-->

Peristiwa Toggle

Novel ‘Rantau 1 Muara’ karya Ahmad Fuadi Diluncurkan di New York

JAKARTA – Novel ketiga Ahmad Fuadi, yang merupakan rangkaian dari trilogi ‘Negeri 5 Muara’ diluncurkan secara berturut-turut di New York dan Washington DC, Amerika Serikat, pertengahan Mei 2013. Dan, mulai awal pekan ini telah beredar di Tanah Air. Demikian hot.detik.com 28 Mei 2013 mengabarkan.

Bagian akhir dari trilogi ‘Negeri 5 Menara’ yang telah ditunggu-tunggu oleh pembaca tersebut melanjutkan kisah Alif. Kali ini dikisahkan, selepas kuliah, Alif masih harus berjuang untuk melakukan tiga pencarian besar dalam hidupnya. Masing-masing adalah tempat berkarya, belahan jiwa dan muara hidupnya. Semboyannya kali ini “man saara ala darbi washala”, atau siapa yang berjalan di jalannya akan sampai di tujuan.

Lalu, kenapa harus diluncurkan di luar negeri? “Setting novel ini memang New York dan Washington DC, selain Bandung dan Jakarta, jadi tempat softlaunching sengaja sesuai dengan setting yang ada dalam cerita,” ujar novelis jebolan pondok pesantren modern Gontor, Ponorogo, Jawa Timur yang menyelesaikan pendidikan S1 di jurusan Hubungan Internasional Unpad, Bandung itu.

Selain itu, pria yang pernah kuliah dan tinggal di Amerika pada 1999-2002 itu juga ingin mendatangi kembali beberapa tempat yang menjadi inspirasi cerita novelnya. “Di novel ini juga ada peta New York dan Washington DC untuk memudahkan pembaca membayangkan alur cerita,” tambah mantan wartawan kelahiran Padang, Sumatera Barat, 1972 itu.

Fuadi berada di Amerika Serikat selama 3 minggu untuk mengadakan diskusi novel-novelnya. Selain itu, dengan dukungan Dompat Dhuafa, diadakan pula pemutaran film ‘Negeri 5 Menara’ di KJRI New York dan KBRI Washington DC. Acara pemutaran film dan diskusi buku tersebut dihadiri oleh ratusan warga Amerika dan Indonesia.

Novel ‘Negeri 5 Menara’ yang merupakan novel Indonesia terlaris sepanjang sejarah penerbit Gramedia Pustaka Utama sudah diterjemahkan ke bahasa Inggris dengan judul ‘The Land of Five Towers’. Buku kedua ‘Ranah 3 Warna’ sedang dalam proses penerjemahan ke dalam bahasa Inggris, dan rencananya akan diluncurkan di Ubud Writer and Reader Festival 2013.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan