-->

Kronik Toggle

Buku Asli Bung Karno Akan Dibuatkan Perpustakaan

MALANG – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Malang berencana akan membuat perpustakaan bung karno.  Perpustakaan bung karno ini akan berisi buku koleksi asli bung karno dengan beberapa mebelernya.

Peni Suparto, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang mengatakan, saat ini sudah ada sekitar 30.000 ekslempar buku koleksi bung karno. Dan sangat sayang jika hanya disimpan saja.

30.000 ekslempar tersebut ditulis dengan Bahasa Belanda, Inggris, dan Jerman serta hanya beberapa saja yang menggunakan bahasa Indonesia. Isi dari buku-buku tersebut mulai dari bidang politik, sejarah, dan bidang-bidang lainnya.

Ditanya dari mana asal buku tersebut, Peni mengatakan, buku tersebut merupakan hibah dari seseorang yang menyelamatkan buku tersebut ketika istana sriana sriani akan dijual kepada istri Peni, Heri Pudji utami.

“Kami yakin banyak yang ingin tahu tentang koleksi buku bung karno, supaya bisa dibaca oleh umum, maka akan kami buatkan perpustakaan,” ujar Peni Kemarin.

Rencananya, perpustakaan bung karno tersebut untuk sementara akan ikut   di gedung DPC PDI Perjuangan di Kedungkandang yang saat ini pengerjaannya dalam tahap finishing.

“Hall kantor kami sangat luas sehingga nantinya bisa diambil sedikit untuk dimanfaatkan untuk perepustakaan,” ujar Mantan dosen sejarah di IKIP Malang ini.

Namun, nantinya perpustakaan bung karno akan dibangun di Jalan Bogor. Dipilihnya, kawasan tersebut, karena dekat dengan kampus. Kapan mulai dibukanya perpustakaan tersebut, Menurut Peni, masih menunggu penyelesaian kantor DPC PDI Perjuangan.

Kantor DPC PDI Perjuanan memang luas. Kantor ini berdiri diatas lahan seluas 8.300 meter persegi, dan dibangun dengan anggaran senilai Rp 8 miliar. Karena lahannya yang luas, menurut Peni, kantor DPC PDI-P ini akan multifungsi yang akan memfasilitasi warga sekitar seperti bisa dimanfaatkan untuk badminton, gedung pertemuan warga, juga sempat ada yang menyewa untuk digunakan show room mobil bekas jika tidak ada kegiatan.

“Gedung ini, akan menjadi gedung kantor DPC PDI-P terbesar di Indonesia,” ujar Peni.

*)Tribunnews, 25 Desember 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan