-->

23Tweets Toggle

#23Tweets | Buku Pertamaku – Obed Bima Wicandra | Surabaya

Booklovers, siang ini kita akan mendengarkan program #BukuPertamaku dengan narasumber Obed Bima Wicandra. Beliau adalah dosen jurusan DKV Universitas Petra Surabaya
1. Obed lahir dan besar di Kediri, kemudian kuliah di Jogja. Beliau sudah menyenangi membaca sejak dulu. Ayahnya sering membawa buku sekolah ke rumah.

2. Ketika SD Obed kemudian berkenalan dengan buku Lima Sekawan karya Enid Blyton yang membantu beliau untuk berimajinasi. #BukuPertamaku

3. Saat SMP, Obed mulai membaca novel misteri Agatha Christie yang dipinjam dari buliknya. Beliau juga membaca Tin Tin. #BukuPertamaku

4. Obed berkenalan dengan dunia sosial politik melalui koran, saat beliau duduk di bangku SMA. #BukuPertamaku

5. Setelah kuliah, Obed mulai membaca Kahlil Gibran yang membuat beliau jatuh cinta pada sastra. Beliau juga membaca buku Hermawan Sulistiyo yang berkesan.

6. Pameran Cak Kandar di Kediri merupakan pameran seni rupa pertama yang Obed datangi. #BukuPertamaku

7. Saat itu beliau belum tahu hendak mendalami seni rupa murni atau seni rupa modern. #BukuPertamaku

8. Beliau berkenalan dengan dunia DKV dari katalog katalog pameran ISI milik teman kakaknya. #BukuPertamaku

9. Tahun 1996-1997 beliau mulai aktif di Gampingan (saat ini JNM). #BukuPertamaku

10. Salah satu tulisan beliau dipuji pembimbing skripsi beliau di ISI yakni Pak Sumbo. #BukuPertamaku

11. Topik yang Obed pilih untuk skripsi berkaitan dengan erat dengan pekerjaan beliau di koran saat itu. #BukuPertamaku

12. Toko buku favorit Obed yakni Gramedia. Tempat ini berkesan karena beliau pernah diusir satpam saat itu. #BukuPertamaku

13. Tempat kedua yakni perpustakaan ISI Gampingan. #BukuPertamaku

14. Beliau tertarik untuk mengajar karena ayah beliau adalah guru. Selain itu beliau menginginkan untuk hidup normal, tidak seperti ketika beliau bekerja di surat kabar.

15. Beliau kemudian tertarik untuk mendaftar sebagai dosen di Universitas Petra. #BukuPertamaku

16. Meski sempat minder mengajar mahasiswa, beliau kemudian percaya diri karena prinsip “sudah tahu lebih dulu” meski belum tentu beliau lebih tahu.

17. Bagi beliau, suatu karya DKV harus dilandasi dengan riset. Jadi tidak sekedar bagus saja, tetapi harus memiliki kedalaman. #BukuPertamaku

18. Sistem dalam dunia pendidikan seringkali membuat budaya literasi para dosen menjadi lemah. #BukuPertamaku

19. Budaya menulis sangat dekat dengan dunia membaca. Jika tidak membaca maka akan sulit untuk menulis. #BukuPertamaku

20. Saat ini beliau sedang berusaha untuk menghidupkan jurnal. Beberapa kali beliau mengadakan workshop menulis. #BukuPertamaku

21. Bagi Obed, buku adalah bentuk imajinasi liar yang membantu beliau untuk berimajinasi dan menemukan inspirasi. #BukuPertamaku

22. Istri dan anak beliau pun memiliki kegemaran membaca. Anak beliau suka membaca tanpa keterpaksaan. #BukuPertamaku

23. Satu hal yang beliau tularkan kepada anaknya yakni kesukaan terhadap novel-novel Lima Sekawan. #BukuPertamaku

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan