-->

Lainnya Toggle

China Luncurkan Buku Seri Pertama Angkatan Bersenjatanya

Beijing – China meluncurkan buku seri pertama Angkatan Bersenjatanya (People`s Liberation Army/PLA) untuk lebih memperkenalkan profil, kekuatan, dan perkembangan yang dialami angkatan perang china kepada publik.

Peluncuran buku angkatan bersenjata China itu dilakukan di sela-sela penyelenggaraan bursa ke-19 buku internasional Beijing yang berlangsung 29 Agustus hingga 2 September 2012.

Seri pertama terdiri atas tiga buku yakni tentang Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara China. Rangkaian seri pertama buku Angkatan Bersenjata China itu ditulis dalam enam bahasa yang berlaku di Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Juru Bicara kementerian Pertahanan China Geng Yansheng mengatakan “Rangkaian seri pertama Angkatan Brsenjata China kali ini disampaikan lebih sistematik dan lengkap tentang pengembangan sistem pertahanan dan kekuatan militer china dalam kurun waktu terakhir,”.

Ia menambahkan,”melalui buku tersebut para pembaca dapat mengetahui secara jelas tentang pengembangan sistem pertahanan dan kekuatan militer China untuk mendukung perdamaian dunia sejalan dengan kebijakan pertahanan nasional China yang defensif,”.

Sementara salah satu penulis yang juga staf Sekolah komando Angkatan Udara China Prof Lu Xiapoing mengatakan edisi pertama buku-buku tentang angkatan bersenjata China lebih difokuskan pada kebutuhan dan kajian akademis.

“Pada edisi kali ini kami ingin menampilkan sesuatu yang berbeda yang lebih menarik dengan memasang sejumlah foto dan cerita menarik tentang profil dan pengembangan militer China,” katanya.

Pada seri selanjutnya China akan merilis buku tentang kiprah angkatan laut China di Teluk Alden, angkatan bersenjata China dalam pasukan perdamaian PBB dan kerja sama angkatan bersenjata China dengan militer internasional.

Ketiga seri tersebut akan diterbitkan dalam enam bahasa sebelum akhir 2014.
(R018)

*) Antara, 1 September 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan