-->

Kronik Toggle

Warga Nunukan Diajak Tulis Cerita Rakyat

NUNUKAN — Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Daerah Nunukan mengajak pelajar dan masyarakat umum di Nunukan untuk menulis cerita rakyat. Selama ini, cerita-cerita rakyat di daerah ini nyaris tak terekam dalam tulisan yang bisa dibaca masyarakat umum.

Ketua Panitia Lomba Penulisan Cerita Rakyat Daerah Hasnah mengatakan, penulisan cerita rakyat ini dilombakan dengan tujuan mengungkap akar budaya yang ada di Kabupaten Nunukan sekaligus memperkenalkan asal usul dan adat istiadat suatu daerah serta sejarahnya.

Lomba yang bertemakan “Menumbuhkembangkan Rasa Kecintaan Terhadap Budaya Daerah dan Nasionalisme Dalam Proses Pembentukan Karakter Bangsa dan Jatidiri Bangsa” ini diharapkan bisa membuka cakrawala generasi muda untuk lebih mengetahui akar budaya dari lingkungan terdekatnya. Sehingga mereka dapat mengambil nilai-nilai kehidupan dari cerita asal daerahnya untuk dapat menjalani kehidupan masa kini dan masa datang dengan lebih baik.

Generasi muda di daerah ini juga bisa mampu memahami secara detail fenomena dan peristiwa nasional yang bersifat pragmatis.

“Jadi cerita rakyat ini untuk menghimpun cerita-cerita dari berbagai daerah, kecamatan, suku yang berasal dari Kabupaten Nunukan. Nantinya cerita rakyat ini kita kumpulkan dan dibuat buku lalu kita berikan kepada pelajar dan memberitahukan bahwa di daerah ini, di Kabupaten Nunukan kita punya cerita yang bagus. Cerita yang dulu terjadi,” ujarnya.

Peserta lomba terdiri dari pelajar maupun masyarakat umum dengan tulisan berjudul bebas. Kegiatan lomba dibuka sejak 7 Agustus dan naskah cerita diterima panitia paling lambat 24 September mendatang di Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Nunukan.

*)Tribunnews, 6 September 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan