-->

23Tweets Toggle

#23Tweets | Angkringan Buku – “Gus Dur, Guru Orang Papua” | Titus Pekei

Titus Chris Pekei adalah peneliti yang bekerja di Papua Ecology Institute yang fokus pada kebudayaan dan lingkungan Papua. Ia juga mengajar di beberapa universitas di Jakarta maupun Jayapura tentang studi Papua. Beberapa kali telah menulis buku mengenai daerah tercintanya. Misalnya buku tentang “Noken Papua”, tas tradisional hasil kerajinan tangan rakyat Papua, yang bakal terdaftar di UNESCO.

Transkrip obrolan Angkringan Buku bersama Titus Chris Pekei dikerjakan Nadia Aghnia Fadhillah.

1. Titus Chris Pekei adalah seorang pengajar di beberapa universitas di Jakarta dan Papua tentang studi Papua. #23Tweets

2. Buku pertama Titus adalah Manusia Mei. Tentang sebuah suku di Papua. #23Tweets

3. Titus Chris Pekei juga seorang peneliti di Papua Ekologi Institute atau Yayasan Ekologi Papua. #23Tweets

4. Papua Ekologi Institute mendorong kebudayaan, lingkungan, sosial masyarakat, dan pendampingan pada masyarakat lokal Papua. #23Tweets

5. Salah satu warisan budaya yang diperjuangkan Papua Ekologi Institute adalah Noken, tas tradisional Papua. #23Tweets

6. Noken hasil kerajinan tangan masyarakat Papua yg terpinggirkan. Tahun ini akan ditetapkan sbg warisan kebudayaan dunia UNESCO. #23Tweets

7. Riset lain yg dilakukan Papua Ekologi Institute kajian mengenai Gus Dur. Orang Papua menganggap beliau adalah Guru Papua. #23Tweets

8. Meski Gus Dur tidak hanya Guru Papua, ia juga guru bangsa Indonesia, dan guru bangsa-bangsa lain di dunia. #23Tweets

9. Gus Dur mengedepankan nilai2 demokrasi, toleransi, kebenaran keadilan, dan mengangkat kaum lemah yg selama ini terpinggirkan.#23Tweets

10. Banyak terobosan yang dilakukan Gus Dur pada Papua selama 22 bulan masa jabatannya sebagai Presiden Indonesia. #23Tweets

11. Gus Dur lah yang membuat nama Papua menjadi milik kami lagi. Karena sejak Trikora Soekarno, nama pulau itu IRIAN. #23Tweets

12. IRIAN = Ikut Republik Indonesia Anti Nederland (catatan pilot magang) #23Tweets

13. 1 Januari 2000, Gus Dur mengganti nama Irian Jaya menjadi Papua. Memulai abad baru, masa depan baru. #23Tweets

14. Semuanya ada dalam buku Gus Dur, Guru Papua. Bisa didapatkan di toko buku mulai akhir November. #23Tweets

15. Buku Titus Chris Pekei selanjutnya adalah Gus Dur, Apa Kata Mereka. Gus Dur menuai cacian, makian, dan pujian. #23Tweets

16. Makian dan pujian itu biasa bagi semua manusia. Tapi tidak semua manusia bisa melakukan apa yang Gus Dur lakukan. #23Tweets

17. Gus Dur tidak pernah mengatakan dia itu Orang Jawa, yang dikedepankan adalah nilai-nilai humanis. #23Tweets

18. Tidak semua orang bisa melakukan hal yang Gus Dur lakukan pada orang Papua, Cina, Aceh, dan kaum yang dipersoalkan ketika itu. #23Tweets

19. Gus Dur paham mengenai ilmu ekologi. Tentang segala lingkup manusia. Dan berpijak pada Behineka Tunggal Ika. #23Tweets

20. Penting untuk menulis tentang Gus Dur, karena orang seperti beliau harus terus diingat sampai 100 tahun mendatang. #23Tweets

21. Buku-buku sosial budaya, filsafat, dan perubahan zaman, dan hukum lingkungan. lah yang mempengaruhi Titus Chris Pekei. #23Tweets

22. Buku-buku Koenadi Hardjasoemantri mengenai tata kelola hukum lingkungan memenuhi rumah Titus Chris Pekei. #23Tweets

23. Buku-buku filsafat terbitan Kanisius pun disukainya. #23Tweets

Demikian transkrip obrolan Angkringan Buku bersama Titus Chris Pekei. Saya, @nadanakaneh, melaporkan.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan