-->

23Tweets Toggle

#23TWEETS | BUKU PERTAMAKU – Syafiatudina (Yogyakarta)

Syafiatudina atau yang biasa dipanggil dina adalah alumnus jurusan ilmu komunikasi UGM yang saat ini bekerja sebagai kurator dan penulis di lembaga KUNCI (Cultural Studies Center).
Kegiatan sehari-harinya menekankan pada kolaborasi antara partisipan dengan audien. Salah satu proyek yang pernah dijalankannya yakni menginisiasi proyek sejarah komunitas dari komunitas india di Jogjakarta. Dalam proyek riset tersebut, ia bekerja dengan seniman dan peneliti untuk meneliti sejarah keluarga dan sejarah komunitas india di jogja yang hasil akhirnya nanti menerbitkan booklet dan membuat pameran bersama.

Saat ini dina sedang tertarik untuk mengulik tentang ekonomi/tentang cara-cara manusia pada umumnya untuk menghidupi diri namun selain melalui/dengan uang atau bagaimana cara kita mendapatkan uang, tapi cara kita berbagi satu sama lain, berbagi waktu, saling bertukar keahlian, dina ingin melihat bentuk-bentuk ekonomi selain yang berbasis uang.

#23TWITS
1.@syafiatudina, alumnus jurusan ilmu komunikasi UGM, berprofesi sebagai seorang kurator sekaligus penulis di @editorkunci #BukuPertamaku

2.Bekerja artistik basis riset, menekankan kolaborasi antara partisipan dengan audien, menginisiasi komunitas.@syafiatudina #BukuPertamaku

3. Bersama seniman-peneliti, meneliti sejarah keluarga & komunitas india di Jogja, hasilkan booklet & pameran.@syafiatudina #BukuPertamaku

4.Saat ini tertarik untuk mengulik cara-cara kita menghidupi diri namun bukan tentang cara orang mencari uang.@syafiatudina #BukuPertamaku

5.Cara seseorang berbagi satu sama lain seperti berbagi waktu, bertukar keahlian, dan bentuk-bentuk ekonomi selain berbasis uang justru menarik untuk diteliti.#BukuPertamaku

6.Alumnus jurusan ilmu komunikasi UGM,kurator & penulis di lembaga KUNCI (Cultural Studies Center) @syafiatudina @editorkunci #BukuPertamaku

7. Belajar tentang penggunaan media berbentuk teks/basis data tetapi juga media audiovisual @syafiatudina #BukuPertamaku

8. @syafiatudina ingin melanjutkan studi yang mempelajari tentang seni dan pameran sebagai cara untuk menyebarkan pengetahuan.#BukuPertamaku

9.Buku Gadis Pantai (Pramoedya A T) @syafiatudina,mengajarkan syukur atas keistimewaan mengakses pendidikan & membaca buku.#BukuPertamaku

10.Buku Memoar Seorang Dokter Perempuan (Nawaal El Saadawi) menyadarkan @syafiatudina,soal ketidaksetaraan dalam masyarakat.#BukuPertamaku

11.@Syafiatudina mimpi bisa mandiri dan berani menyuarakan keinginannya seperti Pippi Si Kaos Kaki Panjang (Astrid Lindgren).#BukuPertamaku

12.@syafiatudina seperti diajak cerita oleh Kartini saat membaca Kumpulan Surat Kartini untuk sahabatnya Stella Zeehandelaar.#BukuPertamaku

13.Kartini bercerita tentang kehidupan wanita dan impian Kartini menjadi wanita mandiri yang mampu menentukan arah hidupnya #BukuPertamaku

14.Menurut @syafiatudina, novel yang bagus mampu membuat pembaca merasa menjadi satu dengan tokoh utama dan ikut terlibat #BukuPertamaku

15.Novel yang bagus mampu membuat pembaca berpetualang di luar buku, selesai baca kembali dengan pandangan berbeda. #BukuPertamaku

16.Saat dalam cerita, menjadi karakter ceritanya, bahkan menjadi tokoh utamanya, seketika membandingakan dengan kehidupan #BukuPertamaku

17.Novel punya nyawa/daya hidup melebihi bentuknya sendiri. Meski bisa ilang, ketinggalan, basah/ rusak,setelah baca,berbekas.#BukuPertamaku

18.Akhir-akhir ini @syafiatudina banyak menulis tentang obrolan dengan seniman tentang karyanya dengan format tanya jawab.#BukuPertamaku

19.Tulisan @syafiatudina biasa dimuat dalam katalog pameran seniman yang diwawancarai atau dalam majalah seni.#BukuPertamaku

20.@syafiatudina juga pengantar pameran, Ia bisa menjelaskan pengunjung pameran alasan karya seni harus diletakkan bersama.#BukuPertamaku

21.Pengunjung pameran yang menelusuri ruang pamer diharapkan dapat mengikuti alur pikir orang yang membuat karya-karya #BukuPertamaku

22.Buku yang berbentuk ruangan, orang masuk, melihat, merasakan & teks pengantar pameran berfungsi seperti kerangka berpikir #BukuPertamaku

23.Membaca, untuk berimajinasi, untuk memperkaya teknik menulis dengan meniru teknik menulis penulis, disesuaikan karakternya #BukuPertamaku

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan