-->

Peristiwa Toggle

Buku Kurikulum 2013 Diedarkan

JAKARTA — Buku untuk pelaksanaan Kurikulum 2013 di jenjang SD, SMP, dan SMA sudah mulai didistribusikan untuk daerah yang jauh seperti Papua, Maluku, dan Maluku Utara. Adapun pelatihan guru akan diselenggarakan di Bandung, Surabaya, Semarang, Makassar, dan Medan.

”Kurikulum 2013 siap diterapkan mulai Juli ini di sekolah-sekolah yang terpilih,” kata Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim saat penutupan lokakarya Penyegaran Narasumber Nasional Implementasi Kurikulum 2013 di Jakarta, Jumat (28/6), sebagaimana diwartakan Kompas 29 Juni 2013.

Menurut Musliar, 55.762 guru yang akan menerapkan Kurikulum 2013 di jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK selesai dilatih pada H-2 menjelang tahun ajaran baru dimulai pada 15 Juli 2013. Guru-guru yang dinilai masih memiliki kelemahan diprioritaskan untuk mendapatkan pendampingan dari guru inti supaya dapat percaya diri mengimplementasikan kurikulum baru itu.

”Pelatihan guru dilakukan menjelang tahun ajaran baru supaya guru yang sudah dilatih ini masih segar ingatan dan pengalamannya untuk bisa menerapkan kurikulum baru di kelas,” kata Syawal Gultom, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan, Kemdiknas.

Guru sasaran yang terdiri dari guru kelas I dan IV SD, guru kelas VII SMP, serta guru kelas X SMA/SMK dilatih pada 9-13 Juli. Berarti, pelatihan selesai dua hari sebelum tahun ajaran baru dimulai pada 15 Juli.
Berjenjang

Menurut Syawal, persiapan implementasi Kurikulum 2013 ini dilakukan secara berjenjang. Pada saat ini, ratusan narasumber, antara lain terdiri dari tim inti, penulis buku, penulis materi pelatihan, dan penelaah, mengikuti penyegaran untuk menyamakan persepsi dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013.

Para narasumber tersebut akan melatih 588 instruktur nasional yang terdiri dari dosen, guru, dan widyaswara di Jakarta pada 29 Juni-3 Juli.

”Instruktur nasional ini akan dinilai. Jika ada yang tidak memenuhi kriteria, bisa saja tidak lulus,” kata Syawal.

Selanjutnya, para instruktur nasional melatih 4.731 guru inti SD, SMP, dan SMA/SMK pada 4-8 Juli. Pelatihan dipusatkan di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Makassar, dan Medan.

”Para guru inti inilah yang akan melatih guru sasaran di semua provinsi. Termasuk nanti yang mendampingi guru-guru di kelas, khususnya untuk guru yang dalam pelatihan nilainya rendah,” kata Syawal.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, pelatihan guru sangat penting dalam implementasi kurikulum baru. Melalui pelatihan ini, guru disiapkan untuk memiliki perubahan pola pikir dan motivasi; falsafah kurikulum; materi tiap mata pelajaran, silabus, cara mengajar, dan evaluasi; serta kemampuan membangun hubungan guru-siswa-orangtua dengan baik.

Kata Nuh, implementasi Kurikulum 2013 ini juga jadi ”kendaraan” untuk membenahi masalah perbukuan. Buku teks dan pegangan guru disediakan pemerintah yang ternyata harganya bisa jauh lebih murah dari yang ada di pasaran.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan