-->

Kronik Toggle

Jumlah Perpustakaan di Kota Malang Minim

Memiliki julukan sebagai kota pendidikan ternyata tak berbanding lurus dengan jumlah perpustakaan yang ada di Kota Malang.

Pasalnya, dari 57 kelurahan di Kota Malang, saat ini baru 20 kelurahan yang memiliki perpustakaan. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Perpustakaan dan Arsip Kota Malang, Mulyono, Selasa (11/12/2012). “Memang saat ini sebanyak 37 kelurahan yang belum memiliki perpustakaan,” ujar Mulyono.

Menurutnya, kelurahan yang belum memiliki perpustakaan justru wilayah yang merupakan basis perguruan tinggi di Kota Malang seperti kelurahan Dinoyo, Tlogomas dan Merjosari. Sementara kelurahan yang sudah memiliki perpustakaan merupakan wilayah pinggir Kota Malang seperti Kelurahan Buring dan Lesanpuro.

Mulyono mengungkapkan, selama ini yang menjadi kendala dalam proses realisasi perpustakaan di kelurahan itu agak lama karena terkendala tempat.

Tidak semua kelurahan memiliki ruangan yang layak dan personel cukup untuk menanganinya. “Untuk melakukan pengadaan di setiap perpustakaan membutukan dana sebesar Rp 35 juta, selain itu waktu realisasinya lama,” katanya.

Untuk itu, ke depannya ia menargetkan kelurahan yang belum memiliki perpustakaan bisa segera memiliki. Hanya saja, prosesnya dilakukan secara bertahap. Apalagi setiap perpustakaan harus meng-up date koleksi buku yang dimiliki. “Tahun 2014 kami targetkan 50 persen kelurahan di Kota Malang sudah punya perpustakaan,” tuturnya.

Terkait jumlah koleksi buku di tiap kelurahan jumlahnya sebanyak 1000 buku dengan 500 judul . Sedangkan koleksi buku yang dimiliki Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Malang sebanyak 129 ribu buku. “Tahun ini kami melakukan pengadaan sebanyak 12 ribu buku,” imbuh Mulyono.

Selain penambahakn koleksi buku, sambung Mulyono, pihaknya juga berharap bisa melakukan proses digitalisasi library. Pasalnya, selama ini sampai saat ini perpustakaan digital di Malang masih belum ada. “Tetapi untuk digitalisasi perpusatakaan ini membutuhkan anggaran yang besar mencapai Rp 1 miliar termasuk pengadaan perpustakaan kelurahan,”pungkas Mulyono mengakhiri wawancara

*)Beritajatim, 11 Desember 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan