-->

Kronik Toggle

Polda Jatim Tetapkan 3 Tersangka Kasus Buku Nikah Palsu

Surabaya – Dua jamaah haji pembawa 500 buku nikah palsu dan penitip, akhirnya resmi ditetapkan tersangka oleh Polda Jatim. Namun hanya 2 orang yang ditahan, satu lainnya hanya dikenakan wajib lapor.

Kedua tersangka yang ditahan yakni, Abdul Kholik Taufiqurrahman dan Khatib. Kholik merupakan jamaah haji Embarkasi Surabaya kloter 20 asal Pamekasan. Guru SD ini dititipi Khatib 300 buku nikah palsu. Keduanya resmi ditahan sejak, Jumat (9/11) lalu.

Sedangkan Muhammad Rijak, merupakan keponakan Kholik yang juga kedapatan membawa buku nikah palsu hanya dikenakan wajib lapor. Rizak ditangkap lebih dulu oleh Tim Keamanan Misi Haji Indonesia Daerah Kerja Madinah karena terbukti membawa buku nikah palsu di dalam tasnya.

“Ia (Rijak-red) mengaku hanya disuruh dan dipaksa oleh Kholik untuk memasukkan ratusan buku nikah palsu itu ke dalam tasnya. Karena hanya dipaksa, Rijak tidak kami tahan, hanya wajib lapor,” kata AKBP Anshori saat dihubungi detiksurabaya.com, Senin (12/11/2012).

Menurut Kasubdit Jatanum Polda Jatim, ketiganya dijerat pasal berlapis yakni pasal 263, 246, 266 junto 56 KUHP tentang pemalsuan surat, dokumen, memberikan keterangan palsu dan persekongkolan.

“Ketiganya resmi kita tetapkan sebagai tersangka karena turut serta dalam pemalsuan surat dan memberikan keterangan palsu,” imbuh Anshori..

Sementara, Khatib yang menitipkan buku nikah palsu kepada kedua jamaah haji, ditangkap Polda Jatim di rumahnya di Pamekasan pada 8 November 2012 lalu. Ia langsung dibawa ke Mapolda Jatim untuk diperiksa lebih lanjut dan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

*)Detik, 12 November 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan