammad Fajar AF, redaktur Utama Offset, bercerita masa-masa sekolah dan apa yang dilakukan waktu kuliah. #Komunitas #BungFajar

2 Angkatan 98 memang keren; kuliah sempat terbengkalai, kecemplung di dunia perbukuan, dan akhirnya lulus walau harus tertatih. #Komunitas

3 Skripsi #BungFajar membahas novel Bumi Hangus Karya #SunaryonoBasukiKS, inilah cikal bakal buku yang akan #BungFajar telurkan. #Komunitas

4 “Daripada Surabaya diduduki Belanda, lebih baik di bumi hanguskan saja,” kenang #BungFajar dalam sela wawancara. #Komunitas

5 Mulai 98 hingga 2000-an, #BungFajar aktif di Pressma UNY @ekspresionline. Senior banyak menginspirasi, paparnya. #Komunitas

6 Rupanya bergabung dengan @ekspresionline membuat #BungFajar jatuh cinta dengan hal-hal berbau teknis dalam dunia percetakan. #Komunitas

7 Berkat Gus Muh, #BungFajar dipercaya menggarap buku biografi ayahanda Bung @zainalalmochtar, ini kesempatan pertama #BungFajar. #Komunitas

8 Pekerjaan dengan tanggung jawab besar dimulai, syukurlah semua berjalan dengan lancar, rampung dengan hasil yang memuaskan. #Komunitas

9 #BungFajar Bergabung dengan penerbitan, sebagai penjual. “Apapun yang berkaitan dengan buku akan saya lakukan,” imbuhnya. #Komunitas

10 #BungFajar Pernah membawa berkardus-kardus buku dan “ngelapak” di kampus, namun cita-citanya tetaplah mencetak buku. #Komunitas

11 Senior @ekspresionline mengajak #BungFajar untuk bergabung dengan Lentera Dipantara. Beranggotakan Gus Muh, Mujib H, dll. #Komunitas

12 Tidak berapa lama kemudian Lentera Dipanta pindah ke Utan Kayu, dan karena #BungFajar masih kuliah ia tetap tinggal di Jogja. #Komunitas

13 #BungFajar Dipercaya sebagai distributoR buku-buku terbitan Lentera Dipantara untuk wilayah Jogja dan Jawa Tengah. #Komunitas

14 Seiring perannya sebagai distributor, keinginan #BungFajar untuk mendirikan penerbitan terwujud, dikenal dengan nama Melibas. #Komunitas

15 Namun dikarenakan manajemen yang kurang berpengalaman. Melibas harus tersingkir dan gulung tikar, papar #BungFajar. #Komunitas

16 Tidak kapok. #BungFajar kembali mendirikan Penerbitan, dikenal dengan nama Pinus Book Publisher. Namun cobaan kembali datang. #Komunitas

17 Pinus bergabung dengan sebuah percetakan, tidak disangka langkah tersebut membuat #BungFajar harus kembali lagi ke titik 0. #Komunitas

18 Terjadi “krash” dengan percetakan. Pelajaran dari Pinus adalah “dalam bisnis diperlukan strategi dan badan hukum yang kuat”. #Komunitas

19 2008 itu terjadi; di titik 0 dan harus operasi paru-paru, membuat #BungFajar kembali dengan semangat yang membeludak. #Komunitas

20 #BungFajar Pergi ke Jakarta. Meminta legalisasi pemasaran dari Gramedia Matraman yang menjadi rujukan Gramedia lain. #Komunitas

21 #BungFajar Bertujuan memasok buku-buku ke Gramedia dengan mendirikan badan usaha bernama Lumbung Kita. #Komunitas Part 4

22 Lumbung Kita bergegas menghubungi banyak penerbit. Syarat yang diberikan Gramenia untuk pemasok adalah minimal 10 judul. #Komunitas

23 2009 Gramedia beralih menggunakan sistem IRP (terpusat) berbasis online, mengharuskan semua pemasoknya untuk belajar. #Komunitas

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan