-->

23Tweets Toggle

#23Tweets | Buku Pertamaku – Tatiana Lukman | Belanda

Tatiana Lukman adalah putri sulung MH Lukman dari lima bersaudara. Penulis buku biografi perjalanan keluarga “Panta Rhei” ini menceritakan kedekatannya dengan buku dan satu fase kehidupan keluarga komunis yang jarang terekspos.

MH Lukman, ayahanda Tatiana, adalah Wakil Ketua I CC PKI, Menteri Negara (tanpa portofolio), dan Wakil Ketua DPR Gotong Royong. Mestinya dengan jabatan serenteng ini, keluarga komunis ini hidup menyenangkan. Tapi apa yang terjadi dalam kenyataannya?

Simak tuturan Tatiana Lukman dalam Program “Buku Pertamaku” saat berkunjung ke Indonesia. Saat ini Tatiana tinggal di Belanda.Tatiana Lukman WEB

1 Ayah Tatiana adalah MH Lukman. Wakil Ketua I CC PKI, Menteri Negara, Wakil Ketua DPR Gotong Royong. Akhir 1964 ia meninggalkan Indonesia. Dengan ekonomi keluarga yang memprihatinkan #PKI

2 “Kedudukan sebagai jabatan menteri karena Rakyat. Tidak boleh disalhgunakan untuk bermewah-mewah” – Pesan Lukman #PKI

3 Waktu Lukman habis untuk mengurusi partai dan urusan kenegaraan. Hanya hari Minggu ada waktu luang untuk bermain bersama anak-anaknya; main kartu dan pingpong #PKI

4 Tatiana terkesan dengan buku Winnetou Karl May teringat; buku pertama dalam perpustakaan kecil mereka. Juga komik2 dari Tiongkok, seperti Masa Kanak2 Kong Yupau. Seorang anak petani yg bekerja keras dan menderita #PKI

5 Tatiana takjub dengan komik “Tiga Surat Guru Ayam”; cerita gembala domba yang menyembunyikan tiga pucuk surat. Ia kurir kecil utk tentara pembebasan rakyat #PKI

6 Buku-buku lain mempengaruhi Tatiana adalah “Nyanyian Remaja” (Tiongkok); “Ibunda” Maxim Gorki; “Laporan Dari Tiang Gantungan” (Julius Fusik), buku antifasisme dari Tjekoslovakia. #PKI

7 MH Lukman sering mengajak Tatiana menonton film di kedutaan negeri2 sosialis, terutama kedutaan RRT dan Soviet. Film bertema Teror Kuomintang. Juga film2 Soviet yang bertema biografi Lenin. Kader partai bernama Wasili; melindungi Lenin dengan penyamaran sedemikian rupa #PKI

8 Yang ditonton Tatiana masa remaja adalah film-film pencerminan perjuangan kelas dalam masyarakat #PKI

9 Pelajaran utama dalam film dan buku bacaan Tatiana itu bagaimana jalan derita komunis menegakkan perjuangan kelas. Digantung, ditembak, dan disiksa lawan-lawan kelasnya. Saat menonton, ada kengerian dalam hati Tatiana. Ia menampik, tak mungkin kekejaman macam itu menimpa komunis di Indonesia. Tatiana juga diajak Lukman ke Istana Negara menonton ludruk marhaen bersama Sukarno.

10 Tatiana sadar perjuangan kelas itu keras. Kejam. Dan itu sudah dibuktikan dengan nasib yang didapatkan komunis #PKI

11 Di rumah, MH Lukman memupuk ajar kepada Tatiana bahwa musuh komunis adalah remo (revisionisme modern). Lukman menunjuk si kepala botak bernama Kurschov. Kata Lukman kepada si remaja Tatiana: “Jangan belajar pada Kurchov di Soviet. Belajarlah pada Mao Tse Tung di Tiongkok” #PKI

12 Foto-foto yang digantung di rumah MH Lukman adalah potret Mao Tse Tung, Cun En Lai. Lukman berpesan kepada Tatiana: “Jadilah elang, jangan ayam. Elang itu bisa terbang rendah, tapi ayam tak bisa terbang tinggi. Elang itu Stalin, ayam itu Kurchov” #PKI

13 Suatu hari bagian rumah tangga DPR datang ke rumah Lukman. Mencatat ini dan itu. Lalu berkata kepada istri Lukman perabot yang ada dalam rumah tidak cocok dengan kedudukan sebagai wakil ketua DPRGR dan sekaligus menteri #PKI

14 PM Subandrio kerap datang tiba2 ke rumah Lukman lewat pintu belakang. Kadang saat sekeluarga masih makan lesehan. Atas pertimbangan kepatutan, maka di ruang tamu digelar karpet permadani, meja-kursi, kulkas besar, dan telepon #PKI

15 Lukman kepada keluarganya berpidato: Semua barang yang ada di rumah milik Rakyat. Jaga baik-baik dan jangan memilikinya. Kalau suatu saat keluar, kita keluar dengan apa yang kita punya saja. #PKI

16 Oleh Keluarga MH Lukman, isi kulkas hanya air. Karena memang pas-pasan. Ibu Menteri tiap hari ke pasar. Beli hari itu, habis juga hari itu!

17 Di rumah MH Lukman di Jl Haji Agus Salim Menteng tinggal 16 mulut yang mesti diberi makan tiap hari. Ibu Menteri dan Ibu Politbiro mesti putar otak

18 Makanan keluarga PKI: tahu, tempe, sayur bayam, sayur katuk, oseng2 kangkung, oblok2, terong. Daging ayam dan telor makanan mewah di keluaga Lukman. Untuk belanja lauk ayam buat keluarga, Ibu Politbiro menjual celana kain Menteri Lukman di loakan.

19 Agar keluarga mendapatkan asupan protein, istri Lukman memelihara ayam di samping rumah dinas di Jl Haji Agus Salim.

20 Agar ada tambahan uang belanja, Ibu Menteri jual koran-koran bekas seperti Bintang Timur, Harian Rakjat, Merdeka, Warta Bhakti.

21 Menteri Lukman juga memarahi habis2an Tatiana karena belajar nyetir pakai mobil dinas. Ada kesan negatif anak menteri nyetir mobil.

22 Tatiana ingat, Lukman kalau baca buku di biblioteknya sambil pegang sapu. Karena banyak nyamuk! Oleh Lukman juga, Tatiana diikutkan di Pionir; yang namanya diubah jadi “Pramuka” agar tak terlalu berbau Uni Sovyet. Uniform-nya berwarna merah.

23 Saat masih anak-anak, Tatiana sdh dibawa Lukman ikut kampanye PKI di Jakarta. Ia ingat ikut menyanyi yelyel Palu-Arit PKI di Pemilu 55.

Booklovers, demikian kisah hidup keluarga PKI cum Politbiro PKI, MH Lukman, yang diingat oleh Tatiana! Sampai jumpa di Program Buku Pertamaku selanjutnya! Radio Buku, Mendengarkan Buku Membuka Cakrawala!

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan