-->

23Tweets Toggle

#23Tweets | Katalog Seni – Yayat Surya | Yogyakarta

Namanya Yayat Surya. Asli Cirebon dan hijrah ke Jogja setelah lulus SMA. Ia seorang pekerja seni. Awalnya ia belajar seni rupa tata pentas atau seni rupa panggung di ISI kemudian belajar lagi di Sarjanawiyata Taman Siswa Yogyakarta. Ia mengenal seni rupa sejak SMP. Bakatnya sudah mulai dikembangkan dengan mencoret-coret buku-buku dan dinding-dinding.

Di program Katalog Seni, ia bercerita bagaimana buku sangat penting terutama bagi seniman sepertinya. Ia dituntut sebagai seniman yang tidak hanya bergelut dengan estetika tetapi juga harus memiliki kepekaan wacana yang lebih luas untuk menguatkan konsep atau mempertajam wawasan seni yang lebih mendalam lagi dalam hal penciptaan karya seni. dari buku itulah biasanya akan dapat melahirkan gagasan-gagasan/ide yang luar biasa.

Ia bercerita pula buku-buku yang berpengaruh dalam hidupnya: pertama, buku I Ching, buku tentang perubahan yang ia gunakan sebagai dasar karyanya. Yang kedua buku-buku ketimuran. Dan yang ketiga buku-buku umum.

1 #YayatSurya, pekerja seni. Awalnya bljr seni rupa tata pentas/panggung di #ISI, lanjutkan di #Sarjanawiyata Taman Siswa #Yogyakarta

2 #YayatSurya mengenal seni rupa sejak SMP. Bakatnya sudah mulai dikembangkan dengan mencoret-coret vinyet dan sket di buku2 dan dinding2

3 Buku sangat penting sebab dapat menambah wacana, wawasan dan sebagai sumber ilmu. Juga sebagai referensi. #YayatSurya

4 #YayatSurya dituntut miliki kepekaan wacana luas utk kuatkan konsep/pertajam wawasan seni yg lebih mendalam dlm hal penciptaan karya seni

5 “Dari buku-bukulah biasanya akan dapat melahirkan gagasan-gagasan atau ide yang luar biasa.” kata #YayatSurya

6 Buku bs pengaruhi daya pikir, pengetahuan, nalar. Bisa jg gerakkan intuitif di luar alam bawah sadar & ciptakan kegelisahan2 #YayatSurya

7 Bagi #YayatSurya sebagai perupa, kegelisahan-kegelisahan estetiklah yang akan dituangkan dalam visual untuk karya seni rupa.

8 “Banyak sekali peranan buku yang dapat menggugah dan merubah tatanan-tatanan yang terkandung dalam karya saya” kata #YayatSurya

9 Punya pengalaman dimarahi krn dinding2 sekolah & kamar habis di coret2 #YayatSurya. Dulu berpikir ingin bebas, tunjukkan eksistensi diri

10 Masa sekolah, media yg digunakan #YayatSurya adalah pensil, bolpen dan kapur. Kalau di kantin nemuin arang, ya dipake utk mencoret-coret

11 #YayatSurya terpengaruh filosofi timur spti I Ching, buku perubahan yg 5000 th lalu ada sbg bahan referensi & bacaan wajib rakyat China

12 Buku I Ching adl sumber buku2 yg ada dikawasan Asia, trmasuk yg berbau filosofi timur spti fengshui. Konon, buku itu dibaca kaisar2 China

13 Karena #YayatSurya banyak baca buku I Ching, jd setiap karyanya dr periode satu ke periode lain berangkat lewat pemahaman dari buku itu

14 Walaupun #YayatSurya buat periode mandala, biografi, lanskap. Ia tetap berpijak pd buku I Ching. banyak karya yang bersumber dr buku tsb

15 Pameran di Nepal #YayatSurya rasakan kekuatan spiritual timur. Lihat peristiwa2 seni tradisi spiritual. Buat kesan impresif & luarbiasa

16 Meski sebuah event kurang sempurna, tapi tetap berjalan. Berusaha tak kecewakan audience, jangan sampai membuat kesalahan lebih banyak.

17 Ada karya finis & unfinish. Walopun tak lengkap, tp punya ruh. Bukan karya invalid/gagal, krn itulah karya yg berdiri meski tak lengkap

18 sumber2 karya yg utama adlh filosofi ketimuran, menggugah komik2 silat spti Ko Ping Ho, karya sastrawan india, juga bacaan yg dibaca masy

19 Bagi #YayatSurya membaca adalah proses ritual yg berhubungan dengan alur pikiran dan hati, karena memperkaya wacana & ilmu pengetahuan

20 Kenapa membaca adalah sebuah laku ritual? Karena makan saja bagi #YayatSurya adlh laku ritual, buku pun seperti itu. Apapun yang dibaca

21 Buku yg berpengaruh bagi #YayatSurya adlh buku tentang perubahan, I Ching. yg kedua buku ketimuran. Ketiga buku pengetahuan umum

22 Harapan #YayatSurya jadilah seniman yg cerdas. Tak cuma bergulat di visual & teknis, tapi imbangi dg wawasan seni karena pengaruhi hasil

23 #YayatSurya percaya buku akan bisa merubah sikap, perilaku dan karya. Kalau bisa, seniman merubah cap bahwa seniman itu malas baca

Demikian #23Tweets obrolan #KatalogSeni bersama #YayatSurya. Saya, Chusna Rizqati @NonaNanaNdut, melaporkan. Sampai jumpa pada kisah yg lain

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan