-->

Kronik Toggle

Bagikan Buku Anti Jokowi, Ketua KPPS Dilaporkan

Tim Advokasi Jakarta Baru, Sirra Prayuna, melaporkan Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) RT 02/03 Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Ebed Supardi ke polisi, Rabu 19 September 2012.

Ia ditangkap karena kedapatan sedang menyebarkan buklet yang berisi pemberitaan negatif Joko Widodo pada Selasa malam 18 September 2012. “Sebagai Ketua KPPS ia tertangkap basah sedang  membagikan buku kumpulan berita yang mendeskreditkan Jokowi,” kata Sirra saat ditemui di kantor Panwaslu, Jakarta, Rabu 19 September 2012.

Setelah ditangkap, Ebed dibawa ke Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat. Ia ditanyai mengenai motif, tujuan, serta siapa yang menyuruh untuk menyebarkan buku tersebut.”Karena dia tidak mengaku, kami bawa ke Polda,” kata Sirra.Di Polda Metro Jaya, barulah Ebed akhirnya bicara banyak mengenai penyebaran buku tersebut.

Ketua Panwaslu DKI, Ramdansyah, mengatakan sudah mengirimkan surat kepada KPU DKI untuk memberhentikan sementara Ebed Supardi dari jabatan sebagai ketua KPPS. Yang jelas, besok Ebed tidak bisa bertugas mengawal jalannya pemungutan suara di TPS-nya.

*)Tempo.co, 19 September 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan