-->

Kronik Toggle

Calon Haji Bawa Ratusan Buku Nikah Palsu

Surabaya – Pasangan suami istri yang juga calon jamaah haji (calhaj) kloter 20 harus menjalani pemeriksaan. Pasalnya, di dalam koper pasutri asal Pamekasan, Madura, itu ada ratusan pasang buku nikah.

Penemuan buku nikah ini berawal kecurigaan petugas dari aviation security (avsec) Juanda yang bertugas di Asrama Haji Embarkasi Sukolilo Surabaya (AHESS). Saat akan memeriksa koper pasutri tersebut yang ditolak keduanya kemarin sore saat keduanya baru masuk AHESS.

Pasutri tersebut yakni, Bukari Muhammad Ali Rizal (40). Sedangkan identitas istrinya masih dirahasiakan petugas PPIH. Pasutri tersebut dari Dusun Palalang Desa Waru Barat Kecamatan Waru, Pamekasan.

“Setelah dipaksa akhirnya kita periksa dan kita temukan ratusan buku nikah di koper pasutri tersebut,” kata salah satu petugas avsec yang enggan disebut namanya.

Kini, keduanya harus menjalani pemeriksaan secara maraton dari Polsek Sukolilo. Sayangnya pemeriksaan itu dilakukan secara tertutup di gedung Hall A komplek AHESS.

“Pemeriksaan kita lakukan sejak semalam dan kita lanjutkan hari ini. Dan statusnya masih dalam tahap pemeriksaan dan pendalaman,” kata Wakapolsek Sukolilo AKP Meiridiani usai memimpin pemeriksaan di AHESS.

Usai menjalani pemeriksaan, Bukari beserta barang bukti ratusan buku nikah langsung dibawa ke Polsek Sukolilo.

Kanwil Kemenag Jatim memastikan buku nikah yang dibawa calon jamaah haji (calhaj) pasangan suami istri kloter 20 adalah palsu. Status keberangkatan mereka juga ditunda.

“Jika sekilas memang terlihat asli. Tapi setelah diteliti tim Kanwil Kemenag Jatim ternyata palsu,” kata Kasubbag Humas Kanwil Kemenag Jatim Fatchul Arief kepada wartawan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya (AHESS), Jumat (28/9/2012).

Arief mengungkapkan, buku nikah palsu tersebut terlihat dari tahun penerbitan, hologram serta nomor seri yang tertera dalam ratusan buku nikah tersebut.

“Bahkan ditemukan ada 3 buku yang nomor serinya sama. Selain itu, juga terdapat tanda tangan Pak Suryadharma Ali. Sekali lagi kita pastikan itu palsu,” ungkapnya.

Sedangkan jumlah buku nikah yang sampai saat ini dijadikan barang bukti kepolisian sebanyak 998 buku atau 499 pasang buku nikah.

*)Detik, 28 September 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan