-->

Kronik Toggle

Rumah Sinema 'Bedah Buku' Antropologi Visual

Rumah Sinema Yogyakarta meluncurkan buku kumpulan esai tentang antropologi visual yang ditulis oleh salah satu anggotanya M. Zamzam Fauzanafi, dosen Antropologi FIB UGM.

Buku tersebut berjudul “Melampaui Penglihatan: Kumpulan Esai Antropologi Visual tentang Media Visual, Seni, dan Penonton”. Peluncuran buku yang dilaksanakan di Bentara Budaya Yogyakarta ini disertai diskusi buku. Dua pembahas buku yang hadir diantaranya Afrizal Malna (penyair) dan Prof. PM. Laksono (guru besar UGM).

Kumpulan esai dalam buku ini mencakup uraian dan penjelasan tentang dua wilayah kerja antropologi visual.  Pertama, mengenai penggunaan medium/materi visual dalam riset (terutama foto dan video). Kedua, analisa terhadap materi visual dan properti sistem visual mengenai bagaimana segala sesuatu dilihat dan bagaimana penglihatan dipahami dalam berbagai ekspresi dan pengalaman sosial. Misalnya melalui lukisan, mural, televisi, hingga puisi, pengalaman menonton film).  Esai ini juga membahas mengenai bagaimana sesuatu yang bersifat visual berrelasi terhadap ranah kultural, sosial, dan politik.

“Dalam hal ini, indra manusia dianggap sebagai jalan untuk mengalami kompleksitas proses sosial, kultural, dan politik. Dengan demikian tidak hanya penglihatan dan penafsiran, namun juga melibatkan emosi dan pemahaman indrawi,” ujar Zamzam Fauzanafi, penulis buku.

Ia menambahkan, tema-tema dalam esai ini diantaranya meliputi pameran foto,menonton film, mural, perkotaan dan puisi. Ini semua diikat oleh benang merah yakni hubungan antara detail citra media tontonan hasil kerja dari kamera, mata / penglihatan / visualitas, dan caption/keterangan foto, serta perbincangan tentang penglihatan dan dunia (makna) di luar penglihatan. (Den)

*)KR, 27 Desember 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan