-->

Peristiwa Toggle

Distribusi Buku Ajar K-13, Kemdikbud Libatkan Tiga Kementerian/Lembaga Lain

JAKARTA — Untuk mempercepat proses distribusi buku Kurikulum 2013 ke sekolah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan. Ketiga pihak itu ikut membantu mendorong pihak penyedia buku.

Hal itu dikemukakan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim, Kamis (18/9), seusai seminar ”Motivasi Program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal”, di Jakarta.

Kementerian Dalam Negeri sudah mengirim surat kepada pemerintah daerah agar mempercepat distribusi buku. Kementerian Keuangan juga dilibatkan untuk persiapan pencairan dana alokasi khusus (DAK) guna pembelian buku Kurikulum 2013 semester dua. ”DAK melalui APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) dan harus cair 15 Desember,” ujarnya. Proses tender buku Kurikulum 2013 semester dua telah selesai dan akan diverifikasi. Kontrak ditandatangani 1 Oktober 2014. Perusahaan yang tidak maksimal dalam berkarya tidak akan dipakai lagi.

Secara terpisah, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kemdikbud Ahmad Jazidie mengatakan, peminatan mata pelajaran untuk pendidikan menengah hendaknya dimulai semester 1 kelas X. Pada semester 2 nanti boleh ganti peminatan.

Peminatan hendaknya dilakukan tidak bersamaan dengan penerimaan peserta didik baru. Peminatan dilakukan sesudah peserta didik diterima di sebuah sekolah.

Demikian Harian Kompas edisi 19 September 2014 mengabarkan.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan