-->

Peristiwa Toggle

7 Juli 2015 | Bedah Buku Ariel Heryanto di UGM

Profesor School of Culture, History, and Language The Australian National University, Ariel Heryanto hadir dalam peluncuran bukunya, Identitas dan Kenikmatan: Politik Budaya Layar Indonesia, di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Selain Ariel, hadir sebagai pembicara, dosen Ilmu Komunikasi UGM, Budi Irawanto. Menurut Ariel, selama ini, Indonesia kebanyakan diteliti dari sisi kaum elite, misalnya presiden, parlemen, atau jenderal. Banyak juga kajian tentang orang-orang terpinggirkan atau korban tragedi. Namun, orang-orang biasa jarang mendapat tempat. Buku Identitas dan Kenikmatan pertama kali ditulis dalam bahasa Inggris (terbit tahun 2014). Versi Indonesia buku tersebut merupakan terjemahan kritikus film Eric Sasono dan diterbitkan Kepustakaan Populer Gramedia (Juni 2015). Dalam buku itu, Ariel membahas upaya kaum menengah muda perkotaan Indonesia dalam merumuskan ulang identitas pada dekade pertama abad ke-21. Buku ini mengupas kebangkitan kekuatan politik Islam, tragedi tahun 1965, persoalan keturunan Tionghoa, serta fenomena budaya K-pop. Ariel banyak merujuk film-film populer, semisal Ayat-ayat Cinta, Perempuan Berkalung Sorban, dan Jagal. (Kompas, 8 Juli 2015)

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan