-->

Lainnya Toggle

Profesor Bikin Buku Kedokteran Pakai Foto-foto Porno

Jakarta, Siapa bilang textbook selalu membosankan? Ada sebuah buku tentang anatomi kedokteran yang menggunakan foto-foto vulgar untuk menyampaikan materi perkuliahan. Buku pelajaran ini memajang foto-foto laki-laki macho dan perempuan seksi yang berpose nakal dan telanjang khas majalah dewasa.

Pada tahun 1971, tiga profesor kedokteran di Duke University School of Medicine berkolaborasi menyusun buku mengenai anatomi berjudul ‘The Anatomical Basis of Medical Practice‘. Berbeda dengan buku-buku perkuliahan lainnya, buku ini memajang foto laki-laki gagah dan perempuan telanjang yang seksi nan menggoda seperti yang sekarang disebut sebagai pornografi.

“Mungkin kami harus memasukkan foto-foto berbagai laki-laki dan perempuan Amerika yang memamerkan fisiknya. Kami menggunakan model perempuan sebagai model. Mahasiswa akan melihat spesimen biasa setiap hari. Namun pada kesempatan yang langka, akan muncul spesimen yang menarik di hadapannya untuk berkonsultasi. Dia harus siap menghadapi kejutan yang menyenangkan ini,” demikian kata pengantar dalam buku tersebut seperti dikutip dari Gizmodo, Kamis (20/9/2012).

Para profesor yang menyusun buku ini adalah Becker, James SW Wilson dan John A. Gehweiler. Ketiganya menulis buku tersebut dengan gaya bahasa yang santai agar mudah dipahami mahasiswa. Alasannya adalah agar textbook yang akan menjadi pegangan mahasiswa ini tak hanya instruktif, namun juga menghibur.

Dalam penyusunannya, para profesor ini bahkan menggunakan kalimat yang nakal mengenai perempuan. Misalnya dalam materi mengenai efek sinar UV pada kulit, tertulis bahwa ‘perbedaan antara bagian yang terpapar dan tak terpapar sinar pada epidermis akan cukup mencolok jika pakaian renang perempuan dilepas’.

Sebuah makalah yang diterbitkan tahun 2009 berjudul ‘The Pornographic Anatomy Book? The Curious Tale of The Anatomical Basis of Medical Practice‘ mencoba menggali lebih dalam mengenai cerita di balik penerbitan buku ini. Sang penulis, Edward Halperin dari University of Louisville, menguraikan asal-usul media pendidikan yang bermuatan erotis.

“Salah satu hal yang membuat penasaran adalah buku tersebut ditempeli oleh foto-foto khas Playboy, perempuan dan laki-laki telanjang yang digunakan sebagai gambar anatomi. Penulis juga banyak menggunakannya sebagai ilustrasi untuk membantu pengajaran di kelas,” kata Halperin.

Foto-foto yang dipajang dalam buku tersebut merupakan jepretan fotografer bernama Peter Gowland yang terkenal sebagai fotografer model telanjang untuk majalah Playboy, yaitu majalah laki-laki yang banyak memamerkan foto perempuan seksi. Tak ayal, buku ini pun mendapat kritikan.

Penerbit buku yang bernama Williams and Wilkins misalnya mendapat kritikan dari majalah terkenal di Amerika Serikat, Newsweek. Penyebabnya adalah karena pada foto laki-laki, gambarnya dipotong untuk menampilkan bagian tubuh tertentu. Namun saat menunjukkan anatomi leher, yang ditunjukkan adalah foto gadis telanjang bulat dengan pose seperti di majalah-majalah.

Meskipun demikian, buku ini tetap diterbitkan. Karena terbilang cukup fenomenal, buku ini menjadi salah satu benda yang dipajang dalam pameran Street Anatomy’s Objectify This di Chicago, Amerika Serikat yang tengah berlangsung hingga 29 September 2012 nanti.

*) Detik, 20 September 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan