-->

Kronik Toggle

Perpustakaan Sekolah Dasar di Surabaya Digerojok 2.282 Buku

Surabaya – Perpustakaan di beberapa sekolah dasar (SD) di Surabaya mendapatkan bantuan buku dari Wismilak Group sebanyak 2.282 buku. Berbagai ragam jenis buku itu digunakan untuk salah satu menarik minat baca bagi anak SD.

“Generasi muda ke depan harus mempunyai niat membaca yang tinggi. Kita harapkan generasi penerus ini bisa mengeluarkan ide-ide positif dari membaca buku,” ujar Henry Najion kepada wartawan usai penyerahan buku ke kepala sekolah SD di kantor Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Jl Jagir Wonokromo, Selasa (11/9/2012).

Pria yang menjabat sebagai Chief Personnel Wismilak Group ini menerangkan, perusahaannya menyerahkan CSR dalam bentuk 2.282 buku berbagai jenis seperti buku ilmu pengetahuan umum, latihan soal, novel hingga buku untuk para guru mengenai cara mengajar, itu diserahkan ke Badan Arsip dan Perpustakaan (BAP) Kota Surabaya.

Kemudian, dari BAP diserahkan ke 10 SD seperti SDN Manukan Wetan II, SDN Manukan Wetan III, SDN Made I/475, SDN Jajar Tunggal III/452, SDN Semolowaru II/262 dan beberapa SD lainnya.

“Pendistribusiannya oleh Badan Arsip dan Perpustakaan. Kami melihat sinergitas antara Dinas Pendidikan dengan Badan Arsip dan Perpustakaan sangat bagus. Nanti setiap perpustakaan di sekolah itu akan mendapatkan pendampingan dari petugas Badan Arsip dan Perpustakaan,” tuturnya.

Ia berharap, ke depan dapat meningkatkan memberikan bantuan berupa buku tak hanya di perpustakaan sekolah SD saja, tapi juga di Taman Baca yang ada di wilayah kelurahan di Surabaya.

“Mungkin di lain kesempatan, kita akan memberikan bantuan buku untuk Taman Baca. Ya dilihat dulu hasil evaluasinya, nanti akan kita perbaiki,” jelasnya.

Sementara Kepala BAP, Arini Pakistyaningsih menerangkan, kecerdasan siswa 60 persen di dapat dari membaca buku. Sedangkan 25 persen dari hasil tatap muka dengan guru.

“Siswa harus terus menerus dilatih membaca buku. Dan meresume buku menjadikan kebiasaan positif,” katanya sambil mengingatkan para kepala sekolah untuk dapat memanej perpustakaan di sekolahnya masing-masing.

Arini menambahkan, BAP mempunyai 126 target perpustakaan atau taman baca untuk pemberian buku yang didapat dari berbagai macam instansi maupun CSR. Ia berharap, buku-buku anak-anak, buku pengayaan atau penunjang pembelajaran dapat mendidik karakter anak.

“Budayakan membaca buku sejak usia dini,” jelasnya.

*) Detik, 11 September 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan