-->

23Tweets Toggle

#23Tweets | Komunitas – Baduy Membaca | Banten

Adat Baduy pada dasarnya melarang segala bentuk pendidikan. Kegiatan baca tulis tidak boleh dilakukan secara terang-terangan. Semua ini dilakukan katanya agar melindungi Adat agar tidak rusak. Benarkah begitu? Sarpin melawannya. Baduy asli ini menganggap bahwa untuk menjaga agar adat Baduy tidak rusak, anak-anak Baduy seharusnya justru belajar dan menjadi pintar. Menjadi bodoh justru melemahkan adat. Maka ia diam-diam mengajarkan anak-anak baduy membaca. Perjuangan dilakukan geriliya, sembunyi-sembunyi dan malam hari. Beberapa kali ia ketahuan dan dipanggil Ketua Adat untuk diminta berhenti. Ia berhenti, tapi kemudian diteruskannya lagi. Karena kerja belum usai. Pendidikan dan pencerahan harus tetap diteruskan ke generasi Baduy selanjutnya. Penasaran?

Berikut transkrip obrolan bersama Sarpin dari komunitas “Baduy Membaca” dalam #23Tweets dan dikerjakan oleh Nadia Aghnia Fadhillah.

1. Sarpin adalah penduduk asli Baduy, tinggal di Baduy Luar, Desa Kanekes, Baduy, Banten. #23Tweets #BaduyMembaca

2. Belajar membaca dengan otodidak, lalu melanjutkan pendidikan kesetaraan. Padahal dilarang oleh adat Baduy. #23Tweets #BaduyMembaca

3. Sarpin membuat komunitas #BaduyMembaca untuk mengajar anak-anak Baduy baca-tulis, secara diam-diam. #23Tweets #BaduyMembaca

4. Pemuka adat melarang kemampuan baca-tulis penduduknya karena dikhawatirkan merusak adat asli Baduy. #23Tweets #BaduyMembaca

5. Beberapa kali sempat diminta berhenti oleh Kepala Adat, ia nurut sementara, namun kemudian dilanjutkan lagi. #23Tweets #BaduyMembaca

6. Adat harus dilestarikan, tapi penduduk tidak boleh bodoh. Orang pintar pun bisa melestarikan adat. #23Tweets #BaduyMembaca

7. Sebenarnya anak-anak Baduy antusias belajar, tapi semakin banyak ikut, semakin besar kemungkinan ketahuan. #23Tweets #BaduyMembaca

8. Miris melihat anak-anak Baduy tidak sekolah namun memonton tivi, tidak ada bentengnya. #23Tweets #BaduyMembaca

9. Pekerjaan tidak menjadi tujuan penting dari pendidikan, yang penting ilmu pengetahuan. #23Tweets #BaduyMembaca

10. Sebenarnya bantuan dari pihak lain ada banyak datang, namun sulit masuk karena dilarang Adat. #23Tweets #BaduyMembaca

11. Ketika terjadi masalah, Sarpin menjadikan Kantor Desa sebagai backup. Ia bekerja sebagai KaUr Pemerintahan hanya sebagai tameng. #23Tweets #BaduyMembaca

12. Ketika ditanya buku apa yang dibawanya, ia selalu bilang itu untuk urusan Kantor Desa, bukan buku pelajaran. #23Tweets #BaduyMembaca

13. Perjuangan yang dilakukan Sarpin adalah perjuangan gerilya. Dilakukan diam-diam, malam hari; gerakan bawah tanah Baduy. #23Tweets #BaduyMembaca

14. Tadinya ada 15 org di tiap desa yg bisa membawa pesan pendidikan, namun ketika bermasalah dengan Adat Baduy, semuanya lepas. #23Tweets #BaduyMembaca

15. Untunglah sekarang ada beberapa penduduk yang juga ikut kesetaraan, setelah lulus bisa diajak menyebarkan paradigma pentingnya kemampuan baca tulis. #23Tweets #BaduyMembaca

16. Saya tidak punya mimpi jangka pendek. Mimpi saya jangka panjang. Agar anak-anak saya dan generasi Baduy selanjutnya paham pentingnya pendidikan. #23Tweets #BaduyMembaca

17. Sekolah itu bukan untuk kerja. Sekolah itu untuk ilmu. #23Tweets #BaduyMembaca

18. Kalau ingin mampir ke Baduy bisa datang ke Desa Kanekes, Baduy, Banten. Naik kereta ke Rangkasbitung, naik angkot 07 ke Terminal Cirende, naik ke Ciboleger. Jalan 200m lagi. #23Tweets #BaduyMembaca

19. Saya membaca buku pendidikan. Novel tidak. Paling berkesan tentang pertanian coklat karena memang sedang bertani tanaman coklat. #23Tweets #BaduyMembaca

20. Dengan membaca, kita dapat melihat lebih luas. Baduy suku terasing, dan dari bacaan saya tahu suku serupa lain ada juga di Kalimantan, Papua. #23Tweets #BaduyMembaca

21. Mempertahankan adat tidak harus bodoh. Orang pintar pun bisa mempertahankan adat. #23Tweets #BaduyMembaca

Demikian transkrip obrolan bersama Sarpin dari komunitas “Baduy Membaca” dalam #23Tweets. Saya, @nadanakaneh, melaporkan.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan