-->

Kronik Toggle

Pemkab Pesisir Selatan ajak masyarakat gemar membaca

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat mengajak semua lapisan masyarakat untuk gemar membaca meski hanya beberapa menit saja.

“Belum ada di dunia ini orang pintar tanpa membaca. Maka itu jika ingin pintar dan maju banyak banyaklah membaca jangan biarkan kesempatan membaca berlalu begitu saja, ” kata Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pesisir Selatan, Erizon pada peringatan Bulan Baca di Painan, Rabu.

Menurut ia, kepintaran seseorang akan lahir dari orang yang gemar membaca. Dengan membaca akan terjadi transformasi ilmu dari penulis kepada pembaca.

Kemajuan suatu negara sangat tergantung dari minat baca warganya, bila minat baca warga tinggi maka akan majulah negara tersebut, hal ini dapat dilihat pada beberapa negara maju di dunia, minat baca warganya pasti tinggi.

Ia memberikan contoh, Jepang merupakan salah satu negara maju. Di sana, banyak orang memanfaatkan waktunya untuk membaca. Ketika berada diatas kereta api dalam perjalanan, mereka (orang Jepang) selalu memanfaatkan waktunya membaca buku yang dibawanya.

“Tidak ada jalan lain, selain banyak membaca. Kepada para orang tua, motifasi anak anaknya untuk giat membaca, tidak saja buku-buku pelajaran sekolah tetapi bacaan-bacaan lainnya yang bisa menambah ilmu mereka (anak-anak), ” ungkap ia.

Untuk menimbulkan minat baca bagi anak-anak, ia meminta para pendidik di kabupaten itu untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak sekolah mengadakan studi banding ke daerah lain yang warganya gemar membaca dan memiliki rumah baca.

Aktivitas membaca anak-anak saat ini cenderung menurun dan masih jauh dibandingkan negara maju lainnya. Sebaiknya kegiatan gemar membaca bagi anak dilakukan sejak usia dini, orang tua menjadi penentu dalam pendidikan dasar anak, karena saat ini kegiatan bercerita atau mendongeng pada anak hampir jarang dilakukan.

Kepada petugas perpustakaan ia mengimbau, agar bisa memberikan pelayanan optimal dan ramah, serta mampu membuang rasa bosan yang sewaktu-waktu muncul ketika berhadapan dengan kondisi rutin perpustakaan yang dikelolanya.

Begitu juga dengan perpustakaan sekolah, diharapkan tidak hanya sebagai gudang buku, tetapi lebih dari itu bisa menjadi sumber inspirasi dan gagasan untuk membangkitkan semangat siswa dalam menggapai cita citanya dengan membaca.
(ANT)

*)antara, 26 September 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan