-->

Agenda & Donasi Toggle

18 Desember 2015 | Lokakarya Sangkal Indie Book Goes to School | Yogyakarta

1557397_557453931074018_8751386852441693547_o

Yogyakarta, Menulis adalah keniscayaan, siapa yang ingin hidup dalam keabadian dan dikenang maka menulislah. Dalam rangka mendorong semangat kepenulisan di kalangan pelajar, Sangkal Indie book bekerjasama dengan OSIS MA Nurul Ummah Kotagede menyelenggarakan Workshop kepenulisan, Jum’at (18 des 2015). “Sangkal Indie Book (SIB) adalah rumah bersama, dimana proses kepenulisan menjadi nafas” papar Abdus syahid selaku direktur SIB. Lebih lanjut Syahid mengungkapkan, workshop yang diselenggarakan SIB bukan hanya ceremonial belaka, tetapi ada follow up lebih lanjut. Jaminan karya hasil workshop diterbitkan. Tak kurang dari lima puluh karya baik cerpen ataupun puisi  telah di rampungkan teman-teman MA Nurul Ummah kemarin, selanjutnya naskah yang masuk di godok dikeredaksian sebelum naik cetak dan terbit.

Workshop dibuka langsung oleh kepala madrasah, bapak Ahmad Baihaqi M.Ag serta mendatangkan pembicara novelis Mafia three in one, Mohammad Mahrus. Dalam sambutannya, bapak Baihaqi menyambut positif atas acara workshop ini terutama dengan follow up penerbitan karya, besar harapan proses kepenulisan tidak berhenti pada workshop dan penerbitan karya akan tetapi tetap berkelanjutan, syukur-syukur ada yang bikin novel sendiri, bahkan kalau bisa menjadi penulis yang namanya bertengger di media cetak. Sesi workshop pun dimulai, Mahrus memulai dengan dua cerpen yang sengaja ia persiapkan, serta satu paragrap pancingan cerita yang harus diteruskan oleh peserta menjadi satu cerita utuh. Sebelum materi dilanjutkan tentang ide, alur, setting serta penokohan, sebagai bentuk terima kasih juga sebagai penyemangat untuk peserta dari SIB membagikan doorprice yang terkumpul dari beberapa alumni pesantren yang sudah mempunyai usaha, ada jilbab dari Alissa Butik, cookies coklat dari Anna Bakery, peci kerucut karya zyrun serta puluhan buku yang dipersiapkan SIB.

Workshop kepenulisan yang didukung media partner redaksikota.com, gresiktrip.com, radiobuku.com serta soeramoeria.com ini sebagai rangkaian pembuka Sangkal Indie Book goes to school, MA Nurul Ummah dipilih karena merupakan salah satu lembaga pendidikan dibawah naungan pesantren, PP Nurul Ummah Kotagede. Pesantren sendiri erat kaitanya dengan dunia tulis menulis, sadar atau tidak, laku sehari-hari di pesantren tak lepas dari kepenulisan. beberapa pesantren selanjutnya yang masuk dalam daftar workshop berikutnya antara lain Pesantren Annur Ngrukem, Wahid Hasyim Nologaten, Sunan Pandanaran Sleman dan pondok Krapyak. Diharapkan setelah rangkaian SIB goes to school session pertama selesai akan ada agenda bersama menggandeng lembaga-lembaga sekolah dibawah naungan pesantren untuk membuat satu acara yang melibatkan semua, dari santri untuk dunia.

Sangkal Indie Book hadir menjembatani para penulis berkarya. Menyediakan jasa layanan penerbitan (Publishing Service), mewujudkan mimpi penulis menerbitkan kumpulan puisi, kumpulan cerpen, novel, tulisan ilmiah, skripsi, tesis, disertasi dan karya tulis lainnya menjadi sebuah buku yang dapat dinikmati khalayak umum tanpa proses rumit. Tidak ada seleksi naskah, tidak dibutuhkan waktu lama untuk menerbitkan buku, juga tidak terdapat jumlah minimal dalam mencetak buku, sehingga penulis bisa menyesuaikan jumlah cetakan dengan anggaran yang tersedia.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan