-->

Kronik Toggle

Dahlan Beberkan Kasus Proyek Buku Merpati

Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyatakan sudah mendengar laporan dari Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines, Rudy Setyopurnomo, mengenai proyek pembuatan buku ulang tahun ke-50 Merpati yang pernah digarap anggota Komisi Keuangan DPR, Sumaryoto.

“Saya memang mendengar laporan itu. Juga pembuatan kalender,” kata Dahlan Iskan kepada Tempo di sekitar gerbang jalan tol Cikarang Utama I, Selasa, 4 Desember 2012. Ia menjelaskan, proyek pembuatan kalender Merpati juga dalam rangka ulang tahun maskapai pelat merah itu. Keterangan Rudy soal ini pun telah disampaikan kepada Badan Kehormatan DPR.

Dahlan menampik tudingan bahwa laporan Rudy tak benar. Namun, “Untuk lebih jelasnya silakan ditanyakan langsung kepada Dirut Merpati,” tuturnya.

Sumaryoto membantah terlibat proyek buku. Kepada Tempo ia membenarkan pernah ditunjuk untuk menggarap proyek senilai sekitar Rp 100 juta itu ketika jabatan direktur utama dipegang Sardjono Jhony Tjitrokusumo. Buku mesti terbit pada September 2012. Tapi, kontrak dibatalkan pada Mei 2012 ketika Rudy baru saja menjabat. Muncul kabar, belakangan Rudy “menghidupkan” lagi kontrak lalu mengirim uang kepada Sumaryoto. Tapi, sang politikus mengembalikan uang itu. “Nanti saja saya jelaskan,” ujarnya, Senin 3 Desember 2012.

Rudy pernah mengakui adanya proyek pembuatan buku dan kalender senilai Rp 800 juta yang diserahkan kepada Sumaryoto, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Namun, proyek itu mandek. Dahlan telah melaporkan dugaan pemerasan oleh anggota DPR kepada sejumlah petinggi BUMN terkait dengan pembahasan penyertaan modal negara (PMN) di BUMN dalam anggaran negara. Beberapa petinggi BUMN dan anggota DPR telah diperiksa Badan Kehormatan.

*) Tempo, 4 Desember 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan